Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Lari Sambil Dorong Stroller, Tren Baru Orang Tua Muda Jakarta Jaga Kebugaran!

Lari Sambil Dorong Stroller, Tren Baru Orang Tua Muda Jakarta Jaga Kebugaran

Waktu: 2026-08-04 16:43:49 Sumber: Juniki Penulis: Bisnis Dibaca: 464x

Beberapa warga Jakarta terlihat asik berlari sambil mendorong anak di atas stroller ketika berkunjung ke area Car Free Day (CFD) di Jalam K.H. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (19/7/2026) pagi.

Beberapa dari mereka yang membawa anak dengan stroller ke area CFD ada yang mengenakan pakaian olahraga lengkap dengan sepatu, topi, dan kacamata hitam.

Mereka mendorong stroller yang dinaiki buah hatinya sambil berlari santai di area CFD.

Tak jarang, mereka juga sambil bernyanyi atau berkomunikasi dengan anaknya sepanjang perjalanan.

"Sebagai ibu kan harus manfaatin waktu ya, gimana caranya bisa tetap olahraga dan sehat cuma enggak ninggalin anak. Salah satunya ya lari sambil dorong stroller jadi trend baru juga kan," ucap salah satu ibu Sari (31) ketika dijumpai Kompas.com di lokasi, Minggu.

Warga Jakarta Selatan itu mengaku, lebih tenang membawa anaknya ketika berolahraga, dibandingkan harus meninggalkannya di rumah.

Sebab, pada hari Senin hingga Jumat, Sari harus meninggalkan putrinya di rumah, karena bekerja ke kantor.

Oleh karena itu, ketika hari libur, ia tak mau meninggalkan anaknya, meski untuk sekedar berolahraga.

"Lagian kan juga anak jadi sehat, mereka senang dibawa ke tempat umum bebas kendaraan, jadi udaranya masih cukup aman lah," ujar dia.

Sementara orangtua lain, Dendi (35) dan Ita (24), memilih untuk berpakaian santai tanpa sepatu olahraga ketika mendorong anaknya dengan stroller di area CFD.

"Kalau kita sih olahraganya jalan santai aja sih sambil dorong stroller biar sehat juga, terus sambil jajan-jajan," ungkap Dendi di lokasi.

Dendi sengaja mengajak istri dan anaknya ke CFD agar bisa mengirup udara lebih segar, karena jika hari biasa berjalan-jalan lebih berpotensi terpapar polusi.

Tak hanya itu, mereka juga ingin agar anaknya terbiasa berada di tempat umum dan bertemu banyak orang.

"Diajak ke CFD biar anak dari kecil terbiasa juga berada di tempat umum, ketemu banyak orang. Kalau CFD kan lingkungan aman, jarang asap rokok juga," ucap Dendi.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Gempa M 6,1 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut
  • Lari Sambil Dorong Stroller, Tren Baru Orang Tua Muda Jakarta Jaga Kebugaran
  • Rundown Hari Pertama Soundrenaline Sana Sini Jakarta 2026, Ada Tahiti 80
  • Sederet Masalah Ponpes Manjung Wonogiri: Dari Overkapasitas, Kasus Bullying hingga Pendiri Tersangka Pelecehan
  • Sirop Tumpah yang Bikin Gelombang Dahsyat Seperti Tsunami
  • Apa Itu GASS? Empat Keunggulan Teknologi Dual Mode BYD yang Perlu Diketahui
  • Cari Pembuang Bayi di Semak-semak Bekasi, Polisi Periksa 4 Saksi
  • Setahun Diuji, Ini Alasan Baterai Solid-State Belum Dipakai ke Mobil
Konten Rekomendasi
  • Alasan Nama Bayi Muhammad MBG Subianto di Wonosobo Tak Bisa Dicantumkan di Akta Kelahiran
  • Bias Nasionalisme Final Piala Dunia 2026 Argentina Vs Spanyol
  • Transaksi KDMP di Jatim Tembus Rp 21 Miliar, Khofifah Targetkan Tingkatkan Produktivitas
  • Siap-siap! Masyarakat Indonesia Berkesempatan Lihat dan Jajal Perdana E-Motorcycle VinFast
  • Anggota DPR Usul Refocusing MBG: Prioritaskan Balita hingga SMP, Evaluasi Siswa SMA
  • Revitalisasi Keraton Solo Sasar Museum: Penataan Ruang Pamer Dibuat Berstandar Internasional