Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Peneror Bom di SDN Jaksel Tak Sangka Ulahnya Bikin Heboh, Kini Menyesal!

Peneror Bom di SDN Jaksel Tak Sangka Ulahnya Bikin Heboh, Kini Menyesal

Waktu: 2026-08-04 16:38:27 Sumber: Juniki Penulis: Olahraga Dibaca: 878x

Polisi mengungkap sosok MY , pelaku yang mengirim ancaman teror bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan , mengaku tak menyangka ulahnya itu berujung heboh. MY juga mengaku menyesal atas perbuatannya itu.

"Tersangka tidak menyadari bahwa apa perbuatannya akan menjadi seheboh ini. Dan kemudian dari pemeriksaan juga, si tersangka itu merasa menyesal lah atas kejadian yang telah dilakukannya," kata Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adiwibowo kepada wartawan, Rabu .

Saat ini MY sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 600 dan/atau Pasal 601 Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Tersangka ditahan di Rutan Polres Metro Jakarta Selatan.

"Kemudian, karena statusnya sebagai tersangka tersebut, mulai terhitung mulai kemarin, kemarin tanggal 14 , Saudara MY kita lakukan penahanan di rutan Polres Jakarta Selatan," jelasnya.

Pelaku MY diketahui merupakan orang tua salah seorang siswa di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi. Dia bahkan sempat menjemput anaknya usai mengirimkan ancaman.

Sebagai informasi, ancaman teror itu dikirimkan saat siswa sedang melakukan upacara pada Senin pagi. Setelah penyisiran Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror, tidak ditemukan adanya bahan peledak di lokasi.

Polisi mengungkap motif pria MY mengirim ancaman teror bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa. Kepada polisi, dia mengaku kesal terhadap pihak sekolah.

"Jadi kalau motif dari kejadian ini, dari keterangan tersangka, tersangka itu merasa kesal pada salah satu pihak sekolah sehingga melampiaskan dengan perbuatan ini," kata AKP Joko.

MY mengaku pernah berkomunikasi dengan pihak sekolah perihal seragam anaknya yang juga bersekolah di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi. Namun, menurut Joko, pelaku mengaku respons sekolah tidak baik hingga berujung aksi teror bom.

"Jadi beberapa hari sebelum kejadian, pernah ada komunikasi sama pihak sekolah yang membicarakan masalah seragam sekolah. Namun responsnya dirasakan oleh si tersangka ini tidak baik," tuturnya.

"Jadi beberapa hari sebelum kejadian kan nanya dia masalah seragam. Jawabannya , 'Udah, nggak usah beli seragamnya, saya tahu kondisi kamu kan begitu,' gitu loh. Jadi kayaknya merasa tersinggung gitu loh," imbuhnya.

Simak juga Video 'Pramono Minta Peneror Bom di SDN Srengseng Sawah Didalami':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Sudewo Bantah Terima Rp 450 Juta, Jaksa KPK Fokus Buktikan Peran Nur Widayat
  • Wisata Ancol Gratis untuk Lansia 60 Tahun ke Atas Sampai 31 Juli, Cek Syaratnya!
  • Tegang! Lebih dari 400 Drone Ukraina Diluncurkan ke Moskow
  • Komisi IX DPR Minta BGN Beri Kepastian soal Moratorium Dapur Baru MBG
  • Pria di Bandung Tewas Ditusuk Saat Tagih Utang Rp 200 Ribu
  • 3.000 Orang Bakal Ramaikan Merdeka Night Run di IKN
  • Bug yang Ditemukan Bocah SD Boyolali di Sistem NASA Bisa Jadi Celah Penipuan, Begini Penjelasannya
  • Alasan Polisi Belum Tetapkan Pembunuh ASN Bangkalan Sebagai DPO
Konten Rekomendasi
  • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
  • Atlet Golf Jesslyn Wijaya Sempat Teriak saat Diduga Diculik di Acara Ultah
  • Gelombang Panas Picu Kebakaran Hutan di Prancis, Rute Kereta Cepat Terganggu
  • Ini Tips Memilih Ban SUV yang Tepat Sesuai Karakter Jalan di Indonesia
  • Ruben Onsu Disebut Sampai Utang ke Bank Rp 10 Miliar demi Turuti Keinginan Sarwendah Renovasi Rumah
  • Jalan Raya Pos: Warisan Daendels yang Masih Membentang di Pulau Jawa