Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Sentuh 0 Cm Imbas Kemarau!

Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Sentuh 0 Cm Imbas Kemarau

Waktu: 2026-09-19 06:13:15 Sumber: Juniki Penulis: Kesehatan Dibaca: 898x

Curah hujan yang berkurang drastis imbas kemarau mengakibatkan debit Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa menyusut. Tinggi muka air di Bendung Katulampa menyentuh nol sentimeter sejak dua hari lalu.

"Untuk ketinggian TMA di Bendung Katulampa memang sejak dua hari kemarin ketinggiannya di nol sentimeter . Iya sampai sekarang masih bertahan di nol sentimeter," kata petugas Bendung Katulampa Subhan saat dihubungi detikcom, Jumat .

Menyusutnya debit air mengakibatkan batu-batu besar dasar Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa terlihat jelas. Sungai Ciliwung yang selalu tampak menyeramkan saat musim hujan, kini hanya tampak genangan-genangan kecil di bawah fondasi Bendung Katulampa.

"Betul, sampai kelihatan batu-batunya, ya saking menyusutnya ya. Kondisi TMA kan nol sentimeter, jadi sampai dasar sungai juga kelihatan," kata Subhan.

"Tapi memang di kondisi ini memang sedimentasi di dasar sungai juga jadi kelihatan, biasanya kita gotong royong, kerja bakti sama warga, sama komunitas, itu nanti mungkin akan diadakan, untuk mengangkat sedimennya, jadi kita gali," tambahnya.

Subhan mengatakan, kawasan hulu Sungai Ciliwung di Puncak Bogor tidak diguyur hujan sejak sekitar dua pekan. Kondisi ini mengakibatkan debit air yang mengalir ke Bendung Katulampa mengalami penyusutan.

"Kondisi ini memang dampak memasuki musim kemarau, dari bulan Juni itu kan hujannya memang sudah jarang-jarang, hujan juga kadang seminggu sekali, malah seminggu ini belum hujan nih," kata Subhan.

"Kalau di hulu nggak ada hujan sampai satu minggu, pastinya air menyusut juga ya yang mengalir ke bendung," lanjutnya.

Saat ini, kata Subhan, debit air di hulu Sungai Ciliwung diprioritaskan dialirkan ke Sungai Kali Baru, yang alirannya berada di samping Bendung Katulampa. Langkah ini dilakukan agar sungai tidak kering dan ekosistem sungai di Kali Baru tetap terjaga.

"Betul, jadi kalau kondisi seperti ini aliran air dari hulu, karena kondisinya menyusut kita utamakan agar mengalir ke saluran irigasi, jadi kita tetap penggelontoran air ke Kali Baru, ke saluran irigasi," kata Subhan.

"Kita ada penggelontoran air untuk menjaga ekosistem sungai , jadi jangan sampai kering," imbuhnya.

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Kasus Asusila Anak Meningkat di Madura, Khofifah Minta Sekolah Batasi Penggunaan "Gadget"
  • Modifikasi Motor biar Irit BBM, Beneran Ampuh atau Cuma Sugesti?
  • Antisipasi Krisis Air di Musim Kemarau, Bupati Bandung Instruksikan Potong Birokrasi Lewat Hotline
  • Usai MenPAN-RB, Giliran Kepala BKN Sampaikan Pesan Terbuka untuk ASN
  • Hari Anak Nasional 2026, Kemensos Gelar Tebus Ijazah hingga Khitanan Massa
  • PNS Pemkab Bogor Tersangka Korupsi Proyek RSUD, Negara Rugi Rp 9 M
  • Waka BGN Beberkan Fokus Evaluasi MBG: Penerima Manfaat-Insentif SPPG
  • Temuan Polisi soal Bos Perusahaan Tewas di Hotel St Regis Jakarta Selatan
Konten Rekomendasi
  • 3 Juta Liter Air Bersih Disalurkan ke Wilayah Kekeringan di Jateng
  • Viral Wanita Diperkosa Ayah dan Paman di Bekasi, Polisi Selidiki
  • Polisi Selidiki Pelaku Curanmor yang Tembak Ojek di Matraman Jaktim
  • Bareskrim Serahkan 3 Bandar Narkoba Katingan ke Polda Kalteng
  • Polrestabes Medan Bongkar Modus Sindikat Pemerasan Berkedok Seksual yang Picu Tewasnya ASN
  • Ekonom Nilai Obligasi Pemerintah Masih Menarik, Asal Ada Syarat Ini