Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Trump Sok-sokan Kritik Taktik Inggris yang Kalah di Semifinal Piala Dunia!

Trump Sok-sokan Kritik Taktik Inggris yang Kalah di Semifinal Piala Dunia

Waktu: 2026-08-04 16:02:21 Sumber: Juniki Penulis: Teknologi Dibaca: 221x

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kini masuk dalam daftar panjang pengkritik taktik Inggris yang kalah dari Argentina dalam semifinal Piala Dunia. Trump mengkritik keputusan pelatih menjadikan kapten timnas Inggris, Harry Kane, yang dipujinya sebagai "pemain hebat", sebagai pemain bertahan.

Kritikan tersebut, seperti dilansir AFP dan BBC, Sabtu , dilontarkan Trump saat dia berpidato dalam sebuah acara Federasi Sepak Bola Internasional di New York pada Jumat waktu setempat, yang juga dihadiri oleh Presiden FIFA Gianni Infantino.

Dalam acara tersebut, Trump melontarkan kritikan ringan terhadap keputusan pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, yang menerapkan taktik bertahan setelah Inggris berhasil unggul satu gol atas Argentina dalam pertandingan di Atlanta Stadium, AS, pada Rabu waktu setempat.

Presiden AS itu juga menyinggung soal Kane, kapten timnas Inggris, yang diketahui pernah bermain golf bersamanya di Florida sekitar 18 bulan lalu.

"Ada pemain hebat di Inggris, yang pernah bermain golf bersama saya. Dia adalah Harry , yang tampil luar biasa," kata Trump dalam acara tersebut.

"Saya pikir mereka mungkin melakukan kesalahan saat menjadikannya sebagai pemain bertahan. Memangnya apa yang saya ketahui soal sepak bola?" kritik Presiden AS tersebut.

"Mereka sempat unggul, lalu mengambil pemain terbaik mereka dan menempatkannya di posisi bertahan," imbuhnya.

"Kita seharusnya bermain agak menyerang, bukan? Tapi ya sudahlah, saya tidak akan mengkritiknya, apa sih yang saya ketahui soal kepelatihan? Namun, hal itu agak tidak biasa," cetus Trump dalam komentarnya.

Tuchel, pelatih timnas Inggris, menuai kritikan tajam dari banyak pihak karena mengganti dua pemain penyerang dan memasukkan pemain bertahan pada 30 menit terakhir pertandingan melawan Argentina. Keputusan ini memaksa Inggris untuk bermain lebih bertahan, meskipun Kane tetap berada di lapangan.

Lionel Messi, pemain bintang dan kapten timnas Argentina, memanfaatkan celah yang ada dan memberikan assist yang berujung dua gol Argentina, yang membawa tim Amerika Selatan itu melaju ke babak final.

Pada Jumat , Tuchel menegaskan kembali bahwa dia tetap memegang teguh keputusan taktisnya tersebut. "Tidak, saya tidak menyesali keputusan saya. Menurut saya, permainan kami sudah menjadi terlalu pasif. Saya berusaha membantu tim," ucapnya.

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Olahraga)

Konten Terkait
  • Dana Kelolaan Sucor AM Tembus Rp 42,6 Triliun hingga Juni 2026
  • Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah: Padahal Sudah Ikut Retret
  • Kronologi WNI Asal Madiun Kabur Saat Tur di Korea Selatan
  • Pembenahan "Setengah Hati" Managemen MBG
  • Penggeledahan Hampir 8 Jam di Kantor Dinkes Banjar, Penyidik Kejari Bawa 48 Dokumen dan Komputer
  • 3 Hal Paling Dinantikan dari A Shop For Killers 2
  • IESR: Kepastian Kebijakan Jadi Penentu Investasi Energi Surya
  • Memasuki Kemarau, KAI Daop 7 Madiun Imbau Petani Tak Bakar Jerami Dekat Jalur Kereta Api
Konten Rekomendasi
  • LPSK Sebut Baru 2 Korban TPKS yang Terima Dana Bantuan
  • Netanyahu Dukung Argentina, Doakan Juara Piala Dunia Lagi
  • Kasus Pria Gendong Bayi yang Curi Kosmetik di Minimarket Jakbar Berakhir Damai
  • Investasi Semester I 2026 Tembus Rp 1.010 Triliun, Serap 1,45 Juta Tenaga Kerja
  • Jamkrindo Catat Penjaminan Rp 139,6 Triliun hingga Juni 2026, Jangkau 2 Juta Pelaku Usaha
  • Tiga Mobil Baru Mazda Siap Meluncur di GIIAS 2026