Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs BMKG Ungkap Penyebab Bogor Hujan Usai Berhari-hari Kekeringan!

BMKG Ungkap Penyebab Bogor Hujan Usai Berhari-hari Kekeringan

Waktu: 2026-09-19 06:11:13 Sumber: Juniki Penulis: Olahraga Dibaca: 869x

Wilayah Bogor dan sekitarnya diguyur hujan deras semalam setelah berhari-hari mengalami kekeringan. BMKG menjelaskan penyebab fenomena hujan deras di Bogor saat musim kemarau yang sedang berlangsung.

"Bahwa hujan deras di Bogor terjadi akibat adanya gangguan atmosfer regional seperti Madden-Julian Oscillation , gelombang Kelvin, dan Rossby Ekuatorial yang memicu pertumbuhan awan hujan meski wilayah Jawa Barat sedang berada dalam musim kemarau. Fenomena ini bersifat sesaat dan tidak menandakan berakhirnya musim kemarau," kata Sekretaris Utama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Guswanto kepada wartawan, Minggu .

BMKG menyatakan seluruh Jawa Barat sudah memasuki musim kemarau sejak awal Juli 2026. Guswanto mengatakan curah hujan rata-rata berada di bawah 50 mm per dasarian atau 10 hari.

"Aktivitas MJO, gelombang Kelvin, dan Rossby Ekuatorial masih aktif melintasi wilayah Indonesia. Fenomena ini mendukung pembentukan awan hujan meski secara umum udara kering mendominasi," ujar Guswanto.

BMKG mencatat El Nino masih bertahan di Samudra Pasifik dengan indeks Nino 3.4 sebesar +1,25. Kondisi ini memperkuat tren berkurangnya curah hujan di Indonesia, termasuk Jawa Barat.

"Namun hujan lokal tetap bisa terjadi karena dinamika atmosfer regional," jelas Guswanto.

Guswanto mengatakan durasi hujan di Bogor kemarin berlangsung sekitar 1,5 jam di wilayah Cibinong, Bogor, setelah berhari-hari kering. Dia mengatakan warga menyambut gembira karena membantu meredakan kekeringan dan krisis air bersih.

Guswanto menekankan hujan yang terjadi di Bogor kemarin bukan menandakan akhir musim kemarau. Dia mengungkap potensi hujan yang masih bisa terjadi di Jawa Barat saat musim kemarau ini.

"Potensi hujan sporadis masih bisa terjadi di Jawa Barat hingga akhir Juli, namun secara umum curah hujan tetap rendah. Warga tetap perlu waspada kekeringan, karena distribusi air bersih masih menjadi kebutuhan utama di 13 kecamatan terdampak," ujarnya.

Hujan turun di sejumlah wilayah Bogor semalam. Sudah cukup lama Bogor tak diguyur hujan imbas musim kemarau.

Pantauan detikcom, hujan di wilayah Cibinong, Bogor, mulai turun Sabtu , sekitar pukul 20.00 WIB. Mulanya, hujan turun dengan intensitas rendah.

Tak sampai 10 menit, hujan dengan intensitas tinggi kemudian turun. Hujan berlangsung selama sekitar 1,5 jam hingga pukul 21.30 WIB.

Lihat juga Video Detik-detik Atap Terminal 3 Soetta Jebol saat Hujan Deras

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Prabowo Ungkap Indonesia Setop Impor Solar Mulai Juli 2026
  • Tren Aspal Halaman Depan Rumah di Eropa Perparah Dampak Cuaca Panas
  • 2 Korban Konflik Antardesa di Flores Timur Dirujuk ke Larantuka dan Lewoleba
  • Menpan RB Ingin KPI untuk ASN Berorientasi ke Masyarakat
  • Anggota DPR Dorong Edukasi Bahaya Ancaman Bom usai Teror di SDN Srengseng Sawah 15
  • 3.076 Satwa Liar Diamankan, Bakauheni Masih Jadi Jalur Rawan Penyelundupan
  • 12 Terdakwa Korupsi PUTR Batubara Divonis, Eks Kadis Dihukum 6 Tahun Penjara
  • Sembilan Kabupaten di Sumsel Siaga Karhutla, Musi Rawas Terbaru
Konten Rekomendasi
  • Polisi Amankan 8 Orang Usai Ojol Geruduk Kantor "Debt Collector" di Bandung, Kantor Akan Tutup
  • Bukayo Saka Jawab Keraguan Thomas Tuchel Usai Hattrick ke Gawang Perancis
  • Melawan Kekeringan NTT, Pemerintah Bangun Irigasi Air Tanah Berbasis Panel Surya
  • Jember Fashion Carnaval 2026 Bakal Digeler 24-26 Juli, Angkat Tema HEAL
  • "Suami Saya Berangkat dan Pulang Kerja Enggak Mandi", Cerita Warga Koceak Tangsel Dilanda Kekeringan
  • 3.076 Satwa Liar Diamankan, Bakauheni Masih Jadi Jalur Rawan Penyelundupan