Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Isak Tangis Warnai Evakuasi Korban Ledakan Gudang Amunisi Gupusmu Madiun!

Isak Tangis Warnai Evakuasi Korban Ledakan Gudang Amunisi Gupusmu Madiun

Waktu: 2026-09-19 06:12:54 Sumber: Juniki Penulis: Teknologi Dibaca: 346x

Korban Jiwa dan Luka-luka

TNI Angkatan Darat mengonfirmasi bahwa insiden ledakan Gudang Pusat Munisi Madiun yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB ini telah memakan korban jiwa dan luka-luka dari pihak personel militer.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono membenarkan adanya satu prajurit TNI AD yang gugur dalam insiden tersebut.

“Dalam insiden itu satu orang personel dinyatakan meninggal dunia,” kata Donny, dikutip dari siaran langsung Kompas TV, Kamis (16/7/2026).

Selain korban meninggal dunia, Donny menyebutkan ada enam personel TNI AD lainnya yang mengalami luka-luka akibat ledakan Gupusmu Saradan Madiun tersebut.

“Empat orang mengalami luka berat dan dua lainnya mengalami luka ringan,” ucap Donny menambahkan.

Pihak TNI AD memastikan bahwa prioritas utama saat ini adalah penanganan medis seluruh korban. Usai ledakan dahsyat terjadi, satuan terkait langsung bergerak cepat melakukan evakuasi ke RSUD Caruban.

“Saat ini TNI AD telah mengambil langkah awal terhadap korban,” tegas Donny.

Diinvestigasi Mabes TNI dan Kodam V/Brawijaya

Mengenai penyebab pasti dan kronologi ledakan gudang senjata di Madiun ini, pihak wilayah belum bisa memberikan keterangan mendalam. Kapenrem 081/DSJ Mayor Inf Ismail menjelaskan bahwa penanganan kasus ini diambil alih langsung oleh komando pusat.

Ismail memastikan bahwa insiden di Gupusmu II Saradan ini ditangani langsung oleh Kodam V/Brawijaya hingga Mabes TNI.

"Beda satuan mas, dari Kodam (V Brawijaya) langsung, mas," kata Ismail saat dikonfirmasi, Kamis.

Sebagai bentuk respons cepat, Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar dilaporkan telah turun langsung ke lapangan untuk meninjau lokasi ledakan gudang peluru Madiun tersebut. Sejumlah pejabat teras Kodam V/Brawijaya juga merapat ke Gupusmu II guna mengidentifikasi situasi pasca-ledakan.

Hingga berita ini diturunkan, area Gupusmu II Kecamatan Saradan masih disterilisasi ketat, dan awak media belum diperkenankan mendekati titik lokasi ledakan demi alasan keamanan. Pihak internal TNI masih melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan kronologi dan pemicu utama insiden mematikan tersebut.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Update Ledakan di Gupusmu Madiun, Ambulans Diduga Bawa Jenazah Keluar dari RSUD Caruban

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Kurangi Ketergantungan pada Selat Hormuz, Produsen Minyak Timur Tengah Cari Jalur Baru
  • Cak Imin Usul Ketum PBNU yang Fresh, Gus Ipul: Bisa Jadi Masukan untuk Muktamar
  • Ledakan Gudang Amunisi Madiun, Karangan Bunga Berjejer di Kediaman Serda Hengki
  • 49 Kota Paling Rentan Terhadap Panas, Ada 3 di Indonesia
  • Dilema Kemanusiaan di Tulungagung, Kisah Ibu 2 Balita Jadi Tersangka Pencurian Emas, Tak Ditahan demi ASI
  • Tinjau Kerusakan Jalan Penghubung di Nias, Bobby Sebut Perbaikan Dimulai Agustus 2026
  • Beige Flag vs Red Flag, Apa Bedanya dalam Sebuah Hubungan?
  • Misteri Hilangnya Atlet Golf Jesslyn Wijaya, dari Restoran di Jakpus hingga Malaysia
Konten Rekomendasi
  • Viral Anjing Husky Berdarah Dibacok di Babelan Bekasi, Pelaku Dicari
  • Siap-siap! Masyarakat Indonesia Berkesempatan Lihat dan Jajal Perdana E-Motorcycle VinFast
  • Sambut Presiden Prabowo, Siswa di Malang Titip Harapan soal Menu MBG
  • Kritik Zlatan Ibrahimovic atas Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2026
  • Regulasi Baru MotoGP 2027, Marquez Yakin Bisa Pecahkan Rekor
  • Siapa dan Kenapa Slavko Vincic Dipilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina?