Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Tangis Haru Warnai Penutupan MPLS di Banyumas, Siswa Sungkem dan Basuh Kaki Orangtua!

Tangis Haru Warnai Penutupan MPLS di Banyumas, Siswa Sungkem dan Basuh Kaki Orangtua

Waktu: 2026-08-04 16:39:53 Sumber: Juniki Penulis: Bisnis Dibaca: 309x

Kepala SMP Negeri 4 Kedungbanteng, Durotun Nasikhin mengatakan, rangkaian MPLS bertujuan membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mulai dari mengenal fasilitas, tata tertib, hingga budaya sekolah.

"MPLS ini untuk menumbuhkan motivasi, semangat belajar, serta karakter positif seperti disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama, sekaligus membangun hubungan yang baik antara siswa baru dengan guru, tenaga kependidikan, dan teman sekelas," kata Durotun kepada wartawan, Jumat.

Ia menjelaskan, prosesi sungkeman menjadi pembeda pada penutupan MPLS tahun ini.

Rasa terima kasih dan memohon doa restu

Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak menyampaikan rasa terima kasih sekaligus memohon doa restu kepada orangtua sebelum memulai perjalanan belajar di jenjang SMP.

Suasana haru terlihat ketika para siswa bersimpuh di hadapan orangtua mereka. Tidak sedikit orangtua yang memeluk anaknya dan menangis sambil memberikan doa.

Selain sungkeman, para siswa juga membasuh kaki orangtua menggunakan air yang diberi taburan bunga sebagai simbol penghormatan, bakti, dan rasa syukur atas perjuangan orangtua membesarkan mereka.

"Kegiatan mencuci kaki orangtua menggunakan air bunga menjadi simbol penghormatan, bakti, dan rasa syukur anak kepada orangtua yang telah menjadi perantara perjuangan dan kasih sayang dalam kehidupan mereka," ujar Durotun.

Pelepasan balon warna-warni

Panitia kegiatan, Ailys Fauziah, menambahkan, penutupan MPLS juga diisi dengan pelepasan balon warna-warni yang telah ditulisi cita-cita dan harapan para siswa.

"Balon yang diterbangkan menjadi simbol semangat para siswa untuk belajar, berprestasi, dan menggapai cita-cita di masa depan," kata Ailys.

Menurutnya, rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter, seperti menghormati orangtua, bersyukur, disiplin, dan memiliki semangat meraih impian.

Salah seorang orangtua siswa, Lida, mengaku terharu mengikuti prosesi tersebut.

"Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya sebagai orangtua dan juga bagi anak saya," ujarnya.

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • BNPP RI Catat Realisasi Anggaran 99,38 Persen, Pertahankan Opini WTP BPK
  • Daftar Harga Sewa Perlengkapan Pendakian di Gunung Lemah Wonosobo
  • Dilaporkan Kasus Dugaan Perselingkuhan, Sekda Konawe Selatan Pilih Bungkam
  • 2 Korban Masih Dicari, Basarnas Kerahkan Tiga Tim di Reruntuhan Rumah Mewah Grand Polonia Medan
  • United Kenalkan Industri Motor Listrik Nasional ke Dunia Pendidikan
  • Mau Klaim Santunan SWDKLLJ? Ini Dokumen yang Harus Disiapkan
  • Piala Presiden 2026: Sarana Adaptasi Persib Bandung Jelang ACL 2
  • Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 21 Juli 2026, Cek Keberangkatan Pertama hingga Terakhir
Konten Rekomendasi
  • Link Live Streaming Piala Dunia 2026 Hari Ini: Final Spanyol Vs Argentina
  • Biaya Body Repair Mobil per Panel dan Sol-solan
  • OJK Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Asuransi Indosurya ke Jaksa
  • Pengamat Sebut BBM Langka di Sumut Bisa Picu Harga Kebutuhan Pokok Naik jika Tak Segera Teratasi
  • TNI Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
  • Eks Kepala Bengkel di Surabaya Diduga Gelapkan Sparepart Rp 1,9 M, JPU: Eksepsi Salah Alamat