Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Prajurit Siswa Meninggal di Rindam I/BB Pematangsiantar, Polisi Militer Selidiki Penyebabnya!

Prajurit Siswa Meninggal di Rindam I/BB Pematangsiantar, Polisi Militer Selidiki Penyebabnya

Waktu: 2026-09-19 06:18:15 Sumber: Juniki Penulis: Pendidikan Dibaca: 674x

Seorang prajurit siswa ditemukan meninggal dunia di Kompleks Resimen Induk Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Rindam I/BB) Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026).

Belum diketahui pasti penyebab kematian siswa pendidikan pertama Tamtama itu.

Namun, jasadnya dibawa ke Ruang Forensik dr Djasamen Saragih Pematangsiantar.

Pantauan di Kompleks Rindam I/BB Jalan Argasari, Kecamatan Siantar Sitalasari, mobil Inafis Polres Pematangsiantar tiba sekitar pukul 12.00 WIB.

Tepat satu jam kemudian, iringan mobil Inafis bersama ambulans Rindam I/BB keluar meninggalkan tempat, menuju ruangan forensik RSUD dr Djasamen Saragih di Jalan Vihara, Kota Pematangsiantar.

Tiba di lokasi, jenazah langsung dibawa masuk ke Ruang Forensik oleh sejumlah anggota TNI.

Hingga malam sekitar pukul 21.30 WIB, jenazah masih berada di ruangan instalasi forensik medikolegal.

Respons Komandan Detasemen 

Saat dimintai konfirmasi, Komandan Detasemen Polisi Militer I/1 Pematangsiantar Letkol Haru Prabowo menolak memberikan keterangan.

Letkol Haru yang sejak sore di Ruang Forensik itu hanya mengatakan penyebab kematian prajurit siswa itu masih dalam penyidikan.

“Belum, masih dalam proses penyidikan. Nanti ada konferensi pers,” ucap Letkol Haru singkat sambil berjalan meninggalkan awak media.

Foto: Sejumlah anggota TNI berada di ruangan instalasi jenazah Forensik dr.Djasamen Saragih, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026) malam.KOMPAS.COM/TEGUH PRIBADI Foto: Sejumlah anggota TNI berada di ruangan instalasi jenazah Forensik dr.Djasamen Saragih, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Senin (20/7/2026) malam.

Tanggapan Keluarga

Sementara itu, pihak keluarga hingga kini belum dapat informasi resmi mengenai penyebab kematian korban.

"Info yang kami dapat (penyebab kematian) masih simpang siur," ujar salah satu keluarga korban saat ditemui di ruang forensik, Senin malam.

Perwakilan keluarga yang datang dari Kota Medan itu mengatakan, korban merupakan prajurit siswa pendidikan Tamtama berinisial JGG (21) asal Nias Barat yang menjalani pendidikan di Rindam I/BB.

Ia mengakui informasi kematian korban telah diketahui oleh pihak keluarga yang berada di kampung halamannya.

Pihaknya pun datang mewakili, sementara jenazah korban masih dilakukan otopsi oleh dokter forensik.

“Kami mewakili keluarga dari Kota Medan. Saya kenal almarhum ini orangnya baik dan pendiam,” ucapnya.

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Inggris di Depan Kebesaran Messi, Waktunya Sepak Bola Pulang Kampung
  • Patroli Gabungan, Petugas Tutup 20 Lubang Tambang Emas Ilegal di Kawasan PT Antam Bogor
  • Memaki dan "Berdoa"
  • Trump Sebut Bakal Beri Tarif ke Kanada Gara-gara Asap Kebakaran Hutan
  • Argentina Si Antagonis Piala Dunia, Kenapa Dibenci Banyak Orang?
  • Banjir 1 Meter Rendam Kota Sinjai, Rumah Jabatan Bupati dan Jalan Utama Tergenang
  • Jembatan Darurat Nagari Anduriang Rampung, Akses Padang Pariaman Berangsur Pulih
  • Tak Berizin dan Cemari Udara, Peleburan Aluminium Ilegal Timbun Limbah B3 di Kabupaten Tangerang Dihentikan
Konten Rekomendasi
  • Bukan Sekadar Arisan, Ada Cerita yang Menyatukan Keluarga
  • OTT KPK, Pemkab Lombok Barat Pastikan Administrasi Pemerintahan Tetap Berjalan
  • Kritik Pedas Legenda Liverpool: Declan Rice Lebih Cocok Jadi Bek Tengah
  • Efek Messi, Rekor Baru Industri Taruhan AS
  • Polisi Gagalkan Penyelundupan 600 Kg Timah Ilegal, Disamarkan sebagai Ikan Asin
  • Kasus WNI Kabur saat Tur di Korsel Bukan yang Pertama, Pernah Terjadi di AS dan Jepang