Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Kejagung Bentuk Penyidik Khusus Tangani Febrie Adriansyah, Jamin Independen!

Kejagung Bentuk Penyidik Khusus Tangani Febrie Adriansyah, Jamin Independen

Waktu: 2026-09-19 06:04:38 Sumber: Juniki Penulis: Kesehatan Dibaca: 813x

Kejaksaan Agung akan membentuk tim penyidik khusus dalam mengusut perkara yang menjerat mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah, untuk menjamin independensi dan profesionalisme dalam proses penyidikan. Tim khusus ini akan mendalami seluruh berkas perkara dan barang bukti yang baru diterima dari pihak kepolisian.

"Yang jelas makanya kita kan baru menerima, nanti kita pelajari. Nanti penyidik di Kejaksaan Agung, kita akan membentuk penyidik khusus," ucap Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna kepada wartawan di Gedung Utama Kejagung, Jakarta Selatan, Senin .

"Khusus nih, karena kan nggak bisa dengan penyidik, kita akan membentuk tim khusus penyidiknya, kita akan pelajari, kita akan lihat seperti apa duduk perkaranya seperti apa berdasarkan daripada berita acara pemeriksaan yang sudah ada, juga berdasarkan barang-barang bukti yang ada, dikaitkan dengan dugaan terhadap tindak pidana yang disangkakan. Nah, ini kita pelajari seperti apa," sambung Anang.

Anang menekankan bahwa Kejagung akan bekerja secara transparan dengan melibatkan pengawasan dari pihak luar, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi dan DPR RI. Hal ini dilakukan untuk memastikan penanganan perkara berjalan sesuai dengan prosedur.

"Kami belum bisa memberikan jawaban bagaimana bentuknya seperti apa. Yang jelas dalam hal ini kita tetap berkoordinasi baik dengan penyidik dari Polri yang menangani sebelumnya, dan juga untuk menjamin independensi dan juga profesional, kami pastikan kita akan profesional," tegas Anang.

"Kita akan melibatkan juga nanti koordinasi supervisinya dari KPK. Dan juga kan kemarin juga dari teman-teman Komisi III Anggota Dewan akan ikut mengawasi juga pelaksanaan dari proses penyidikan perkara ini," jelasnya.

Meski demikian, Anang menegaskan bahwa pihaknya tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah selama proses penyidikan berlangsung.

"Yang jelas kami akan terbuka, tetapi kami juga tetap memegang prinsip kehati-hatian dan menjunjung asas praduga tidak bersalah. Bukan di perkara ini saja, setiap mungkin rekan-rekan kalau kami menyampaikan menangani suatu perkara, prinsip kehati-hatian dan menjunjung asas praduga tak bersalah tetap kami kedepankan selama belum ada putusan yang tetap dan inkrah," tuturnya.

Ditanya mengenai komposisi personel di dalam tim penyidik khusus tersebut, Anang menyebutkan Plt Jampidsus Rudi Margono akan memilih orang-orang yang tidak memiliki benturan kepentingan dengan Febrie Adriansyah.

"Ya intinya kita nanti Pak Plt Jampidsus akan membentuk tim penyidik di Kejaksaan, orang-orang yang ditentukan ya. Nanti khususnya itu orang-orang tertentu yang yang meminimalisir tidak ada conflict of interest dengan yang bersangkutan tentunya," terang Anang.

Pemilihan personel ini, lanjut Anang sangat krusial agar tim penyidik tidak menghadapi hambatan internal dalam membongkar kasus tersebut, mengingat Febrie sebelumnya merupakan pimpinan Bidang Pidana Khusus Kejagung.

"Iya, nanti itu dipertimbangkan oleh kita, timnya mana yang ibaratnya secara ini tidak resisten ya. Seperti itu," tuturnya.

Kemudian, saat ditanya mengenai kemungkinan adanya langkah perlawanan hukum dari pihak Febrie melalui jalur praperadilan, Anang memastikan kesiapan Korps Adhyaksa menghadapi itu.

"Ya, kita siap menghadapi semua," ujarnya.

Simak Video 'Kejagung: Febrie Adriansyah Masih di Indonesia, Dipantau Penyidik':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Tim DVI Polda Sulsel Minta Data Keluarga Korban KM Nurul Salsa, Antisipasi Kebutuhan Identifikasi
  • Revitalisasi Keraton Solo Dikebut, 300 Pekerja Dilibatkan
  • Lihat IG Pramono, Warga Langsung Bawa Kucing Sakit ke Klinik Hewan Keliling
  • Kena PHK akibat Ketiduran 2 Menit, Ibu Tunggal di Jepara Bangkit Buka Usaha Jahit dan Sembako
  • Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 19 Juli 2026, Cek Jam Keberangkatan hingga Malam
  • Belajar dari Nama Bayi MBG, Mengapa Nama Tak Boleh Menggunakan Singkatan?
  • Riau Bhayangkara Run Sukses Digelar, Jadi Magnet Sport Tourism
  • Iran Berterima Kasih ke Dunia Islam Atas Pemakaman Bersejarah Khamenei
Konten Rekomendasi
  • Google Izinkan Toko Aplikasi Selain Play Store di Android
  • Jelang Perancis Vs Inggris, The Three Lions di Ambang Sejarah Baru
  • Konflik Antardesa di Adonara Flores Timur Lumpuhkan Jalan Trans Waiwerang, Warga Tak Berani Melintas
  • Bahlil: Prabowo Akan Groundbreaking Blok Gas Abadi Masela di Maluku Besok
  • WAICO dan Ujian Kepemimpinan AI China
  • PAM JAYA Salurkan Bantuan Toren Gratis, Warga: Sangat Berguna Sekali