Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Iran Lanjutkan Pembicaraan dengan Mediator untuk Cegah Eskalasi!

Iran Lanjutkan Pembicaraan dengan Mediator untuk Cegah Eskalasi

Waktu: 2026-08-04 16:42:08 Sumber: Juniki Penulis: Otomotif Dibaca: 727x

Pemerintah Iran mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pembicaraan dengan para mediator dari Pakistan, Qatar, dan Oman, dalam upaya mencegah eskalasi lebih lanjut dalam konflik dengan Amerika Serikat .

"Peran para mediator adalah melanjutkan upaya-upaya mereka untuk mencegah eskalasi ketegangan," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP, Senin .

AS kembali melancarkan serangkaian serangan terhadap target-target Iran pada Senin waktu setempat, untuk hari kedua berturut-turut. Serangan militer ini diklaim oleh Washington untuk merespons serangan yang diyakini dilancarkan Teheran terhadap kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

Rentetan serangan terbaru AS itu mendorong Iran menargetkan negara-negara tetangganya di kawasan Teluk, serta di Yordania, sebagai pembalasan.

Iran memperingatkan bahwa pihaknya tidak akan lagi mematuhi nota kesepahaman yang ditandatangani dengan AS pada pertengahan Juni lalu, jika Washington gagal memenuhi komitmennya untuk mengakhiri perang.

"Setiap kali pihak lain gagal memenuhi kewajibannya, kami pun tidak menjalankan kewajiban kami... Kami akan terus bertindak demikian," tegas Baghaei dalam konferensi pers terbaru di Teheran, menyusul rangkaian permusuhan terbaru antara kedua negara.

Baghaei menekankan bahwa Iran sedang berupaya menyepakati mekanisme bersama dengan Oman terkait Selat Hormuz. Namun, tekanan AS terhadap Oman telah menghambat upaya tersebut.

Pertempuran yang kembali pecah antara Iran dan AS, setelah gencatan senjata yang rapuh sejak April, berpusat pada klaim yang saling bertentangan atas Selat Hormuz, jalur perairan strategis yang penting bagi pasokan energi global.

Korps Garda Revolusi Islam Iran mengumumkan baru-baru ini bahwa Selat Hormuz kini "ditutup". Namun, AS menegaskan bahwa jalur perairan vital itu tetap terbuka untuk lalu lintas maritim dan tidak dikendalikan oleh Iran.

Para mediator telah berupaya menyelamatkan solusi diplomatik untuk mengakhiri perang, setelah Presiden AS Donald Trump pekan lalu menyatakan gencatan senjata telah berakhir.

Pakistan, mediator utama dalam negosiasi Iran-AS, melalui pernyataan Kementerian Luar Negerinya, menyatakan "keprihatinan mendalam atas peningkatan ketegangan regional".

Sementara Kementerian Luar Negeri Iran menyebut serangan-serangan AS telah "menyebabkan kembalinya ketidakamanan di Selat Hormuz" dan "telah membuat semua upaya sia-sia" dalam membangun perdamaian di kawasan tersebut.

Simak Video 'AS Kerahkan Pesawat, Kapal hingga Drone untuk Serang Iran':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Istri Mantan PM Najib Razak Gugat Komedian Malaysia Atas Pencemaran Nama Baik
  • Cara Daftar Sebagai Penerima Bansos 2026, Bisa Online Lewat HP
  • Pelaku Begal Pembacok Pria di Koja Jakut Tinggalkan Gancu, Polisi Kantongi Identitasnya
  • Menolak Lupa ala Argentina dan Pengalaman Indonesia
  • Komdigi Jateng Sebut Dinsos Jadi Korban Peretasan 1,2 Juta Data Bansos, Tak Ada Niat Jahat
  • 4 Pemimpin Dunia yang Akan Hadiri Final Piala Dunia 2026, Siapa Saja?
  • UU Haji Digugat ke MK, Soroti Risiko Pidana bagi Umrah Mandiri
  • [KLARIFIKASI] Konten AI, Suporter Norwegia Lakukan "Viking Row" di Conveyor Bandara
Konten Rekomendasi
  • Hasil SEA V Cup 2026: Kalahkan Vietnam, Timnas Voli Putra Indonesia Lolos ke Final
  • SDN Tlogo 2 Blitar Tak Masalah Berdampingan dengan Gerai KDMP
  • Peneliti Temukan Mikroplastik di Ekosistem Laut Dalam Terpencil di Bumi, Alarm bagi Manusia?
  • Prabowo Tegaskan Tidak Tebang Pilih dalam Berantas Korupsi, Ibaratkan Seperti Kanker
  • Bobby Akan Bangun Gudang Logistik di Nias, Jaga Pasokan Barang Saat Cuaca Buruk
  • Harga Emas Hari Ini 18 Juli 2026: Antam, Galeri 24 Pegadaian, dan UBS