Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Cak Imin Usul Ketum PBNU yang Fresh, Gus Ipul: Bisa Jadi Masukan untuk Muktamar!

Cak Imin Usul Ketum PBNU yang Fresh, Gus Ipul: Bisa Jadi Masukan untuk Muktamar

Waktu: 2026-08-04 17:19:33 Sumber: Juniki Penulis: Wisata Dibaca: 275x

"Jadi setiap pandangan dari manapun itu baik untuk kita akomodasi kita jadikan inspirasi dan kita tindaklanjuti dalam sidang-sidang komisi nanti bisa jadi dijadikan rekomendasi," kata dia.

Dia juga membenarkan ada masukan yang meminta agar Ketum PBNU tidak merangkap jabatan politik.

Namun, keputusan ini akan diputuskan dalam kesepakatan di muktamar.

"Selebihnya nanti tergantung muktamirin apakah mau mengambil keputusan yang baru atau mempertahankan yang lama atau kemudian diputuskan tapi berlaku pada muktamar yang akan datang, semuanya itu bergantung pada kesepakatan nanti di muktamar," kata Gus Ipul.

Gus Ipul pun meyakini bahwa NU tidak kekurangan kader untuk menjadi ketua umum

"Dan ini adalah waktu yang tepat untuk memikirkan apakah muktamirin ingin memilih yang lama atau yang baru ya kan, yang lama atau yang baru ada itu biasa di dalam muktamar," tutur dia.

Ia pun mengungkapkan sudah ada sejumlah nama yang digadang-gadang masuk bursa calon ketum PBNU pada muktamar mendatang.

"Kalau calon-calon yang sudah disebut-sebut itu, ada Gus Salam Sohib, Ada Gus Yusuf Chudori, ada Kiai Zulfa Mustafa, ada Gus Kikin, ada Gus Yahya sendiri dan Prof Nasaruddin. Jadi tergantung nanti. Saya kira itu adalah kader-kader yang terbaik," ujar Gus Ipul.

Ketum PBNU yang fresh

Sebelumnya, Ketum PKB, Cak Imin menegaskan bahwa PBNU membutuhkan pemimpin baru yang lebih segar atau fresh.

Alasannya, Cak Imin 

"Ya pemimpin yang baru. Saat ini butuh pemimpin baru yang fresh," ujar Cak Imin saat ditemui di Kemang, Jakarta, Minggu (12/7/2026).

"Karena yang lama sudah lima tahun enggak ada perubahan," kata dia lagi.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Prediksi Skor Perancis Vs Inggris di Perebutan Peringkat 3 Piala Dunia 2026, Kickoff 04.00 WIB
  • Bayi Bernama MBG Tak Bisa Masuk KK, Cek Aturan Pemerintah Soal Nama
  • Karut-Marut Ganti Rugi Bendungan Temef: Hak Ulayat Diklaim Sepihak, Arsip Desa Diduga Raib
  • Mendiktisaintek: Gaji Awal Dosen Memang Rendah, Makin Terasa Cekak di Awal Tahun
  • Wisatawan Batal Berfoto di Monumen Habibie-Ainun karena Kurang Terawat, Dinsos Parepare Janji Tindak Lanjuti
  • Kejari Tangsel Setor Uang Rampasan Rp 14,2 Miliar Kasus Pinjol ke Kas Negara
  • Efek Messi, Rekor Baru Industri Taruhan AS
  • Promo JSM Alfamart 17-19 Juli 2026, Minyak Goreng Sunco 2L Rp 43.900
Konten Rekomendasi
  • 25 Besar Ranking FIFA Terbaru Usai Piala Dunia 2026, Wakil Asia Cuma Ada 2
  • Kajati-Kapolda Bertemu, Kejagung: Hubungan Baik Kita Akrabkan Kembali
  • Pilih Rasuna Said Dibanding Bundara HI untuk CFD, Warga: Lebih Sepi, Lebih Fokus Olahraga
  • Jaga Kondusivitas, Baliho HUT Sukoharjo Dipasang Tanpa Gambar Wajah Kepala Daerah
  • CEO INPEX: Blok Masela Harus Bermanfaat bagi Masyarakat Lokal
  • Jaga Kondusivitas, Baliho HUT Sukoharjo Dipasang Tanpa Gambar Wajah Kepala Daerah