Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Pesona Tanaman Mirip Bunga Bangkai di Bekasi yang Bikin Penasaran Warga!

Pesona Tanaman Mirip Bunga Bangkai di Bekasi yang Bikin Penasaran Warga

Waktu: 2026-08-04 16:40:24 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 308x

Warga Kranji, Kota Bekasi, dibuat penasaran dengan kemunculan tanaman yang bentuknya menyerupai bunga bangkai. Tanaman yang tumbuh di pekarangan rumah warga itu menarik perhatian karena memiliki kelopak besar dan tampilan tak biasa, tetapi tak mengeluarkan bau khas bunga bangkai.

Detikcom pun berkesampatan untuk melihat langsung bunga tersebut, di Jalan Lapangan Bola, Kranji, Kota Bekasi, Sabtu . Tanaman menyerupai bunga bangkai itu tampak tumbuh di sebuah pekarangan kontrakan warga. Tanaman itu tumbuh berdekatan dengan tanaman lainnya.

Sekilas, bentuknya memang mirip bunga bangkai. Tanaman itu memiliki kelopak berukuran besar dengan batang bunga yang menjulang di bagian tengah.

Meski begitu, tanaman tersebut tidak mengeluarkan bau busuk seperti bunga bangkai. Ukurannya pun tidak terlalu tinggi.

Pemilik tanaman, Warsini, mengatakan tanaman itu sebenarnya adalah pohon suweg. Bibitnya dibawa suaminya, Juari, dari kampung halamannya di Pacitan, Jawa Timur, lalu ditanam di pekarangan rumah.

"Itu ayahnya katanya nanam pohon suweg tuh. Bawa dari kampungnya Pacitan, Jawa Timur," ujar Warsini saat ditemui detikcom di kediamannya, Kranji, Kota Bekasi.

[Gambas:Instagram]

Awal Mula Pohon Suweg Mirip Bunga Bangkai

Warsini, menceritakan bahwa pohon itu ditanam oleh suaminya. Suaminya memang kerap menanam tanaman tersebut untuk dikonsumsi karena sejenis dengan talas.

"Ya ini kan udah lama nanam, udah bertahun-tahun. Bawa dari kampung, Pacitan," kata Warsini.

Ia banyak menanam bibit pohon suweg. Namun memang hanya satu pohon yang bunganya tumbuh mirip seperti bunga bangkai tersebut.

Bunga dari pohon suweg yang menyerupai bunga bangkai itu awal ditanam dua minggu lalu. Kemudian sekitar 3-4 hari setelahnya, Warsini mulai melihat keunikan dari tanaman itu.

Mulanya, kata dia, muncul kuncup atau tunas muda dari pohon tersebut. Lama kelamaan, kuncup itu pun mekar dan menampakkan kelopak bunga yang lebar.

Pada bagian tengahnya terdapat batang bunga. Sekilas tanaman itu benar-benar memiliki bentuk mirip seperti bunga bangkai.

"Udah dua mingguan sih saya melihatnya. Cuma mekarnya kan baru 3-4 hari kemarin. Mekar sendiri. Satu itu doang yang berbunga mah," jelas Warsini.

Tak Ada Bau Khas Bunga Bangkai

Meski bentuk suweg menyerupai bunga bangkai, Warsini mengaku tidak mencium bau menyengat dari tanaman tersebut. Warsini memilih membiarkan tanaman itu tetap tumbuh meski kini ramai menjadi perhatian warga.

"Nggak tahu sih. Orang di situ juga dekat sampah, ya bau nggak bau," kata dia.

"Diemin aja. Biarin aja dia hidup, ntar mati sendiri dia. Silakan aja ngelihat, orang kalau mau ini mah," tuturnya.

Lihat juga Video: Rela Izin Kerja Demi Lihat Bunga Bangkai Sumatera Mekar di California

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Mojtaba Khamenei Respons Trump Usai Disebut Tewas, Ejek AS Setan Besar
  • Kasus Dugaan Teror di Rumah Dinas Wabup Deli Serdang, Hasil Labfor Diumumkan Senin
  • Instagram Down Global, Pengguna di Indonesia Keluhkan Gagal Upload IG Story
  • Lalin di Sejumlah Ruas Jalan Arteri Jakarta Macet
  • Blok Masela dalam Angka: Efek Domino Investasi Rp 300 Triliun bagi Indonesia
  • Pemulihan Bencana, 3 Menteri Bergantian Datangi Tanah Gayo dalam Sepekan
  • Sejarah Candra Naya di Glodok, Pernah Jadi Sekolah hingga Tempat Kuliah
  • HRD BlueRay Siapkan 13 Amplop bagi Bea Cukai, Ada Isi Rp 5 M untuk Kode 'D'
Konten Rekomendasi
  • Asa Warga Tanimbar di Balik Proyek Blok Masela Rp 300 Triliun, Harapan Tak Sekadar Cerita
  • Spanyol Juara Dunia, Gimana Analisis Laga Final Vs Argentina?
  • Presiden To Lam Undang Prabowo Kunjungan Resmi ke Vietnam
  • Mitra MBG Ancam Mogok Massal Dapur MBG, BGN: Beri Kami Waktu
  • Jadwal Piala Presiden Elite 2026 Mulai 25 Juli, Persib Vs Arema Jadi Laga Pembuka
  • Kasus Kematian Pasien Anak di Pangkalpinang, Dokter Ratna Divonis Bebas