Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Sentuh 0 Cm Imbas Kemarau!

Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Sentuh 0 Cm Imbas Kemarau

Waktu: 2026-08-04 17:20:52 Sumber: Juniki Penulis: Olahraga Dibaca: 898x

Curah hujan yang berkurang drastis imbas kemarau mengakibatkan debit Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa menyusut. Tinggi muka air di Bendung Katulampa menyentuh nol sentimeter sejak dua hari lalu.

"Untuk ketinggian TMA di Bendung Katulampa memang sejak dua hari kemarin ketinggiannya di nol sentimeter . Iya sampai sekarang masih bertahan di nol sentimeter," kata petugas Bendung Katulampa Subhan saat dihubungi detikcom, Jumat .

Menyusutnya debit air mengakibatkan batu-batu besar dasar Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa terlihat jelas. Sungai Ciliwung yang selalu tampak menyeramkan saat musim hujan, kini hanya tampak genangan-genangan kecil di bawah fondasi Bendung Katulampa.

"Betul, sampai kelihatan batu-batunya, ya saking menyusutnya ya. Kondisi TMA kan nol sentimeter, jadi sampai dasar sungai juga kelihatan," kata Subhan.

"Tapi memang di kondisi ini memang sedimentasi di dasar sungai juga jadi kelihatan, biasanya kita gotong royong, kerja bakti sama warga, sama komunitas, itu nanti mungkin akan diadakan, untuk mengangkat sedimennya, jadi kita gali," tambahnya.

Subhan mengatakan, kawasan hulu Sungai Ciliwung di Puncak Bogor tidak diguyur hujan sejak sekitar dua pekan. Kondisi ini mengakibatkan debit air yang mengalir ke Bendung Katulampa mengalami penyusutan.

"Kondisi ini memang dampak memasuki musim kemarau, dari bulan Juni itu kan hujannya memang sudah jarang-jarang, hujan juga kadang seminggu sekali, malah seminggu ini belum hujan nih," kata Subhan.

"Kalau di hulu nggak ada hujan sampai satu minggu, pastinya air menyusut juga ya yang mengalir ke bendung," lanjutnya.

Saat ini, kata Subhan, debit air di hulu Sungai Ciliwung diprioritaskan dialirkan ke Sungai Kali Baru, yang alirannya berada di samping Bendung Katulampa. Langkah ini dilakukan agar sungai tidak kering dan ekosistem sungai di Kali Baru tetap terjaga.

"Betul, jadi kalau kondisi seperti ini aliran air dari hulu, karena kondisinya menyusut kita utamakan agar mengalir ke saluran irigasi, jadi kita tetap penggelontoran air ke Kali Baru, ke saluran irigasi," kata Subhan.

"Kita ada penggelontoran air untuk menjaga ekosistem sungai , jadi jangan sampai kering," imbuhnya.

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • Saut Sebut Ada Pesan Tersirat Prabowo Agar KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
  • Identitas 8 Korban Bentrok antar Warga di Adonara Flores Timur
  • Unik, Mi Instan di Jepang Ini Bisa Dimasak Pakai Air Dingin
  • Bentrok Warga di Flores Timur Diduga Dipicu Sengketa Tanah Kopdes Merah Putih, 3 Orang Tewas
  • Mainan Tradisional Mengajarkan Kreativitas di Lingkungan Sekolah
  • Keadilan Pelayanan Kesehatan Gigi di Tanah Papua
  • Ketua KPK Minta Publik Kawal Kasus Febrie Adriansyah di Kejagung
  • Argentina Si Antagonis Piala Dunia, Kenapa Dibenci Banyak Orang?
Konten Rekomendasi
  • Benarkah Keyless Lebih Aman? Ini Kata Ahli Kunci
  • Putusan Kasasi Prada Lucky Dinilai Tak Adil, Kuasa Hukum Keluarga Pertimbangkan Adukan Hakim Agung ke KY
  • Polda Sumut Bantu Distribusi BBM, Ada 8 Personel yang Ditugaskan Jadi Sopir Tangki
  • Kini Sejajar Indonesia, Vietnam dan Filipina Naik Kelas jadi Negara Menengah Atas
  • Terlilit Pinjol, Istri Sakit, Ibu Meninggal: Tekanan Berlapis Peneror Bom SDN Srengseng Sawah
  • Ramalan 12 Shio Hari Ini 18 Juli 2026, Ada yang Makin Produktif