Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Pemuda Asal Subang Tenggelam di Waduk Jatiluhur Purwakarta, Hilang Saat Menyeberang ke Keramba!

Pemuda Asal Subang Tenggelam di Waduk Jatiluhur Purwakarta, Hilang Saat Menyeberang ke Keramba

Waktu: 2026-08-04 17:19:25 Sumber: Juniki Penulis: Berita Dibaca: 771x

Seorang pemuda asal Kabupaten Subang dilaporkan hilang tenggelam di perairan Waduk Jatiluhur, Kampung Pasirlaya, Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Kamis (16/7/2026) sore.

Hingga Jumat (17/7/2026), korban masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Korban diketahui bernama Riyanto (21), warga Dusun Karangmulya, Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.

Saat itu, Riyanto berenang dari keramba milik Ko Apin menuju keramba milik Ko Asuy yang berjarak sekitar 100 meter untuk menemui rekannya, Muhamad Rizki.

Korban sempat menggunakan potongan gabus sebagai alat bantu mengapung saat menyeberangi perairan waduk.

Namun, ketika berada di tengah perjalanan, ia melepaskan gabus tersebut dan melanjutkan renang tanpa alat bantu.

Tak lama berselang, Riyanto berteriak meminta pertolongan.

Muhamad Rizki yang berada di keramba tujuan awalnya mengira korban hanya bercanda sehingga tidak langsung memberikan bantuan.

Kasi Humas Polres Purwakarta, Iptu Tini Yutini, mengatakan saksi baru menyadari kondisi korban dalam bahaya setelah teriakan minta tolong terdengar berulang kali.

“Tak lama kemudian korban berteriak meminta tolong. Saksi yang semula mengira korban hanya bergurau akhirnya panik dan langsung berenang untuk memberikan pertolongan. Namun, saat saksi tiba di lokasi, korban sudah tenggelam dan tidak terlihat lagi,” ujar Tini, Jumat (17/7/2026).

Mengetahui korban hilang di bawah permukaan air, saksi segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas.

Laporan diterima sekitar pukul 18.00 WIB, kemudian personel Polres Purwakarta bersama warga melakukan pencarian awal di sekitar lokasi korban terakhir terlihat.

Petugas juga meminta keterangan sejumlah saksi dan berkoordinasi dengan Basarnas, BPBD, Satpolairud Polres Purwakarta, serta unsur Potensi SAR lainnya untuk mempercepat proses pencarian.

Namun, operasi pencarian pada Kamis malam belum dapat dilakukan secara optimal karena kondisi gelap dan minimnya penerangan di lokasi.

Tim SAR gabungan kemudian menghentikan sementara pencarian dan melanjutkannya pada Jumat pagi dengan memperluas area penyisiran di sekitar titik korban diduga tenggelam.

Hingga Jumat, Riyanto belum berhasil ditemukan.

Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dengan melibatkan personel Basarnas, BPBD, kepolisian, relawan, dan unsur Potensi SAR.

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • Riau Bhayangkara Run 2026: Berlari Melawan Karhutla
  • Dominasi Spanyol dan Final Piala Dunia yang Sarat Makna Politik
  • DPRD DKI Kawal Penerbitan Sertifikat Tanah PTSL yang Bertahun-tahun Tertunda
  • Sahabat Baik, Ayo Bantu Warga Sentak Dulang Dapatkan Air Bersih
  • Muatan Overload Bikin Rem Cepat Panas dan Berisiko Blong
  • Pria Asal Madiun Diduga Kabur Saat Ikut Tur di Korsel, Begini Kronologinya
  • Polda Sumsel Resmi Mengawali Pendidikan Bintara Polri, Diikuti 131 Siswa
  • PFII Dinilai Terlalu Obral Pajak, Kantong Penerimaan Negara Rawan Bocor
Konten Rekomendasi
  • Iran Batalkan Ujian Akhir SMA gegara Serangan AS
  • 4 Pelaku Penculikan Kacab Bank Ilham Divonis 8 Tahun Penjara
  • AS Naikkan Tarif Impor Brasil Jadi 25 Persen, Sengketa Dagang Memanas
  • Prabowo Sebut Menterinya Banyak yang Masuk RS karena Kerja Keras
  • MUI Hormati Putusan MK Soal Izin Tambang Tak Boleh Penunjukan Langsung
  • Gempa M 5,1 Guncang Peru, 5 Orang Tewas