Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Jember, Satgas Selidiki Penyebabnya!

Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Jember, Satgas Selidiki Penyebabnya

Waktu: 2026-08-04 16:38:39 Sumber: Juniki Penulis: Wisata Dibaca: 938x

Menurut Fauzi, Bupati Jember menyayangkan terjadinya insiden yang kembali terjadi dalam program MBG.

"Bupati menginstruksikan agar penyelamatan korban menjadi prioritas utama. Seluruh korban harus mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik, dan seluruh biaya pengobatan ditanggung pemerintah," kata Fauzi, Kamis (16/7/2026).

Selain memastikan korban memperoleh penanganan medis, Pemkab Jember juga langsung melakukan langkah awal penyelidikan.

Fauzi mengatakan telah meminta Camat Bangsalsari turun ke lapangan memantau kondisi para korban sekaligus mengamankan sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan.

Sampel tersebut akan menjadi bahan pemeriksaan laboratorium untuk memastikan sumber pencemaran makanan.

Pagi tadi, kata dia, tim Satgas MBG turun langsung ke lokasi kejadian, meninjau dan mengumpulkan fakta di lokasi sekaligus mengidentifikasi penyebab pasti insiden.

"Kami ingin memastikan secara detail apa penyebab kejadian ini. Hasil investigasi nanti akan menjadi dasar evaluasi agar kasus serupa tidak kembali terjadi," terang Fauzi.

Kasus dugaan keracunan di Jember ini menambah daftar baru persoalan pelaksanaan program MBG.

Hasil investigasi laboratorium dan evaluasi terhadap proses penyediaan makanan oleh SPPG jadi hal penting untuk memastikan standar keamanan pangan benar-benar dijalankan.

Fauzi menegaskan bahwa penanganan terhadap korban tetap menjadi prioritas sembari menunggu hasil penyelidikan mengenai penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Purbaya dan DPR Berdebat soal Penempatan Rp 400 Triliun Dana SAL di Bank BUMN
  • Sekolah Rakyat 2026 Tampung 28.478 Siswa Baru dari Keluarga Miskin Ekstrem
  • Promo Superindo Hari Ini 18 Juli 2026, Telur Premium Mulai Rp 20.000-an
  • Siswi SD di Lampung Timur Jadi Korban Perundungan, LPAI: Guru Jangan Hanya Mengawasi di Dalam Kelas
  • Jamkrindo Catat Penjaminan Rp 139,6 Triliun hingga Juni 2026, Jangkau 2 Juta Pelaku Usaha
  • Pria Hendak Perkosa Karyawan Spa di Denpasar, Kabur Panjat Atap hingga Ditangkap Warga
  • Wanita Difabel di Jaksel Diperkosa hingga Hamil, Polisi Buru Pelaku
  • Instagram Down Global, Pengguna di Indonesia Keluhkan Gagal Upload IG Story
Konten Rekomendasi
  • Gerindra Tepis Hotman: Presiden Tak Pernah Intervensi Hukum
  • Bukan Uang, Artis yang Tampil di Final Piala Dunia 2026 dapat Honor yang Tak Ternilai
  • Menkum: Tarif Lepas WNI Hanya untuk 300 Orang, Apa yang Perlu Kita Resahkan?
  • Pemprov DKI Mulai Hentikan Open Dumping di Bantargebang pada 1 Agustus
  • Alasan Nama Bayi Muhammad MBG Subianto di Wonosobo Tak Bisa Dicantumkan di Akta Kelahiran
  • Disdukcapil Wonosobo Tawarkan 2 Alternatif Nama Bayi Muhammad MBG Subianto