Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs KPK Buka Penyidikan Baru Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong!

KPK Buka Penyidikan Baru Terkait Kasus Bupati Rejang Lebong

Waktu: 2026-09-19 06:17:31 Sumber: Juniki Penulis: Otomotif Dibaca: 616x

KPK memulai penyidikan baru terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Rejang Lebong nonaktif M Fikri Thobari. KPK menyebutkan belum ada tersangka dalam penyidikan baru ini.

"Sprindik umum," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Senin .

KPK telah memanggil dua orang saksi hari ini. Pemeriksaan dilakukan di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

"KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi dalam pengembangan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu," ujarnya.

Berikut ini daftar saksi yang dipanggil:

1. Dian Putri Bungsu selaku sales marketing PT Cahaya Mas Cemerlang

2. Muhammad Heriyanto selaku Direktur CV Buana Com, Direktur PT Buana Hasta Karya, dan Komisaris PT Andal Bina Mandiri.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan Bupati Rejang Lebong dan empat orang lainnya sebagai tersangka. Berikut ini rinciannya:

1. Muhammad Fikri Thobari selaku Bupati Rejang Lebong 2025-2030

2. Hary Eko Purnomo selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Rejang Lebong

3. Irsyad Satria Budiman selaku pihak swasta dari PT Statika Mitra Sarana

4. Edi Manggala selaku pihak swasta dari CV Manggala Utama

5. Youki Yusdiantoro selaku pihak swasta dari CV Alpagker Abadi.

Bupati Fikri diduga menerima total suap Rp 1,7 miliar dari beberapa proyek. Kasus ini berawal saat Pemkab Rejang Lebong hendak mengerjakan sejumlah proyek pada awal 2026.

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan proyek itu terdapat di Dinas PUPRPKP Kabupaten Rejang Lebong. Asep mengatakan total anggaran proyek di Dinas PUPRPKP Kabupaten Rejang Lebong mencapai Rp 91,13 miliar.

Asep mengatakan suap ijon proyek senilai Rp 980 juta itu diberikan secara bertahap melalui perantara. Selain itu, kata Asep, nilai ijon proyek dari ketiga pihak tersebut berbeda-beda.

Asep mengatakan ada dugaan penerimaan lain ke Fikri senilai Rp 775 juta. Dia menduga perbuatan tersebut dilakukan berulang.

Lihat juga Video: Bupati Rejang Lebong Ditangkap KPK saat Bukber di Restoran

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Raih Sepatu Emas, Mbappe Tinggal di Kawasan Super Eksklusif Madrid
  • IKN Kejar Target 2028, Enam Proyek Swasta Lanjutkan Tahap Konstruksi
  • Konflik Berdarah di Adonara Flores Timur Diduga Dipicu Sengketa Tanah, Begini Duduk Perkaranya
  • Kekeringan 2 Pekan, Warga Katulampa Bogor Cuci Baju dan Bersihkan Ikan di Kali Baru
  • Satpol PP Jaksel Bubarkan Konten Kreator 'Jual' Miras di Taman Mataram
  • BMKG: 2 Kecamatan di Bima Masuk Kategori Kekeringan Ekstrem, 63 Hari Tanpa Hujan
  • Pengacara Don Ritto Ungkap Uang Rp 67 Miliar yang Disita di Restoran untuk Proyek Pelabuhan
  • Alasan Prabowo Terbitkan Perpres yang Jadi Landasan TNI Jaga Rumah Eks Jampidsus
Konten Rekomendasi
  • PMI Bank Indonesia Turun ke 51,43, Industri Manufaktur Masih Bertahan di Zona Ekspansi
  • Prabowo Terima Laporan Investasi Semester I 2026, Nilainya Rp 1.010,6 T
  • Dapur Serba Putih Mulai Membosankan? Ini Tren yang Lebih Dramatis
  • Imbas Putusan MK, MUI Dorong Pemerintah Segera Buat Regulasi Turunan Izin Tambang
  • Viral Ekskavator Tercebur di Kali Cakung Lama, Dinas SDA Evakuasi Malam Ini
  • Polisi Sita 19 Barang Bukti Kasus Ledakan di MAN 3 Padang, Ada 3 Bom Aktif Dimusnahkan