Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Tak Mau Terus Menunggu Anggaran Pemerintah, Warga di Lampung Timur Patungan Bangun Jalan Impian!

Tak Mau Terus Menunggu Anggaran Pemerintah, Warga di Lampung Timur Patungan Bangun Jalan Impian

Waktu: 2026-08-04 16:42:25 Sumber: Juniki Penulis: Bisnis Dibaca: 123x

Pemuda Dusun Inisiasi Pengecoran Jalan Sepanjang 4 Kilometer

Rahmat memaparkan, berdasarkan target pemetaan di lapangan, dari total seluruh rencana pembangunan jalan penghubung antar-dusun tersebut yang memiliki panjang sekitar empat kilometer, saat ini sepanjang dua kilometer di antaranya telah selesai dicor beton secara swadaya.

Sementara itu, untuk sisa jalur yang belum tersentuh perbaikan rencananya akan terus dilanjutkan secara bertahap oleh warga, menyesuaikan dengan kondisi serta kemampuan finansial masyarakat ke depan.

Warga Ogah Menunggu hingga Jalur Rusak Parah

Rahmat mengungkapkan, opsi swadaya dan patungan mandiri ini terpaksa dipilih lantaran warga setempat sudah terlampau lama mendambakan fasilitas akses jalan yang layak untuk dilalui kendaraan sehari-hari. Penantian yang memakan waktu bertahun-tahun tanpa kepastian itu memicu masyarakat untuk akhirnya mengambil tindakan nyata dengan kemampuan sendiri.

"Masyarakat sangat mengimpikan jalan ini bagus. Karena mungkin menunggu cukup lama, akhirnya muncul inisiatif untuk melakukan pengecoran secara swadaya," ujarnya menambahkan.

Hal senada juga disampaikan oleh Sariman, salah seorang warga yang ikut terjun langsung dalam aksi gotong royong tersebut. Ia menegaskan, proses pengumpulan dana dilakukan dengan cara mengetuk pintu rumah warga satu per satu untuk mengumpulkan sumbangan sukarela di sepanjang jalur tersebut.

"Ini murni dari masyarakat, gotong royong. Setiap rumah ikut berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing. Yang terpenting kami punya semangat yang sama, yakni ingin memiliki jalan yang lebih baik," kata Sariman memberikan kesaksian.

Sariman menuturkan, warga desa sudah bulat sepakat untuk tidak mau terus-menerus menunggu bantuan dari dinas terkait hingga kondisi jalan lingkungan mereka telanjur mengalami kerusakan yang jauh lebih parah dan mengisolasi aktivitas ekonomi.

Keinginan kuat untuk memiliki akses mobilitas yang aman dan nyaman menjadi bahan bakar utama masyarakat untuk menyisihkan sebagian rezeki mereka demi jalan yang lebih layak bagi seluruh warga.

"Ya karena warga ingin jalannya bagus. Jadi kami bangun bersama-sama," ujarnya menutup pembicaraan.

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Sedang Asyik Hisap Sabu di Perahu, Tiga Pria di Demak Digerebek Polisi
  • "Smart Money" Cabut Rp 317 Miliar dari Saham RANS, JELI Rp 98 Miliar, Ada Apa?
  • Taj Yasin Pastikan TMMD Jangkau Desa Terpencil-Buka Peluang Ekonomi
  • Mendes Yandri Pastikan KDKMP Tak Matikan UMKM dan Warung di Desa
  • Viral Aksi Berani Bocil-bocil Hadang Pemotor Lewat Trotoar di Jakbar
  • KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi Terkait Kasus Bupati Muara Enim
  • Bukan Sekadar Skincare, Dokter Ungkap Rahasia Kulit Pria Tetap Sehat dan Terawat
  • Nobar Final Piala Dunia Tanpa Khawatir, Ini 4 Tips Jaga Metabolisme dan Kesehatan Hati
Konten Rekomendasi
  • Ada Rekayasa Lalu Lintas di Monas Hari Ini, Ini Rute Alternatifnya
  • Pengalaman Beli Laci Pakaian Online, Outfit Jadi Lebih Tertata Rapi Tanpa Ribet
  • Final Piala Dunia: Si Paling Ngotot Vs Si Paling Sabar
  • Strategi Timnas Voli Putra Indonesia Lawan Vietnam di Semifinal SEA V Cup 2026
  • "Jangan Pernah Mendaki Hanya demi Konten" Ini Tips Aman Naik Gunung agar Pulang Selamat
  • 6 Cara Alami Menghilangkan Mata Bengkak, Bisa Dicoba di Rumah