Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Timnas Argentina di Ambang Sanksi Imbas Kibarkan Spanduk Las Malvinas!

Timnas Argentina di Ambang Sanksi Imbas Kibarkan Spanduk Las Malvinas

Waktu: 2026-08-04 16:39:23 Sumber: Juniki Penulis: Pendidikan Dibaca: 799x

Beberapa pemain Argentina terlihat membawa spanduk bernuansa politik terkait sengketa Kepulauan Falkland atau yang disebut Argentina sebagai Malvinas.

Dalam video dan foto yang beredar, bek Argentina Lisandro Martinez dan Giovani Lo Celso terlihat memegang spanduk bertuliskan "Las Malvinas Son Argentinas" atau "Falkland adalah milik Argentina".

Aksi tersebut viral di media sosial karena dianggap kontroversial dan berpotensi adanya hukuman dari FIFA seperti yang mereka dapat satu dekade lalu.

Arti Tulisan "Las Malvinas Son Argentinas"

Tulisan "Las Malvinas son Argentinas" merujuk pada Kepulauan Falkland atau Malvinas, wilayah yang masih menjadi sengketa antara Argentina dan Britania Raya.

Konflik memuncak pada Perang Falkland pada 1982 setelah Argentina mulai menginvasi kepulauan tersebut.

Perang yang berlangsung hingga Juni 1982 itu berakhir dengan kemenangan Britania Raya dan menewaskan ratusan prajurit dari kedua belah pihak. 

Meski hubungan diplomatik kembali terjalin pada 1989, Argentina hingga kini tetap mengklaim Malvinas sebagai wilayahnya.

Di sisi lain Britania Raya mempertahankan kedaulatan atas Falkland yang juga didukung mayoritas penduduk setempat.

Penyerang timnas Inggris, Harry Kane, dan rekan-rekan setimnya bereaksi setelah kalah dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Stadion Atlanta, Atlanta, pada 15 Juli 2026.AFP/ODD ANDERSEN Penyerang timnas Inggris, Harry Kane, dan rekan-rekan setimnya bereaksi setelah kalah dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Stadion Atlanta, Atlanta, pada 15 Juli 2026.

Bertentangan dengan Aturan FIFA

IFAB bersama FIFA rutin menindak tegas penggunaan simbol, slogan, dan bendera bernuansa politik di ajang sepak bola internasional.

"Peralatan tidak boleh memiliki slogan, pernyataan, atau gambar politik, agama, atau pribadi." 

"Pemain tidak boleh memperlihatkan pakaian dalam yang menampilkan slogan, pernyataan, atau gambar politik, agama, pribadi, atau iklan selain logo produsen," demikian bunyi buku peraturan IFAB.

"Untuk setiap pelanggaran, pemain dan/atau tim akan dikenai sanksi oleh penyelenggara kompetisi, asosiasi sepak bola nasional, atau FIFA."

Kejadian serupa sempat dilakukan oleh para pemain Argentina pada 2014 lalu saat membentangkan spanduk dengan tulisan yang sama sebelum pertandingan persahabatan melawan Slovenia.

FIFA akhirnya menjatuhkan denda kepada Asosiasi Sepak Bola Argentina sebesar 20.000 euro atau saat ini setara Rp400 juta.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Kerja Keras tapi Gaji Stagnan? Dosen USU Beri Analisis dan Solusinya
  • Guyon Cak Imin: PKB Lebih Jago dari Golkar di Mini Soccer, di Pemilu?
  • Kekeringan Mulai Melanda 14 Daerah di Jawa Tengah, Lebih dari 35.000 Jiwa Terdampak
  • I.League Rombak Kalender Kompetisi, League Cup Hadir Mulai November
  • Gelombang Panas Picu Kebakaran Hutan di Prancis, Rute Kereta Cepat Terganggu
  • BGN Lapor ke DPR: Bicara WTP BPK di Era Dadan hingga Ungkap Daftar Utang
  • Bayi Bernama MBG Tak Bisa Masuk KK, Cek Aturan Pemerintah Soal Nama
  • Pemerintah Tawarkan Proyek PLTS 100 GW ke Investor China
Konten Rekomendasi
  • Prajurit Korban Ledakan Gudang Amunisi Madiun Dirujuk ke Surabaya
  • Dinsos Kudus Asesmen Murid SD di Kampung Sosial, Sebut Belum Mengarah Eksploitasi Anak
  • TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi Madiun
  • Konflik Warga Dua Desa di Flores Timur Kembali Pecah, 2 Orang Tewas
  • Terbantu Harga Solar Rp 15.000, Nelayan: 70 Persen Pengeluaran Habis untuk BBM
  • Jangan Colok Kabel Cas ke HP Dulu Baru Adaptor ke Stopkontak, Ini Risikonya