Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Daftar Lengkap 18 Rute BRT Bandung Raya, Konstruksi Jalur Khusus Bus Segera Dimulai!

Daftar Lengkap 18 Rute BRT Bandung Raya, Konstruksi Jalur Khusus Bus Segera Dimulai

Waktu: 2026-08-04 17:19:36 Sumber: Juniki Penulis: Kesehatan Dibaca: 619x

Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah menjalankan proyek transportasi publik massal, yakni Bus Rapid Transit (BRT).

Proyek ini dirancang secara aglomerasi untuk menghubungkan lima kota kabupaten di wilayah Cekungan Bandung, yakni Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang.

Dari akun Instagram Dinas Perhubungan Jawa Barat, BRT akan mengoperasikan sebanyak 579 unit bus dengan 780 titik perhentian bus yang tersebar, baik di dalam maupun di luar koridor utama untuk kemudahan aksesibilitas.

BRT ini didukung oleh infrastruktur dan skala operasional yang signifikan seperti 21,7 km Koridor Jalur Khusus (Dedicated Lane) untuk menjamin kelancaran bus tanpa terhambat kemacetan lalu lintas umum serta 27 Rute Feeder alias pengumpan sebagai pendukung untuk menghubungkan permukiman warga ke koridor utama BRT.

Selain itu, dalam operasionalnya, BRT akan menggunakan enam depo sebagai fasilitas perawatan dan operasional armada.

Beberapa depo yang digunakan di Kota Bandung contohnya adalah Terminal Cicaheum dan Leuwi Panjang.

18 rute BRT Bandung Raya

BRT 01 Cibiru - KalapaBRT 02 Lembang - KalapaBRT 03 Leuwipanjang - Dipatiukur - DagoBRT 04 Elang - RiauBRT 05 Ciroyom - Antapani - PajajaranBRT 06 Cibaduyut - Leuwipanjang - DagoBRT 07 Padalarang - Alun-alun BandungBRT 08 Cimahi - CicaheumBRT 09 Ledeng - AntapaniBRT 10 Cicaheum - Kalapa via BinongBRT 11 Tegalluar - St. HallBRT 12 Soreang - Terminal TegallegaBRT 13 Jatinangor - CibeureumBRT 14 Majalaya - Baleendah - LeuwipanjangBRT 15 Banjaran - Baleendah - BECBRT 16 Sarijadi - AntapaniBRT 17 Cicaheum - SarijadiBRT 18 Jatinangor - Dipatiukur via Tol

Bagus Gesit Sugesti, Pejabat Pembuat Komitmen Kegiatan Pembangunan Sistem Angkutan Umum Massal Bandung Kementerian Perhubungan mengatakan, 18 rute BRT Bandung Raya tidak akan berubah lagi.

Menurut Bagus, 18 rute layanan BRT Bandung Basis Metropolitan Area (BBMA) telah ditetapkan melalui kesepakatan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan lima Pemerintah Kabupaten/Kota di kawasan Cekungan Bandung.

Kesepakatan tersebut telah dituangkan dalam Berita Acara Penetapan Rute.

"Dengan adanya kesepakatan tersebut, pembangunan seluruh infrastruktur BRT, seperti jalur, halte, dan fasilitas pendukung lainnya, mengacu pada rute yang telah disepakati bersama," ujarnya.

Ditanya soal progres saat ini, Bagus menjelaskan Saat ini proyek BRT telah memasuki tahap konstruksi pada sejumlah paket pekerjaan.

Beberapa pekerjaan yang sedang berjalan antara lain pembangunan Depo Leuwipanjang, pembangunan selter Off Corridor Tahap I, pembangunan halte On Corridor di beberapa titik secara bertahap, serta pembangunan fasilitas Jalur On Corridor, yang meliputi penataan trotoar (pedestrian), perbaikan drainase, dan pekerjaan persiapan pembangunan jalur khusus bus (dedicated lane).

"Secara keseluruhan, pelaksanaan konstruksi dilakukan secara bertahap sesuai dengan jadwal pelaksanaan masing-masing paket pekerjaan," ucapnya.

Sementara itu, untuk pembangunan dedicated lane pun mulai dilaksanakan.

Sesuai rencana pelaksanaan proyek, pekerjaan overlay atau pengaspalan sebagai persiapan pembangunan jalur khusus bus ditargetkan mulai pada minggu kedua September.

"Selanjutnya, pembangunan dedicated lane BRT ditargetkan mulai pada bulan Oktober, setelah pekerjaan persiapan pada koridor selesai dilaksanakan," tuturnya.

Saat ini, lanjut Bagus, masih ada pekerjaan yang berlangsung meliputi penataan pedestrian, perbaikan drainase, pembangunan halte, serta pekerjaan persiapan lainnya untuk mendukung pembangunan jalur khusus bus.

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • Pidato Perdana Andy Burnham sebagai PM Inggris: Janji Akhiri Tunawisma
  • Prabowo Sebut PT DSI Sudah Kelola Devisa Lebih dari 10,5 Miliar Dollar AS
  • BGN Ungkap Evaluasi MBG Fokus ke Penerima Manfaat hingga Insentif SPPG
  • Panen Raya Bersama TNI, Prabowo Sapa-Salam Petani Tebu di Malang
  • Kapolresta Tangerang Sebut Hari Bhayangkara Jadi Momen untuk Berbenah
  • PBVSI Lepas Timnas Voli Putri Ikuti 2 Turnamen Internasional, Patok Target Realistis
  • Shin Tae-yong Jawab Nasib Andritany dan Rumor Marselino Ferdinan
  • Perbankan dapat Kucuran Dana SAL, Mengapa Kredit UMKM Masih Lesu?
Konten Rekomendasi
  • Keadilan Pelayanan Kesehatan Gigi di Tanah Papua
  • Menolak Lupa ala Argentina dan Pengalaman Indonesia
  • Head to Head Spanyol Vs Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026, Siapa Lebih Banyak Menang?
  • Sudewo Bantah Terima Rp 450 Juta, Jaksa KPK Fokus Buktikan Peran Nur Widayat
  • Viral Kopdes Merah Putih Malang di Seberang Telaga, Kades Sebut Sengaja Diambil dari Sudut Tertentu
  • Zulhas: Seluruh Pangan di Papua Akan Disuplai dari Wanam