Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Tak Mau Terus Menunggu Anggaran Pemerintah, Warga di Lampung Timur Patungan Bangun Jalan Impian!

Tak Mau Terus Menunggu Anggaran Pemerintah, Warga di Lampung Timur Patungan Bangun Jalan Impian

Waktu: 2026-09-19 06:18:10 Sumber: Juniki Penulis: Kesehatan Dibaca: 123x

Pemuda Dusun Inisiasi Pengecoran Jalan Sepanjang 4 Kilometer

Rahmat memaparkan, berdasarkan target pemetaan di lapangan, dari total seluruh rencana pembangunan jalan penghubung antar-dusun tersebut yang memiliki panjang sekitar empat kilometer, saat ini sepanjang dua kilometer di antaranya telah selesai dicor beton secara swadaya.

Sementara itu, untuk sisa jalur yang belum tersentuh perbaikan rencananya akan terus dilanjutkan secara bertahap oleh warga, menyesuaikan dengan kondisi serta kemampuan finansial masyarakat ke depan.

Warga Ogah Menunggu hingga Jalur Rusak Parah

Rahmat mengungkapkan, opsi swadaya dan patungan mandiri ini terpaksa dipilih lantaran warga setempat sudah terlampau lama mendambakan fasilitas akses jalan yang layak untuk dilalui kendaraan sehari-hari. Penantian yang memakan waktu bertahun-tahun tanpa kepastian itu memicu masyarakat untuk akhirnya mengambil tindakan nyata dengan kemampuan sendiri.

"Masyarakat sangat mengimpikan jalan ini bagus. Karena mungkin menunggu cukup lama, akhirnya muncul inisiatif untuk melakukan pengecoran secara swadaya," ujarnya menambahkan.

Hal senada juga disampaikan oleh Sariman, salah seorang warga yang ikut terjun langsung dalam aksi gotong royong tersebut. Ia menegaskan, proses pengumpulan dana dilakukan dengan cara mengetuk pintu rumah warga satu per satu untuk mengumpulkan sumbangan sukarela di sepanjang jalur tersebut.

"Ini murni dari masyarakat, gotong royong. Setiap rumah ikut berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing. Yang terpenting kami punya semangat yang sama, yakni ingin memiliki jalan yang lebih baik," kata Sariman memberikan kesaksian.

Sariman menuturkan, warga desa sudah bulat sepakat untuk tidak mau terus-menerus menunggu bantuan dari dinas terkait hingga kondisi jalan lingkungan mereka telanjur mengalami kerusakan yang jauh lebih parah dan mengisolasi aktivitas ekonomi.

Keinginan kuat untuk memiliki akses mobilitas yang aman dan nyaman menjadi bahan bakar utama masyarakat untuk menyisihkan sebagian rezeki mereka demi jalan yang lebih layak bagi seluruh warga.

"Ya karena warga ingin jalannya bagus. Jadi kami bangun bersama-sama," ujarnya menutup pembicaraan.

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • Ibu Muhammad, Penjual Roti yang Putus Sekolah Akan Diberi Lapak di Lokbin Jakpus
  • Khofifah Minta Perizinan Online guna Cegah Korupsi Dikebut, Ini Kata Dinas ESDM Jatim
  • Pascaledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Pelaku Akan Jalani Sisa Pendidikan di Sekolah Lain
  • 16 Pasar Tradisional Surabaya Direvitalisasi, Anggaran Rp 20 Miliar
  • Nenek di Pasuruan Tewas Mengenaskan di Rumahnya, Kalung dan Gelang Raib
  • Maba ITB 2026 Masih Bisa Ajukan Keringanan UKT Semester 1 sampai 21 Juli, Ini Caranya
  • Usai Berdebat di DPR, Purbaya Tegaskan Penempatan Dana SAL Sah Secara Aturan
  • Anak Buah Purbaya: PFII Dibentuk agar Investasi Asing Masuk Jangka Panjang, Tak Mudah Keluar
Konten Rekomendasi
  • Polres Kuansing Ungkap Kasus Pengolahan Emas Ilegal, 1 Tersangka Dijerat
  • BAIC T1 Diklaim Sudah Kantongi 50 Pesanan
  • Menuntut Negara: Bangsa Penagih atau Pencipta?
  • Dua King Kobra Ditemukan Emak-emak Saat Sedang Kawin di Jonggol, Keduanya Mati Setelah Dievakuasi
  • Sadisnya Rahmat Dimas Rampok dan Bunuh Ojol Tidur di Tangerang
  • Bukan Sekadar Arisan, Ada Cerita yang Menyatukan Keluarga