Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Cegah Kebakaran, Pemkot Depok Minta Damkar Rutin Siram TPA Cipayung!

Cegah Kebakaran, Pemkot Depok Minta Damkar Rutin Siram TPA Cipayung

Waktu: 2026-09-19 06:13:09 Sumber: Juniki Penulis: Teknologi Dibaca: 969x

Kebakaran hebat terjadi di Tempat Pembuangan Akhir Cipayung, Depok, Jawa Barat . Mencegah kebakaran terulang, Pemerintah Kota Depok meminta pemadam kebakaran untuk rutin menyiram TPA dua kali dalam sehari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Depok Reni Siti mengatakan kondisi TPA Cipayung saat ini kelebihan beban. Saat ini ada 2,9 juta ton sampah di TPA Cipayung.

"Masih, kalau overload masih, bisa dilihat kan kondisinya. Kita sekarang ini ada 2,9 juta ton sampah yang ada di lingkungan TPA, ya berarti kan memang sehari kita timbulan yang dibuang ke TPA itu kurang lebih sekitar 900 sampai 1.000 ton," ujar Reni kepada wartawan, Kamis .

Reni mengatakan TPA yang kelebihan beban tersebut perlu diantisipasi. Oleh karena itu, ia meminta damkar untuk menyirami TPA dua kali dalam sehari untuk mengantisipasi cuaca panas.

"Nah, ini yang harus kita antisipasi nih ke depan setelah kejadian ini. Makanya nanti ada beberapa hal. Di sini sendiri tadi saya sudah minta tolong ke damkar yang ada di lokasi sini supaya satu hari itu minimal dua kali penyiraman untuk antisipasi karena memang cuaca kan sedang panas, ya," ungkapnya.

"Jadi satu hari dua kali penyiraman ya Pak UPT, minta tolong, nah, itu juga. Dan hari ini kami minta ini tetap disiram sampai pagi," tambahnya.

Sebelumnya, kebakaran terjadi pada Kamis pukul 19.30 WIB. Titik api berasal dari timbunan bawah sampah.

"Kejadiannya kalau tadi menurut informasi jam 19.30 WIB, ya. Dari bawah kayaknya ," ucapnya.

Reni mengatakan penyebab kebakaran belum diketahui. Petugas damkar melokalisir agar api tidak menyebar.

"Kemudian penyebabnya itu nanti masih kita perlu investigasi dulu ya. Karena kan memang di sini kita sebetulnya ada patroli juga. Nah, jadi kita bisa antisipasi, bisa segera kita lokalisir ya, jadi tidak menyebar," ungkapnya.

Reni mengatakan per pukul 22.52 WIB api telah padam. Saat ini damkar masih melakukan pendinginan agar tidak timbul percikan api.

"Alhamdulillah sekarang sudah padam, tapi sekarang sedang proses pendinginan, supaya tidak ada percikan api lagi nih, karena pemicunya berarti kan ada. Nanti terus akan kita siram supaya semakin dingin, semakin padam lagi. Karena di dalamnya kita kan enggak tahu ada apa," ungkapnya.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Hasil Japan Open 2026: Ubed Wujudkan Keinginan Hadapi Anders Antonsen
  • 5.000 Batang Ganja di Temukan di Yahukimo Papua, Pelaku Diburu
  • Skandal Kecurangan Tes CPNS Guncang Thailand, Ribuan PNS Terlibat
  • Prabowo: RI Dapat Penghargaan Digitalisasi Pendidikan, Kita Diakui Dunia
  • Kisah Pilu Anak 8 Tahun Tinggalkan Jenazah Ibu di Tengah Laut demi Bertahan Hidup
  • Cara Membuat Akun SIAPKerja Kemnaker untuk Pendaftaran Program Magang Nasional 2026
  • Memaknai Sensus Ekonomi 2026
  • Regulasi Berbelit, Prabowo Minta Single National Identity Card Segera Dieksekusi
Konten Rekomendasi
  • Prajurit Siswa Meninggal di Rindam I/BB Pematangsiantar, Polisi Militer Selidiki Penyebabnya
  • Dukung Implementasi KDKMP, Kemendagri-Pemda Perkuat Verifikasi & Validasi
  • Cewek Open BO yang Peras ASN di Medan Kerap Ganti Foto di Aplikasi
  • UAD Resmi DO Mahasiswa Terduga Pelaku Kekerasan Seksual
  • Mayoritas Warga AS Perkirakan Perang Iran Akan Lama
  • 58 Gerai Kopdes di Atas Lahan Sawah Dilindungi, Bupati Banyumas Bingung Mengatasi