Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs BGN Investigasi ke Jember soal Siswa dan Wali Murid Diare Usai Santap MBG!

BGN Investigasi ke Jember soal Siswa dan Wali Murid Diare Usai Santap MBG

Waktu: 2026-08-04 16:40:03 Sumber: Juniki Penulis: Teknologi Dibaca: 231x

Badan Gizi Nasional merespons puluhan penerima program Makan Bergizi Gratis di Jember yang dilaporkan mengalami diare hingga lemas setelah menyantap MBG. BGN langsung melakukan investigasi atas hal tersebut.

"Langsung kita atasi, kita investigasi ke sana," kata Wakil Kepala BGN Trenggono kepada wartawan seusai rapat di Komisi IX DPR, Jakarta, Jumat .

Trenggono mengatakan pihaknya akan mengambil tindakan atas kejadian tersebut.

"Nanti kita berikan tindakan ke sana," ucap Trenggono.

Seperti diketahui, puluhan penerima MBG di Jember dilaporkan mengalami gangguan kesehatan massal. Mereka mendadak mengeluhkan diare hingga lemas setelah menyantap menu makanan yang dibagikan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, makanan tersebut berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi 1 Karangsono, Desa Karangsono, Kecamatan Bangsalsari. Menu tersebut dibagikan kepada warga pada Selasa .

Kasus ini mulai ramai menjadi perbincangan publik sehari setelah kejadian, tepatnya pada Rabu . Sejumlah korban bahkan harus dilarikan ke fasilitas kesehatan karena kondisinya yang melemas.

Salah satu wali murid yang menjadi korban, Siti Munawaroh, menceritakan awal mula dirinya bisa keracunan. Saat itu, ia mengonsumsi makanan yang dibawa pulang oleh kedua anaknya yang masih bersekolah di SDN Karangsono dan salah satu TK.

"Saya mendapatkan makanan dari anak saya," kata Siti, Kamis .

Dia membeberkan, kotak makan gratis itu berisi nasi, tempe orak-arik, tumis manis, buah anggur, dan telur puyuh. Namun, ia sempat menaruh curiga karena kondisi telur yang ada di dalam menu tersebut.

"Telurnya bau, padahal sudah saya cuci," ujarnya.

Tak berselang lama setelah menghabiskan makanan tersebut, Siti langsung mengalami gejala diare yang sangat hebat.

"Ya gak tau, tiba-tiba saja saya mancur-mancur ," paparnya.

Sementara itu, Ketua Satgas MBG Jember Achmad Imam Fauzi mengatakan, laporan mengenai kejadian tersebut telah diterima dari Koordinator Kecamatan MBG Bangsalsari pada Rabu malam dan langsung diteruskan kepada dirinya serta Bupati Jember.

Menurut Fauzi, Bupati Muhammad Fawait memberikan perhatian khusus terhadap insiden itu dan menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait untuk bergerak cepat memastikan keselamatan warga.

"Seluruh korban dipastikan mendapatkan pelayanan medis kedaruratan yang terbaik di fasilitas kesehatan. Semua biaya perawatan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah," tandasnya.

Simak juga Video 'BGN Ternyata Punya Utang Rp 1,6 T, Ini Rinciannya...':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Ada "Samudra Purba" di Bawah Gurun Sahara, Sebagian Air Sudah Berusia Jutaan Tahun
  • Menkop Apresiasi Pramono Bikin Jalan Rasuna Said Jadi Lebih Indah dan Keren
  • Petani Tebu Berebut Salami Prabowo Saat Panen Raya di Malang
  • Mensos Minta Pemda Aktif Perbarui DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran
  • 6 Hal Terimbas dari Saling Serang Terbaru Iran Vs AS
  • AS-Iran Saling Serang, Trump Berlakukan Blokade Laut
  • Hari Anak Nasional 2026, Kemensos Gelar Tebus Ijazah hingga Khitanan Massa
  • Mensos Sebut Penyaluran Bansos Akan Lewat Kopdes Merah Putih
Konten Rekomendasi
  • Rapat Bareng Prabowo, Zulhas Minta Waktu 1 Bulan Bereskan Persoalan MBG
  • Heboh Video Rasis, Filipina Protes Keras ke China!
  • Pilu Ratusan Petani Tebu Indramayu, Honor yang Dijanjikan Pemerintah Tak Kunjung Cair
  • PAM Jaya Beri Kompensasi hingga Rp 50.000 bagi Pelanggan Terdampak Gangguan Air
  • Cerita Waka BGN Dibercandain Prabowo soal Rambut Putih: Pulang, Langsung Cat
  • Kisah 3 Napiter Eks JI di Semarang yang Kini Berikrar Setia kepada NKRI