Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Kenapa Pintu Masuk Museum Bahari Jakarta Terlihat Pendek?!

Kenapa Pintu Masuk Museum Bahari Jakarta Terlihat Pendek?

Waktu: 2026-08-04 17:19:18 Sumber: Juniki Penulis: Kesehatan Dibaca: 549x

Alasan pintu Museum Bahari tampak pendek

Terdampak penurunan tanah

Sekitar tahun 1900 hingga 1940-an, pintu masuk Museum Bahari masih sejajar dengan jalan di depannya. 

Saat itu, tembok yang menghadap ke jalan menjulang sekitar tiga hingga empat meter sehingga pintu masuk tampak tinggi.

Bahkan, masih terdapat ruang yang cukup tinggi di bagian atas pintu sehingga orang bertubuh tinggi pada masa itu, termasuk bangsa Belanda, dapat melintas dengan leluasa.

Seiring berjalannya waktu, kawasan pesisir Jakarta mengalami penurunan tanah yang disertai banjir berulang.

Kata Firman, untuk mengurangi dampaknya, permukaan tanah di sekitar Museum Bahari kemudian ditinggikan hingga sekitar 120 sentimeter.

Akibat peninggian tersebut, elevasi jalan saat ini lebih tinggi dibandingkan lantai asli bangunan museum. 

Oleh karena itu, pengunjung yang datang ke Museum Bahari harus menuruni anak tangga dari jalan raya sebelum memasuki area museum.

Museum BahariDok. Wikimedia Commons/Haryo Sutanto Museum Bahari

Perbedaan elevasi inilah yang membuat pintu Museum Bahari tampak lebih pendek dibandingkan kondisi aslinya pada masa lalu. 

Kendati demikian, struktur pintu dan bangunan tetap dipertahankan sebagai bagian dari pelestarian bangunan cagar budaya peninggalan VOC di kawasan Sunda Kelapa.

Tiket masuk Museum Bahari

Bagi yang berencana datang ke Museum Bahari, simak harga tiket masuknya berikut ini:

Tiket masuk Museum Bahari (per orang)

Selasa-Jumat:

Dewasa: Rp 10.000 per orangMahasiswa/pelajar: Rp 5.000 per orangWisatawan mancanegara: Rp 50.000 per orang

Sabtu-Minggu:

Dewasa: Rp 15.000 per orangMahasiswa/pelajar: Rp 5.000 per orangWisatawan mancanegara: Rp 50.000 per orang

Tiket masuk Museum Bahari (Grup minimal 30 orang)

Selasa-Jumat:

Dewasa: Rp 7.500 per orangMahasiswa/pelajar: Rp 3.750 per orangWisatawan mancanegara: Rp 50.000 per orang

Sabtu-Minggu:

Dewasa: Rp 11.250 per orangMahasiswa/pelajar: Rp 3.750 per orangWisatawan mancanegara: Rp 50.000 per orang

(Editor: Olahraga)

Konten Terkait
  • Saut Sebut Ada Pesan Tersirat Prabowo Agar KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
  • Primata Kunci Cegah Kepunahan Massal akibat Perubahan Iklim
  • Eks Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Dituntut 11 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp 31,9 M
  • Argentina Si Antagonis Piala Dunia, Kenapa Dibenci Banyak Orang?
  • Kisah Pilu Luluk Ilhana, "Single Mom" di Jepara yang Di-PHK gara-gara Ketiduran 2 Menit
  • Persela Luncurkan Brand Aparel Lokal, Bidik Kemandirian Finansial Klub
  • Pabrik Dupa di Kampung Bayur Tangerang Kebakaran, 50 Personel Damkar Dikerahkan
  • 80 Hektar Lahan Terbakar di Bengkalis Riau, Ratusan Petugas dan 3 Helikopter Dikerahkan
Konten Rekomendasi
  • Perkara Klakson Berujung Konflik Antar-tetangga hingga Digotong Paksa
  • Terlibatnya FBI dan Secret Service dalam Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Perannya
  • Prediksi Skor Robbie Gaspar untuk Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina, Jagokan Siapa?
  • Ajak Lulusan STIP Jakarta Jadi Guardians of Environtmen, Mendikti Bekali 4 Karakter
  • Kelanjutan Kasus Febrie Adriansyah, Polri Minta Masyarakat Percaya Pada Kejagung
  • Siapa dan Kenapa Slavko Vincic Dipilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina?