Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Sambil Menahan Tangis, Istri Kenang Sosok Serda Hengki yang Gugur dalam Ledakan Gudang Amunisi!

Sambil Menahan Tangis, Istri Kenang Sosok Serda Hengki yang Gugur dalam Ledakan Gudang Amunisi

Waktu: 2026-08-04 17:19:55 Sumber: Juniki Penulis: Wisata Dibaca: 392x

Ia begitu meresapi saat bercerita mengenai sosok yang selama ini menjadi kepala keluarga, sekaligus tempat bersandar bagi dirinya dan kedua anak mereka.

Bagi Fitria, Serda Hengki bukan hanya seorang prajurit TNI. Ia adalah suami yang bertanggung jawab, dan selalu mengutamakan keluarga.

"(Serda Hengki) sosok bapak yang baik. Bapak tanggung jawab, kepala keluarga tanggung jawab," ucap Fitria, Jumat (17/7/2026).

Setiap hari, kata Fitria, suaminya berangkat dan pulang bekerja menggunakan motor.

Rumah Serda Hengki bearada di Desa Sidorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun. Sementara tempatnya berdinas yakni di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) II Pusat Puspalad, Jalan Raya Madiun-Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Jarak rumah Serda Hengki dari Gupusmu II Pusat Puspalad kurang lebih 45 kilometer.

"Tiap hari pulang, naik motor motor," ujarnya.

Pagi terakhir bersama Serda Hengki

Pagi itu, Kamis (16/7/2026), Serda Hengki berpesan kepada istrinya untuk seimbang menjalani hidup.

"Ya cuma kalau pesannya bapak ya kalau kerja yang baik-baik, kalau sudah kerja ya kerja, waktunya pulang istirahat. Kalau memang waktunya kerja maksimalkan kerja," lanjutnya.

Pesan itu bukan hanya ditujukan kepada dirinya sebagai seorang bidan, tetapi juga menjadi prinsip hidup yang selalu dipegang Serda Hengki.

"Kalau saya dinasihati ya sama, hati-hati," ucapnya.

Momen terakhir bersama sang suami masih melekat kuat dalam ingatan Fitria. Pagi itu, ia memperhatikan setiap aktivitas Hengki sebelum berangkat dinas.

"Pagi, sebelum berangkat kerja masih tak liatin terus, salat masih tak liatin," tuturnya.

Sebelum Serda Hengki berangkat kerja, dirinya masih menyiapkan sarapan dan mengantar keberangkatan suaminya dengan pandangan mata, hingga motor yang dikendarai Serda Hengki tak lagi terlihat.

Diberitakan sebelumnya, ledakan dahsyat terjadi di Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Insiden tersebut mengakibatkan Serda Hengki Noto Susanto gugur, sementara enam prajurit lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di RSUD Caruban.

(Editor: Berita)

Konten Terkait
  • Kebakaran Sabana Labuan Bajo Meluas, Petugas Fokus Padamkan Api Dekat Hotel
  • Awalnya Hanya Mengintip Naskah Tom Holland, Zendaya Cerita Keterlibatannya di Film The Odyssey
  • Sarwendah Siap All Out Pertahankan Hak Asuh Anak
  • Kritik Zlatan Ibrahimovic atas Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2026
  • Akses Masuk Tol Cikarang Barat Diperbaiki, Pengendara Diminta Waspada
  • Nomor Peneror Bom SDN Srengseng Sawah Diduga Juga Pernah Teror Warga
  • CEO INPEX: Blok Masela Harus Bermanfaat bagi Masyarakat Lokal
  • Ketum Kesthuri Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Gugat KPK ke PN Jaksel
Konten Rekomendasi
  • Protes Polusi Udara, Spanduk "Selamat Datang di Kawasan Tidak Layak Huni" Terbentang di Padalarang-Cipatat
  • Sejumlah Lajur Tol Jakarta-Tangerang Ditutup hingga 27 Juli
  • Mengapa Memilih Outfit untuk Wawancara Kerja Itu Penting? Ini Penjelasannya
  • Jangan Anggap Sepele, Ini Penyebab Keyless Mobil Cepat Rusak
  • Ada 2 Juta Keluarga di Jabar Belum Memiliki Rumah, Sekda Jabar: 90.000 ada di Kota Bandung
  • Peneliti Temukan Mikroplastik di Ekosistem Laut Dalam Terpencil di Bumi, Alarm bagi Manusia?