Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Regulasi Berbelit, Prabowo Minta Single National Identity Card Segera Dieksekusi!

Regulasi Berbelit, Prabowo Minta Single National Identity Card Segera Dieksekusi

Waktu: 2026-08-04 16:53:21 Sumber: Juniki Penulis: Olahraga Dibaca: 713x

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya mempercepat reformasi birokrasi melalui penyederhanaan regulasi dan digitalisasi layanan pemerintahan. Ia meminta percepatan implementasi Single National Identity Card sebagai bagian dari transformasi tata kelola pemerintahan.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin . Prabowo menyebut Indonesia berada di jalur yang tepat dalam pembangunan, tapi tetap perlu melakukan evaluasi untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan.

"Kita yakin berada di arah yang benar, tapi kita juga waspada. Kita koreksi diri, kita tahu bahwa efisiensi kita masih kurang. Regulasi kita terlalu banyak, peraturan kita terlalu banyak," ujar Prabowo.

Sebagai langkah perbaikan, Prabowo menegaskan pentingnya menyederhanakan birokrasi melalui pemanfaatan teknologi digital. Pemerintah, katanya, tengah merintis digitalisasi pemerintahan melalui GovTech dan berbagai program transformasi digital lainnya.

"Saya tegaskan di sini, kita harus sederhanakan pemerintahan. Kita akan mulai melaksanakan atau sudah merintis ke arah digitalisasi pemerintahan, dengan GovTech, dengan program-program lainnya," katanya.

Prabowo juga berharap implementasi Single National Identity Card dapat segera direalisasikan agar layanan publik menjadi lebih terintegrasi, efisien, dan mudah diakses masyarakat.

"Saya berharap nanti single national identity card bisa dieksekusi, bisa diimplementasi dengan sebaik-baiknya. Kita terus sederhanakan peraturan-peraturan menteri dan sebagainya," ungkapnya.

Selain itu, Prabowo menilai Indonesia telah memiliki sistem perlindungan sosial yang kuat sebagai hasil pembangunan yang berkesinambungan.

"Salah satu prestasi kita adalah bahwa sekarang kita memiliki sistem perlindungan sosial yang menurut saya, merupakan salah satu yang terkuat di dunia," ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Prabowo juga menegaskan berbagai capaian pembangunan merupakan hasil estafet kepemimpinan nasional dari para presiden sebelumnya. Menurutnya, tugas pemerintah saat ini adalah melanjutkan, membangun, dan menyempurnakan fondasi yang telah ada.

"Saya selalu mengakui ini adalah long march semua dari Bung Karno, dari Soeharto, Megawati, Gus Dur, Jokowi, semua hasil dari kerja keras pemerintah kita. Tugas kita, kita bangun kita perbaiki," tutur Prabowo.

Simak juga Video 'Prabowo Singgung Anggapan RI Bakal Kolaps: Ternyata Semakin Kuat':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Kisah SD di Mojokerto: Guru Iuran Bangun Toilet, Dua Ruang Kelas Kini Tak Bisa Dipakai
  • Beasiswa JAPFA 2026 bagi Siswa SMA/SMK dan Mahasiswa D3-S1, Ada Bantuan Pendidikan dan Peluang Karier
  • BYD M6 DM Catat Efisiensi 92 KM per Liter di Semarang, Lengkapi Uji Konsistensi Teknologi DM di Karakter Jalan Berbeda
  • Mengobrol dengan Orang Asing Bisa Kurangi Rasa Kesepian, Ini Kata Psikolog
  • Bandara Gewayantana Ditutup akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
  • Sidak Sekolah Rakyat Bali Rp 255 Miliar, Menteri PU Soroti Kegagalan Drainase
  • Makin Panas! Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi
  • Pelaku Penusukan Acak Beraksi di 5 Lokasi di Tangerang
Konten Rekomendasi
  • Polisi Selidiki Kematian Pengacara yang Jatuh dari Lantai 46 Apartemen
  • Anak Bakar Ayah Kandung di Medan, Polisi: Diduga karena Stres Ditinggal Istri Nikah Lagi
  • Kemensos Gandeng PKP Percepat Renovasi Rumah Ortu Siswa Sekolah Rakyat
  • Konflik AS & Iran, Waka MPR Dorong Perkuat Ketahanan Energi
  • Herdman Sebut Ujian Terberat Timnas Indonesia di Piala AFF
  • Sempat Setop Memanggang 3 Tahun karena Cedera, Baker Asal Bandung Kini Bersinar di India