Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Prabowo: RI Dapat Penghargaan Digitalisasi Pendidikan, Kita Diakui Dunia!

Prabowo: RI Dapat Penghargaan Digitalisasi Pendidikan, Kita Diakui Dunia

Waktu: 2026-08-04 17:21:36 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 804x

Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan inovasi digitalisasi pendidikan Indonesia memperoleh penghargaan dari International Telecommunication Union , salah satu badan di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan menempatkan Indonesia di peringkat pertama dari 122 negara dalam kategori e-government dan digitalisasi pendidikan. Menurutnya, hal itu bukti bahwa digitalisasi pendidikan Indonesia semakin diakui dunia.

"Baru saja kita dapat berita bagus dari PBB. International Telecommunication Union memberi penghargaan tertinggi kepada kita, Indonesia, dari 122 negara dalam kategori e-government dan kategori digitalisasi pendidikan," kata Prabowo saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin .

Adapun pengakuan yang dimaksud Prabowo adalah penghargaan World Summit on the Information Society Prizes yang diselenggarakan pada 9 Juli 2026. Indonesia, yang diwakili Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah , menjadi juara pertama pada kategori e-government melalui program Rumah Pendidikan.

Rumah Pendidikan merupakan aplikasi yang menyediakan berbagai layanan pendidikan dalam satu platform. Melalui aplikasi tersebut, siswa dapat mengakses materi pembelajaran, sementara tenaga pengajar dapat bertukar pikiran dan berbagi gagasan dengan sesama pendidik.

Prabowo mengatakan aplikasi tersebut sangat membantu siswa dalam mengakses 4.843 materi pembelajaran gratis serta mendukung tenaga pengajar di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar. Saat ini, lanjutnya, aplikasi tersebut telah memiliki 6,9 juta pengguna.

"Penghargaan dari PBB ini membuktikan digitalisasi pendidikan kita diakui dunia. Kita melompat, kita melompat," jelasnya.

Kendati demikian, Prabowo mengingatkan seluruh jajarannya agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, perjalanan untuk meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan nasional masih panjang.

Oleh karena itu, pemerintah akan terus berkomitmen mempercepat digitalisasi pendidikan agar masyarakat di wilayah tertinggal dan terluar dapat mengakses pendidikan dengan kualitas terbaik.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengatakan pemerintah akan mendistribusikan 700.000 panel interaktif digital hingga akhir 2026 atau semester I 2027. Penambahan tersebut akan memungkinkan setiap sekolah memiliki tambahan tiga layar interaktif.

"Apa artinya ini? Artinya bahwa anak-anak kita dan guru-guru kita di seluruh Indonesia punya akses untuk materi pembelajaran terbaik," ujarnya.

(Editor: Olahraga)

Konten Terkait
  • Great Stink: Saat Bau Tengik Menyelimuti London
  • Prabowo: Saya Diserang soal MBG, tapi Ribuan Triliun Menguap Tak Ada Protes
  • Prabowo Tegaskan Tak Tebang Pilih Berantas Korupsi, Ibaratkan Kanker
  • Mendes Janji, Kopdes Merah Putih Tidak Matikan Bisnis Warung Kelontong
  • 80 Hektar Lahan Terbakar di Bengkalis Riau, Ratusan Petugas dan 3 Helikopter Dikerahkan
  • Taiwan Protes Kantornya Ditutup di Port Moresby, China Dukung Papua Nugini
  • Pemprov Jateng Ditetapkan Jadi Pilot Project Pengadaan Berkelanjutan
  • Harga Bitcoin Hari Ini 21 Juli 2026 Bullish di Atas 65.000 dollar AS
Konten Rekomendasi
  • Gelombang Panas Bikin 57 Juta Hektar Hutan Tropis Kehilangan Kemampuan Fotosintesis
  • Kenalan di Tiktok, Selingkuhan Perempuan Dalang Pembunuhan Suami di Banyumas Mengaku TNI
  • Bupati Pati Nonaktif Sudewo Akui Pernah Minta Jatah Proyek Nur Widayat Naik Jadi 30 Persen, Ini Alasannya
  • Sekolah Polwan Buka Pendidikan Angkatan 59, Diikuti 709 Siswa
  • Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 21 Juli, Cek Lokasi dan Jamnya
  • Peredaran Pod Getar dan Happy Water di Bogor Sasar Perumahan Elite