Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Terjebak Konflik Antarwarga Saat Berkemah di Sekolah, Siswa SMPN 1 Adonara Timur Dievakuasi!

Terjebak Konflik Antarwarga Saat Berkemah di Sekolah, Siswa SMPN 1 Adonara Timur Dievakuasi

Waktu: 2026-08-04 16:39:27 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 811x

Sejumlah siswa SMPN 1 Adonara Timur dievakuasi saat terjadi bentrokan antarwarga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (18/7/2026).

Proses evakuasi dibantu warga setempat. Mereka membantu para siswa naik ke atas kapal.

Suasana haru terlihat saat anak-anak tersebut harus meninggalkan lokasi perkemahan mereka demi keselamatan.

Muhammad Sole Kadir, salah seorang guru, mengatakan bahwa para siswa tersebut berasal dari Dusun Bele, Desa Waiburak.

Ia mengungkapkan, para siswa tersebut sebelumnya mengikuti kegiatan perkemahan yang diselenggarakan di sekolah. Namun, situasi keamanan yang memburuk membuat mereka harus dipulangkan.

“Anak-anak yang sedang mengikuti perkemahan dari Bele terpaksa diantar oleh warga dan para guru melewati jalur laut menuju Bele”

“Semalam kami berkemah di sekolah dan anak-anak terjebak di sekolah di saat situasi konflik, sehingga warga berinisiatif untuk mengantar mereka melalui jalur laut untuk kembali bertemu dengan orangtua mereka di Bele,” ujar Muhammad.

Ia berharap agar konflik yang terjadi dapat segera mereda, sehingga aktivitas pembelajaran di sekolah itu kembali normal.

“Doakan semoga konflik ini segera berlalu sehingga anak-anak bisa kembali bersekolah dengan baik,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, konflik antarwarga Desa Narasaosina dan Desa Waiburak kembali pecah, Sabtu (18/7/2026).

Sebanyak dua orang tewas dalam insiden tersebut dan dua lainnya mengalami luka berat.

Kepala Seksi Humas Polres Flores Timur AKP Eliezer A Kalelado mengatakan, personel gabungan telah diterjunkan ke lokasi bentrokan.

Menurut Eliezer, polisi masih menyelidiki penyebab bentrokan yang melibatkan warga dari dua desa tersebut.

"Data pasti mengenai korban jiwa maupun kronologi kejadian baru akan dirilis setelah proses olah TKP selesai," ujarnya.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Makin Panas! Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi
  • Ngerinya Kebocoran Gas Paling Mematikan dalam Sejarah, 3 Ribu Orang Tewas
  • 4 Orang Masih Terjebak di Ledakan Grand Polonia Medan, 2 Sudah Dievakuasi
  • Tangis dan Kenangan dalam Pemakaman Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam
  • Pilih BBM Sesuai Pabrikan: Hindari Kerugian Jangka Panjang Mesin
  • Gempa M 5 Guncang Turki, Tak Ada Laporan Kerusakan-Korban Jiwa
  • AHY Ungkap Rencana Pembangunan Infrastruktur Bali, Transportasi Massal hingga Taksi Air
  • Bentrok 2 Desa di Adonara NTT Kembali Terjadi, 2 Orang Tewas
Konten Rekomendasi
  • Bupati Maros Benarkan PT Angkasa Pura Belum Bayar Pajak Senilai Rp 17 Miliar
  • Otoritas PFII Berpotensi Picu Celah Hukum Baru dengan OJK hingga BI
  • Hutan Mangrove Digunduli di Rokan Hilir, Pengamat Lingkungan: Perbaiki Akar Persoalannya
  • Jadwal China Open 2026 Hari Ini: 5 Wakil Indonesia Turun Bertanding
  • Peringatan Maracanazo, Bencana Sepak Bola Paling Tragis di Piala Dunia
  • DLHK Banten Ungkap Biang Kerok Bikin Air di Sungai Ciujung Menghitam