Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs LNG Abadi Masela Serap 12.000 Tenaga Kerja, Pemerintah Prioritaskan Warga Lokal!

LNG Abadi Masela Serap 12.000 Tenaga Kerja, Pemerintah Prioritaskan Warga Lokal

Waktu: 2026-09-19 06:18:04 Sumber: Juniki Penulis: Berita Dibaca: 768x

TANIMBAR, KOMPAS.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Maluku Barat Daya akan menjadi prioritas dalam perekrutan tenaga kerja pada Proyek Abadi LNG Blok Masela. 

Menurut Bahlil, kehadiran investasi bernilai ratusan triliun rupiah itu harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah proyek, termasuk melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

"Untuk ini kita akan juga prioritaskan warga Tanimbar dan Maluku Barat Daya untuk jadi pekerja di sini, saya utamakan tier 1 dulu,” kata Bahlil saat groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026).

“Jangan sampai anak-anak daerah, investasi masuk tapi tidak diberdayakan, itu yang saya baca," imbuh Bahlil. 

Bahlil menegaskan pemerintah tidak ingin masyarakat lokal hanya menjadi penonton di tengah masuknya investasi besar ke daerahnya. 

Karena itu, pemerintah akan mendorong keterlibatan warga setempat dalam berbagai kebutuhan tenaga kerja selama pembangunan maupun saat proyek mulai beroperasi.

Berdasarkan proyeksi pemerintah, Proyek Abadi LNG Blok Masela diperkirakan menyerap hingga 12.000 tenaga kerja pada puncak fase konstruksi. 

Setelah memasuki tahap operasi, proyek tersebut diperkirakan mempekerjakan sekitar 850 pekerja secara berkelanjutan.

Dari total kebutuhan tenaga kerja tersebut, sekitar 30 persen ditargetkan berasal dari masyarakat lokal di Maluku dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Selain membuka lapangan kerja, pemerintah berharap proyek tersebut turut meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, peningkatan keterampilan, serta keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok proyek.

Proyek Abadi LNG Blok Masela merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai investasi sekitar 20–22 miliar dollar AS atau setara Rp300–330 triliun. Pemerintah menargetkan proyek ini mulai berproduksi pada periode 2029–2030.

Tentang Blok Masela

Blok Masela berada di Laut Arafura, sekitar 150 kilometer di selatan Pulau Masela, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku. Proyek ini dikembangkan INPEX Masela Ltd (65 persen), Pertamina Hulu Energi Masela (25 persen), dan Petronas Masela Sdn Bhd

Blok Masela jadi salah satu proyek gas terbesar di Indonesia.

Selain memperkuat ketahanan energi nasional, pengembangan Blok Masela diharapkan memberikan efek berganda bagi masyarakat di kawasan timur Indonesia, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal, pertumbuhan UMKM, hingga pembangunan infrastruktur pendukung. 

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Dapat Penolakan, Tol Sicincin-Bukittinggi Tak Lewati Kubang Putih, Trase Baru Segera Disurvei
  • Harga Buyback Emas Antam, Galeri 24, dan UBS 18 Juli 2026 Turun
  • Xi Jinping Tantang Dominasi AS, Ingin China Pimpin Tata Kelola AI Global
  • Ada Konser Akbar Monas 2026 Malam Ini, Pengendara Diimbau Hindari Jalan Medan Merdeka Jakpus
  • Lubang Misterius di Google Maps Ternyata Kawah Meteorit Purba Berusia 390 Juta Tahun
  • Mengelola Kenaikan Berat Badan akibat Efek Samping Obat Gangguan Mental 
  • Kaltim Tagih Dana Bagi Hasil Rp 2,4 Triliun ke Pusat, DPRD: Hak Daerah Harus Dipenuhi
  • Shin Tae-yong Jawab Nasib Andritany dan Rumor Marselino Ferdinan
Konten Rekomendasi
  • Militer China-Filipina Bentrok di Laut China Selatan, 1 Orang Luka
  • Ingin Baca Unggahan Trump Lebih Cepat dari Orang Lain? Siapkan Rp 1,6 Miliar per Bulan
  • Cara Tentukan BBM yang Tepat untuk Motor, Jangan Asal Pilih RON Tinggi
  • Demi Bisa Kuliah Lagi, Rahmi Tempuh Perjalanan 7 Jam untuk Bertemu Dedi Mulyadi
  • 1 Korban Tewas Ditemukan di Reruntuhan Ledakan Rumah Grand Polonia Medan
  • DJP Ubah Cara Awasi Wajib Pajak, Babinsa hingga Web Scraping Dilibatkan