Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Muatan Overload Bikin Rem Cepat Panas dan Berisiko Blong!

Muatan Overload Bikin Rem Cepat Panas dan Berisiko Blong

Waktu: 2026-08-04 16:40:40 Sumber: Juniki Penulis: Wisata Dibaca: 943x

Membawa muatan melebihi kapasitas kendaraan tidak hanya memengaruhi performa mesin dan konsumsi bahan bakar, tetapi juga meningkatkan risiko rem blong.

Beban yang terlalu berat membuat sistem pengereman bekerja jauh lebih keras untuk menghentikan laju kendaraan.

Lung Lung, pemilik Dokter Mobil, mengatakan beban kendaraan yang terlalu berat membuat rem harus menyerap energi lebih besar ketika kendaraan melambat atau berhenti. Kondisi ini membuat suhu rem meningkat drastis.

"Kalau kendaraan overload, kerja rem jadi jauh lebih berat. Energi kinetik yang harus diubah jadi panas itu makin besar. Akibatnya rem cepat panas dan bisa mengalami brake fading," kata Lung Lung kepada Kompas.com, belum lama ini.

Ilustrasi mobil pemudik yang kelebihan muatan alias overload. Ban dan kaki-kaki mobil bisa sangat terdampak dan mobil menjadi limbungVajiPatil/Flickr Ilustrasi mobil pemudik yang kelebihan muatan alias overload. Ban dan kaki-kaki mobil bisa sangat terdampak dan mobil menjadi limbung

Ia menjelaskan, brake fading terjadi ketika suhu komponen pengereman terlalu tinggi sehingga daya cengkeram kampas rem menurun.

Dalam kondisi tersebut, pedal rem masih diinjak, tetapi efek pengeremannya tidak lagi maksimal.

Menurut dia, kondisi ini kerap terjadi pada kendaraan yang dipaksa membawa muatan melebihi kapasitas, terutama saat melintasi jalan menurun dengan penggunaan rem secara terus-menerus.

"Biasanya ditandai muncul bau gosong dari rem. Kalau sudah begitu, sebaiknya kendaraan segera istirahat supaya suhu rem turun dulu," ucapnya.

Lung Lung juga mengingatkan agar pengemudi tidak langsung menyiram air ke rem yang sedang panas. Perubahan suhu yang terjadi secara mendadak dapat merusak komponen pengereman.

"Kalau rem panas jangan langsung disiram air, karena material logamnya bisa kaget. Piringan rem bisa pecah atau bengkok," kata dia.

Untuk mengurangi risiko rem blong, pengemudi disarankan selalu mematuhi batas muatan yang ditetapkan pabrikan.

Selain itu, saat melewati turunan panjang sebaiknya memanfaatkan engine brake agar beban kerja rem berkurang dan suhu tetap terkendali.

Bagi kendaraan yang memang rutin digunakan membawa muatan berat, Lung Lung menyarankan pemilik mempertimbangkan peningkatan spesifikasi sistem pengereman agar lebih sesuai dengan kebutuhan penggunaan.

(Editor: Olahraga)

Konten Terkait
  • Cerita Damkar Karanganyar Evakuasi 5 Anak Kucing Berkat Laporan Seorang Ibu Hamil
  • Gempa M 5 Guncang Sukabumi
  • 2 Korban KM Nurul Salsa Tenggelam Sempat Mengapung Pakai Gabus Bareng 3 Mayat
  • Alat Berat Diturunkan untuk Evakuasi Korban Ledakan Perumahan di Medan
  • Studi Ungkap Mikroplastik Cemari Laut Dalam, Capai Kedalaman 2.000 Meter
  • Ditunjuk Jadi Direktur Sepakbola, "Misi Penebusan" Alfredo Vera di Persipura
  • Ada Dugaan Motif Pembunuhan Dalam Temuan Kerangka Manusia di Sukabumi, Polisi Bekuk Terduga Pelaku
  • Potret Warga Medan Antre BBM di Tengah Banjir, Pengendara Pilih Bertahan Berjam-jam
Konten Rekomendasi
  • Pramono Lantik 239 Pejabat Fungsional, Minta Tinggalkan Warisan Kinerja bagi Kemajuan Jakarta
  • Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Tarumajaya Bekasi, Pengedar Ditangkap
  • Ada Dugaan Motif Pembunuhan Dalam Temuan Kerangka Manusia di Sukabumi, Polisi Bekuk Terduga Pelaku
  • Anak 3 Tahun di Kota Serang Kecanduan Rokok, Kerap Pungut Puntung Lalu Diisap
  • 4 Zodiak yang Disebut Sering Memicu Rasa Iri Orang Lain, Ada Scorpio
  • Kisah Olé Olé, Lagu Perayaan yang Tak Sengaja Bertemu Piala Dunia dan Kini Incar Timnas Indonesia