Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Kembali Menguatnya Usulan Pelibatan Kantin Sekolah dalam Program MBG!

Kembali Menguatnya Usulan Pelibatan Kantin Sekolah dalam Program MBG

Waktu: 2026-09-19 06:11:51 Sumber: Juniki Penulis: Otomotif Dibaca: 738x

Usulan melibatkan kantin sekolah dalam penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menguat usai sejumlah evaluasi yang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN).

Presiden Prabowo Subianto bahkan disebut menyetujui dilakukannya kajian terhadap usulan pelibatan kantin sekolah dalam penyaluran MBG.

Alternatif Pengganti SPPG

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari menyatakan pemerintah membuka peluang untuk mengkaji skema lain dalam pelaksanaan program MBG.

Salah satunya melibatkan kantin sekolah sebagai alternatif selain Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Kan kalau menurut Perpres 115 skema pelaksanaannya hanya melalui SPPG. Pilihannya hanya itu. Baca ya Perpres 115 ya. Pak Presiden pun tadi mengatakan 'silakan dikaji kalau ada alternatif yang lain, boleh'. Jadi jangan hanya itu satu-satunya pilihan untuk memberikan skema pelaksanaannya," kata Arumsari di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Arumsari menjelaskan, Presiden Prabowo Subianto mengarahkan agar setiap opsi maupun kebijakan terkait pelaksanaan Program MBG didasarkan pada kajian yang komprehensif sebelum diputuskan.

Setelah proses kajian mengenai tata kelola MBG rampung, BGN akan menyusun laporan perkembangan untuk kemudian disampaikan kepada Prabowo.

"Nanti datang lagi ke beliau sampaikan progres untuk kita putuskan gitu," jelas Arumsari.

Sedangkan pelibatan kantin sekolah dinilai dapat menekan risiko keracunan makanan karena proses distribusi menjadi lebih singkat.

Selain itu, makanan yang diterima siswa juga lebih terjaga kualitasnya karena masih disajikan dalam kondisi hangat.

"Orangtua murid akan terlibat. Belum lagi dampak terhadap ekonomi lokal juga pasti akan terasa karena sekolah tersebut pasti belanja di pasar sekitar ya kan, dari peternak dekat sekolah dan lain sebagainya," ujar Charles.

Oleh karena itu, skema mengajak kerja sama kantin sekolah menjadi alternatif bagi sekolah yang hanya memiliki jumlah muridnya sedikit.

"Di situ ada kantin, jadi bisa dong kantin itu digunakan, jadi kantin ini salah satu alternatif, begitu," kata Nanik.

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Sinopsis, Daftar Pemain, dan Jadwal Tayang Film Juminten Edan
  • IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 1,10 Persen ke 6.175,53
  • AS Resmi Patok Tarif Impor 25 Persen untuk Brasil Mulai 22 Juli
  • Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Status Febrie Adriansyah Masih Saksi, Ini Penjelasannya
  • Pemuda Madiun Kabur Saat Tur Korsel, Ibunda Ditagih Rp 50 Juta
  • Segini Banyak Hadiah Uang untuk Juara Piala Dunia 2026
  • Fakta di Balik Erling Haaland Bawa Rakun Awetan, Awalnya Niat Beli Topi Koboi
  • Lari Sambil Dorong Stroller, Tren Baru Orang Tua Muda Jakarta Jaga Kebugaran
Konten Rekomendasi
  • Ditarget Tuntas Malam Ini, Ini Progres Pembongkaran JPO Tendean
  • Jangan Pernah Transfer Uang ke Rekening Pribadi Sales Saat Beli Mobil
  • Ajak Lulusan STIP Jakarta Jadi Guardians of Environtmen, Mendikti Bekali 4 Karakter
  • Presiden Israel Blak-blakan Ingin Damai dengan Arab Saudi, Bawa-bawa Nama MBS
  • Pencurian Modul BTS Bikin Sinyal Hilang dan Puluhan Miliar Melayang
  • Jembatan Darurat Nagari Anduriang Rampung, Akses Padang Pariaman Berangsur Pulih