Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Update Korban Balon Gas Meledak di Bali, Tiga Orang Masih Dirawat!

Update Korban Balon Gas Meledak di Bali, Tiga Orang Masih Dirawat

Waktu: 2026-08-04 17:19:24 Sumber: Juniki Penulis: Teknologi Dibaca: 269x

Tiga korban balon gas meledak saat peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Kabupaten Klungkung, Bali masih menjalani perawatan di RSUD Klungkung pada Senin (20/7/2026).

Sebelumnya diketahui, insiden yang terjadi pada Minggu (19/7/2026) siang itu mengakibatkan 11 orang dibawa ke rumah sakit. Namun, beberapa orang telah diperbolehkan pulang.

Humas RSUD Klungkung, I Gusti Putu Widiyasa, mengatakan total ada 11 korban yang awalnya mendapatkan penanganan medis di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

"Dari 11 pasien yang datang kemarin, tiga orang masih menjalani rawat inap. Sisanya sudah mendapatkan penanganan dan diperbolehkan pulang," ujarnya, Senin (20/7/2026), dilansir dari TribunBali.

Salah Satu Pasien Anak-anak

Dari tiga orang yang masih dirawat, salah satunya adalah seorang anak berusia enam tahun.

Anak tersebut mengalami luka bakar pada wajah dan beberapa bagian tubuh sehingga masih membutuhkan observasi dan perawatan lanjutan.

Menurut Widiyasa, sejauh ini dokter spesialis bedah plastik masih melakukan evaluasi terhadap kondisi pasien, sehingga belum dapat dipastikan terkait keputusan tindakan operasi atau penanganan khusus lainnya.

"Dokter bedah plastik belum melakukan peninjauan, sehingga tindakan medis selanjutnya masih menunggu hasil evaluasi. Perkiraan masa perawatan sekitar satu minggu," jelasnya.

Sementara itu, salah seorang korban yang masih menjalani perawatan, I Ketut Upadana (43), mengaku masih merasakan nyeri akibat luka bakar yang dialaminya.

Warga Desa Besan tersebut mengalami luka pada wajah dan kedua tangan setelah berada di lokasi saat balon gas meledak.

Kronologi Kejadian

Kasi Humas Polres Klungkung Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa menjelaskan, kejadian bermula saat balon gas yang membawa banner pembukaan tidak dapat terbang karena beban banner yang terlalu berat.

Melihat kondisi tersebut, salah seorang warga berinisiatif membagikan balon kepada anak-anak yang berada di sekitar lokasi acara.

Namun, saat hendak melepaskan tali pengikat balon, warga tersebut menggunakan korek api untuk membakar tali yang masih terhubung dengan balon.

"Gas pada balon tersulut api sehingga terjadi ledakan yang mengenai warga serta anak-anak yang berada di sekitar lokasi kejadian," ungkap Alit, Senin, dilansir dari .

Akibat ledakan itu, sebanyak 11 orang mengalami luka bakar dengan tingkat cedera yang bervariasi. Seluruh korban langsung dilarikan ke RSUD Klungkung.

"Jumlah korban ada 11 orang. Peristiwa ini tidak dilaporkan resmi," ucapnya.

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Pimpinan BGN yang Baru pun Heran Laporan Keuangan Era Dadan Dapat WTP BPK
  • Pemuda Madiun Kabur Saat Tur Korsel, Ibunda Ditagih Rp 50 Juta
  • KPK Amankan Total 19 Orang dalam OTT Bupati Lombok Barat
  • Perdagangan Karbon Berpotensi Jadi Klaster Kejahatan Baru Sektor Kehutanan
  • 2 Kali Tertangkap Curi Motor, Pria di Lumajang Malah Beralih Curi Bebek
  • Politik AS Geger, Ratusan Anggota DPR AS Balik Arah Lawan Israel
  • DPD Sebut RUU Daerah Kepulauan Mampu Maksimalkan Potensi Daerah Kepulauan
  • Hashim Djojohadikusumo Ajak Dokter Ikut Awasi MBG: Jangan Sampai Ada "Tumor-tumor" Lagi
Konten Rekomendasi
  • Maling Modus Pecah Kaca Mobil Beraksi di Bekasi, HP hingga Dompet Raib
  • Duduk Perkara Korupsi Modal Proyek Batu Bara Rugikan Negara Rp 38,9 M
  • 25 Besar Ranking FIFA Terbaru Usai Piala Dunia 2026, Wakil Asia Cuma Ada 2
  • Gunung Semeru Meletus 6 Kali Sejak Pagi, Keluarkan Asap Setinggi 1.000 Meter
  • BPDP: Riset Sawit Jangan Berhenti di Jurnal, Harus Masuk ke Industri
  • Polda Metro Imbau Warga Nobar Final Piala Dunia Tertib dan Tak Bawa Miras