Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Waspada Risiko Skin Barrier Rusak karena Layering Skincare Sembarangan!

Waspada Risiko Skin Barrier Rusak karena Layering Skincare Sembarangan

Waktu: 2026-09-19 06:18:33 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 775x

Selain penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat, gaya hidup tidak sehat juga dapat menghambat kemampuan sel untuk meregenerasi diri.

"Mental state kita itu bisa berefek ke kondisi skin barrier , kortisolnya jadi tinggi, jadi timbul jerawat," ucap Xaviera.

Risiko kerusakan struktur pelindung kulit

Dokter Iksanuddin Qothi mengatakan, area wajah memiliki batasan toleransi maksimal dalam menerima paparan zat aktif dari produk yang dioleskan.

Ilustrasi produk skincare.Unsplash Ilustrasi produk skincare.

Ketika batasan ini terus-menerus dilewati tanpa memberikan jeda yang cukup, lapisan terluar yang berfungsi sebagai skin barrier akan rusak.

"Kalau pada bagian kulit luarnya ini sudah bermasalah, salah satunya karena penggunaan zat aktif yang berlebihan, dan mungkin orang itu tidak aware atau tidak paham bahwa kulitnya punya batasan khusus, bisa rusak skin barrier-nya," papar dr. Iksan.

Kondisi stratum korneum (lapisan terluar epidermis) yang hancur membuat wajah kehilangan kemampuan untuk menahan kelembaban dan juga melindungi kulit dari paparan luar.

"Efeknya bisa secara klinis atau gejala. Misalkan orang itu merasakan perih, tersengat gitu. Atau terlihat secara fisik, kelihatan kemerahan dan kulitnya lebih gampang berjerawat," tutur dr. Iksan.

Skin barrier memang tersebar di seluruh tubuh, tetapi kerusakannya paling mudah terlihat di wajah.

Kembali ke basic skincare untuk memulihkan wajah

Saat ini, tren di kalangan dermatolog justru bergeser ke konsep "skinimalism", yaitu menggunakan lebih sedikit produk dengan kandungan aktif yang terbukti efektif.

Pendekatan ini dinilai lebih mudah dijalankan, mengurangi risiko iritasi, dan sering kali memberikan hasil yang sama baiknya dibanding rutinitas yang sangat panjang.

Prinsip minimalis ini juga diterapkan untuk memperbaiki skin barrier yang rusak.

Menurut dr. Iksan langkah pemulihan skin barrier hanya dibatasi pada tiga hal.

"Menyembuhkan skin barrier itu berarti fondasinya harus dibenarkan. Tiga hal basic skincare. Yang pertama dibersihkan, yang kedua adalah dilembapkan, yang ketiga diproteksi," imbuh dia.

Dengan kata lain, kamu hanya memerlukan pembersih wajah, pelembab, dan tabir surya. Tambahkan micellar water atau cleansing balm jika ingin double cleansing, terutama setelah seharian berada di luar rumah.

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Ada Konser Akbar di Monas, Penumpang 13 KA Ini Bisa Naik dari Jatinegara
  • Owen Rahadiyan Mundur dari Jabatan Manajer Persipura Jayapura
  • Berawal dari Laporan Instagram, Imigrasi Bongkar Praktik Dokter Ilegal
  • Media Asing Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Kredibilitas Antikorupsi Indonesia Dipertanyakan
  • Liga Aspal Menteng, Anak-anak Dilatih Kekompakan Hingga Fair Dalam Bertanding
  • Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau
  • Kasus SK Palsu ASN di Gresik, Korban Setor Rp 125 Juta dari Tabungan Istri, Kades Syok dan Gemetar
  • Kembali Menguatnya Usulan Pelibatan Kantin Sekolah dalam Program MBG
Konten Rekomendasi
  • Berapa Jam Tidur yang Dibutuhkan di Usia 60-an agar Otak Tetap Tajam?
  • Semangat 28 Murid SD di Aceh Utara, Ikut MPLS meski Belajar di Tenda Darurat
  • Andy Burnham Resmi Jadi PM Baru Inggris, Langsung Dapat Titah Raja Charles
  • Prajurit Korban Ledakan Gudang Amunisi Madiun Dirujuk ke Surabaya
  • Danau Dendam Tak Sudah Bersolek, Disulap Jadi Destinasi Kelas Dunia
  • Perjuangan Ibu Hamil Terobos Banjir Setinggi Paha di Sinjai demi Bisa Melahirkan di RS