Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Militer China-Filipina Bentrok di Laut China Selatan, 1 Orang Luka!

Militer China-Filipina Bentrok di Laut China Selatan, 1 Orang Luka

Waktu: 2026-09-19 06:11:34 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 983x

Militer Filipina dan China kembali terlibat bentrokan di perairan Laut China Selatan yang menjadi sengketa kedua negara. Manila menuduh Penjaga Pantai China memukul seorang personel militernya dengan menggunakan tongkat dalam bentrokan tersebut.

Militer Filipina, seperti dilansir AFP, Senin , melaporkan bahwa bentrokan terbaru itu terjadi di Second Thomas Shoal, titik rawan konflik di Kepulauan Spratly pada Senin waktu setempat.

Di area sengketa itu, terdapat kapal militer era Perang Dunia II, BRP Sierra Madre, yang berkarat dan sengaja didamparkan, yang sejak lama berfungsi sebagai pos garnisun bagi militer Filipina di Laut China Selatan.

Militer Filipina menyatakan bahwa sebuah perahu karet jenis rigid-hull milik China, yang mengangkut delapan orang, sempat berputar-putar dan mengambil foto BRP Sierra Madre tersebut.

Setelah dua perahu karet Filipina dikerahkan untuk mengusir perahu karet Beijing tersebut, sebut militer Manila dalam pernyataannya, para pelaut China tiba-tiba menyerang seorang personel militer Filipina.

"Mereka bereaksi secara kasar dan agresif, dengan memukul kepala seorang personel Angkatan Laut Filipina menggunakan tongkat kayu, yang menyebabkan cedera," kata militer Filipina dalam pernyataannya.

Belum ada tanggapan resmi dari pemerintah atau pun militer China terkait insiden tersebut.

Insiden di Laut China Selatan ini terjadi setelah pemerintah Filipina, pekan lalu, melayangkan protes diplomatik keras terhadap China terkait sebuah video "rasis" yang diunggah media pemerintah China Daily. Video berdurasi satu menit, yang dibuat menggunakan teknologi AI tersebut, menggambarkan Filipina sebagai sosok monyet kartun.

Wakil Menteri Luar Negeri Filipina, Leo Herrera-Lim, menyampaikan "keberatan secara tegas terhadap konten yang menyinggung tersebut" dalam pertemuan dengan Duta Besar China untuk Filipina, Jing Quan, pada Kamis pekan lalu.

" Menuntut agar materi tersebut dihapus, menekankan bahwa konten seperti itu tidak sejalan dengan sikap saling menghormati yang diharapkan antar negara dan tidak mendukung pengelola hubungan bilateral yang sehat dan stabil," demikian pernyataan Departemen Luar Negeri Filipina.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, dalam tanggapannya, mengatakan Beijing tidak akan berkomentar mengenai video tersebut karena itu "tidak mencerminkan posisi resmi".

Lihat juga Video 'Kehadiran Kapal 'Monster' China di LCS Bikin Filipina Meradang':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Jangan Taruh HP Sembarangan di Tempat Ini agar Tak Cepat Rusak
  • KPK Usul Rekening Dana Otsus Papua Dipisah dari APBD, Ini Tujuannya
  • Rasa Group Bidik Timur Tengah hingga AS, Andalkan Ekspor Brand Kuliner Indonesia
  • Bocah 6 Tahun Asal Mataram Tewas Tenggelam di Kolam Privat Glamping Kintamani Bali
  • Nasib Pilu Roma, Orangtuanya Tewas Dalam Kecelakaan Sibolangit Saat Mau Antar Adik Kuliah
  • Pelabuhan Petrokimia Gresik Perkuat Logistik Pupuk Lewat Digitalisasi
  • Penyebab Penyelenggara Open Trip Di-blacklist 2 Tahun di Gunung Lawu
  • SMAN 3 Merauke Wakili Papua Selatan di LLC 4 Pilar MPR Tingkat Nasional
Konten Rekomendasi
  • Bonatua Minta Pihak UGM Datang Mediasi Kasus Ijazah Jokowi: Kalau Tidak, Akan Deadlock
  • Brimob Polda Metro Sterilisasi Tenis Indoor Senayan, Amankan Konser Mitski
  • Mayoritas Pedagang E-commerce Belum Punya NIB, Ini Alasannya
  • Paniknya Ibu-ibu di Bogor Lihat 2 Ular King Cobra, Minta Bantuan Damkar
  • Gerindra Tepis Hotman: Presiden Tak Pernah Intervensi Hukum
  • 4 Hal Diketahui soal Anjing Husky Dibacok di Bekasi