Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Siap Produksi, Ini Bocoran Paten Honda V3R Pakai Supercharger!

Siap Produksi, Ini Bocoran Paten Honda V3R Pakai Supercharger

Waktu: 2026-09-19 06:13:25 Sumber: Juniki Penulis: Kesehatan Dibaca: 816x

Rumor mengenai motor baru Honda bermesin V3 dengan teknologi supercharger tampaknya bakal segera terealisasi.

Setelah memamerkan mesinnya pada EICMA 2024 dan purwarupa motornya pada tahun lalu, kini motor yang diduga bernama Honda V3R ini sudah mendekati versi produksi masal.

Dikutip dari Australian Motorcycle News (AMCN), gambar paten berupa dokumen CAD dari Honda V3R telah bocor ke publik.

Melalui gambar ini, terlihat jelas wujud utuh motor tanpa balutan stiker kamuflase, lengkap dengan berbagai komponen legal jalanan (road-legal).

Gambar paten Honda V3RAMCN Gambar paten Honda V3R

Detail Komponen Legal Jalanan Mulai Terlihat

Secara basis, versi produksi ini tidak mengalami ubahan drastis dari motor konsep yang dipamerkan di EICMA 2025. Sasis, suspensi depan upside-down, pengereman Nissin, pelek palang paralel, hingga single-sided swingarm tetap dipertahankan seperti model prototipenya.

Namun, perbedaan paling mencolok ada pada penambahan detail untuk regulasi jalan raya. Honda menyematkan spion berbentuk bulat minimalis dan lampu sein depan yang diletakkan tepat di atas winglet kecil di sisi radiator.

Pada bagian belakang, terdapat dudukan pelat nomor yang memanjang ke belakang demi memenuhi regulasi ketat di Eropa, di mana sepatbor harus lebih panjang daripada roda belakang.

Dudukan ini juga menjadi tempat bagi lampu sein belakang dan lampu pelat nomor, sementara lampu rem utama tetap tertanam di bodi atas.

Menariknya, piringan cakram model gelombang dengan perforasi garis-garis tajam yang terlihat ekstrem pada versi konsep ternyata tetap dipertahankan untuk versi produksi ini.

Gambar paten Honda V3RAMCN Gambar paten Honda V3R

Desain Asimetris demi E-Compressor

Daya tarik utama dari Honda V3R jelas berada di sektor dapur pacu. Motor ini menggendong mesin konfigurasi V3, sebuah konfigurasi asimetris yang mengingatkan kita pada mesin V5 milik motor balap legendaris MotoGP, Honda RC211V.

Tidak sampai di situ, mesin ini menjadi yang pertama menerapkan teknologi E-Compressor buatan Honda. Electric supercharger dipasang tepat di atas bank silinder depan untuk memberikan induksi udara paksa secara instan tanpa ada gejala lag.

Keberadaan komponen inilah yang membuat bodi kanan Honda V3R terlihat lebih padat dan menggembung dibandingkan sisi kiri. Tonjolan di sebelah kanan tersebut merupakan wadah untuk seluruh sistem air intake dan airbox.

Sementara itu, lubang udara di sisi kiri yang lebih kecil berfungsi murni untuk mendinginkan komponen elektronik dan ECU yang posisinya terpaksa digeser ke luar rangka akibat ruang tengah yang sudah padat.

Mesin ini bekerja dengan sistem katup solenoid. Saat berkendara normal, mesin beroperasi secara naturally aspirated.

Namun ketika membutuhkan performa penuh, aliran udara akan dialihkan ke electric supercharger yang digerakkan oleh motor listrik brushless dan disokong oleh baterai litium-ion. Baterai ini akan mengisi daya secara otomatis saat motor sedang tidak berakselerasi penuh.

Performa Setara Motor 1.200 cc Tanpa E-Clutch

Berkat bantuan supercharger elektrik ini, Honda mengklaim ada peningkatan kapasitas efektif silinder hingga sepertiga lebih padat. Efeknya, tenaga dan torsi yang dihasilkan mesin V3 ini diklaim setara dengan motor berkubikasi 1.200 cc.

Bagi para pencinta motor murni, Honda tampaknya belum menyematkan fitur transmisi otomatis E-Clutch pada model awal V3R ini. Langkah ini sengaja diambil agar pengendara bisa merasakan sensasi murni dari performa mesin supercharger berkonfigurasi unik ini tanpa terlalu banyak intervensi otomatisasi.

Untuk area kokpit, motor ini dilengkapi dengan panel instrumen TFT yang identik dengan versi konsepnya. Selain itu, tidak terlihat adanya lubang kunci kontak mekanis pada area setang, yang menandakan bahwa Honda V3R kemungkinan bakal mengusung sistem pengoperasian tanpa anak kunci (keyless).

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Damkar Evakuasi Monyet Liar yang Teror Warga Batangkuis, 2 Orang Luka-luka Jadi Korban Gigitan
  • Presiden Argentina Umumkan Hari Libur Nasional Usai Kalah Piala Dunia
  • Tak Ada Marapthon Season 4, Reza Arap Siap Tayangkan Piala AFF
  • Wamendagri Bima Arya Minta Gubernur Perkuat Koordinasi hingga Integritas
  • Survei AFTECH: Fintech Beralih Fokus ke Penguatan Fundamental Bisnis
  • Konflik Memanas, Houthi Umumkan Blokade Laut Arab Saudi
  • Istana dan Gerindra Kompak Minta Hotman Jangan Kaitkan Febrie dengan Prabowo
  • Khephren Thuram Alami Masalah, Juventus Percepat Negosiasi Franck Kessie
Konten Rekomendasi
  • Film Semua Akan Baik-Baik Saja Raih 4 Nominasi Festival Film Bandung
  • Dominasi Spanyol dan Final Piala Dunia yang Sarat Makna Politik
  • Hujan Deras Picu Banjir Bandang di Malaysia dan Vietnam, 4 Orang Tewas
  • Kucing-kucing Penghuni Stasiun dan Ledakan Populasi yang Terus Bertambah
  • Blibli Gelar Promo 15 Tahun, Belanja Lebih Hemat Sesuai Kebutuhan
  • Wamensos Yakinkan Setiap Siswa Sekolah Rakyat Berharga dan Punya Potensi