Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Prabowo Jelang 2 Tahun Pemerintahannya: Pekerjaan Kita Masih Banyak!

Prabowo Jelang 2 Tahun Pemerintahannya: Pekerjaan Kita Masih Banyak

Waktu: 2026-09-19 06:10:48 Sumber: Juniki Penulis: Otomotif Dibaca: 204x

Presiden Prabowo Subianto menekankan, pekerjaan dan perjuangan pemerintahannya masih banyak jelang dua tahun pemerintahannya.

Ia mengatakan, pemerintahan yang dipimpinnya akan terus bekerja keras dalam menjawab sejumlah tantangan di tengah ketidakpastian global.

"Masalahnya masih lebih banyak. Cita-cita kita lebih besar. Pekerjaan kita masih banyak. Perjalanan perjuangan kita masih jauh, tapi kita sudah melihat sekarang apa yang kita sudah capai," ujar Prabowo dalam taklimatnya pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana, Jakarta, dikutip dari siaran Youtube Sekretariat Presiden, Senin (20/7/2026).

Sejak dilantik pada 20 Oktober 2024, Prabowo mengaku bangga dengan pencapaian pemerintahannya.

Salah satu yang dibanggakannya adalah keberhasilan Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan, bahkan mencapai kembali swasembada beras.

"Saya sudah sebut, kita sudah swasembada delapan komoditas pangan. Cadangan beras kita tertinggi selama sejarah NKRI. Nilai tukar petani kita tertinggi selama sejarah NKRI," ujar Prabowo.

Selain itu, Indonesia juga tengah memperkuat kemandirian energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Terbukti dari Indonesia yang menghasilkan B50, yakni solar dengan kandungan 50 persen berbasis kelapa sawit.

Lewat sejumlah pencapaian tersebut, ia menegaskan bahwa Indonesia jangan mudah ditakuti oleh tekanan-tekanan dan percaya pada kekuatan sendiri.

"Kita bangsa Indonesia yang 287 juta ini, pemimpinnya selalu ditakut-takuti. Supaya kita memimpin dengan ketakutan. Takut dengan pasar, takut dengan ini, takut dengan rating agency, takut dengan itu," ujar Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menjelaskan bahwa sektor kesehatan, air bersih, energi, pertumbuhan ekonomi, hingga industri menjadi agenda pembangunan yang dijalankan pemerintahannya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh ragu menjalankan kebijakan yang berpihak pada masyarakat.

Sebaliknya, Prabowo menyebut praktik-praktik yang merugikan negara seperti pertambangan ilegal, perkebunan ilegal, penebagangan liar, penyelundupan, under-invoicing dan transfer pricing sebagai hal yang harus diberantas.

"Jadi jangan ragu-ragu. Kita berada di jalan yang benar. Kita berada di jalan yang rasional," tegas Prabowo.

Ia juga menegaskan bahwa berbagai capaian pembangunan di Indonesia merupakan hasil estafet kepemimpinan nasional dari para presiden sebelumnya.

Menurutnya, tugas pemerintah saat ini adalah melanjutkan, membangun, dan menyempurnakan fondasi yang telah ada.

"Saya selalu mengakui ini adalah long march semua dari Bung Karno, dari Soeharto, Megawati, Gus Dur, Jokowi, semua hasil dari kerja keras pemerintah kita. Tugas kita, kita bangun kita perbaiki," ujar Prabowo.

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Penipuan Tiket Kapal Marak di Sikka, Pelni Imbau Warga Beli melalui Kanal Resmi
  • Di Depan Mensos, Ortu Siswa Sekolah Rakyat Pasuruan Ucapkan Ikrar Mandiri
  • Demi Judol, Pria di Malang Nekat Curi Emas Tetangga yang Sedang Shalat di Masjid
  • Polwan Polda Riau Raih 7 Medali Kejurnas Taekwondo Kapolri Cup
  • Prabowo: Kita Tidak Mau Jadi Bangsa yang Santai, Indonesia Sedang Bangkit
  • Bahan Bakar Minyak Sempat Langka di Medan, Elnusa Petrofin Kerahkan 176 Mobil Tangki
  • Niat Hati Bakar Rumput Kering demi Buka Jalan, Buntutnya Gedung Walet di Indramayu Nyaris Ludes Dilalap Api
  • Liburan Berakhir di Klinik akibat Sengatan Ubur-ubur Pantai Glagah
Konten Rekomendasi
  • Komdigi Temukan Modus Kecurangan Registrasi Kartu SIM Biometrik
  • Ada Konser Akbar di Monas Malam Ini, Simak Rekayasa Lalinnya
  • Soal Mahasiswi Gagal Temui Dedi Mulyadi, Pemkab Solok Selatan Siap Bantu Rachmi
  • Kak Seto Usul DKI Jadi Provinsi Pertama Punya Seksi Perlindungan Anak Tiap RT
  • Menggila, Harga Tiket "Resale" Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp 41 Miliar
  • NasDem Minta 3 Perkara Korupsi yang Jerat Febrie Diusut Tuntas hingga Akar