Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Momok Tahunan Banjir di Kuta-Seminyak, Pemkab Badung Bangun Drainase dan Tambah Pompa Air!

Momok Tahunan Banjir di Kuta-Seminyak, Pemkab Badung Bangun Drainase dan Tambah Pompa Air

Waktu: 2026-08-04 17:20:47 Sumber: Juniki Penulis: Kesehatan Dibaca: 468x

Banjir yang kerap kali terjadi di kawasan Kuta dan Seminyak, Kabupaten Badung, saat musim hujan menjadi persoalan yang dikeluhkan warga dan wisatawan setiap tahun.

Genangan air kerap muncul di sejumlah ruas jalan, termasuk di kawasan Jalan Dewi Sri dan depan Kantor Kelurahan Seminyak.

Untuk mengurangi risiko banjir tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung membangun drainase pengendali banjir di Kecamatan Kuta dan menyiapkan penambahan pompa air berkapasitas besar di aliran Tukad Mati.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa banjir di kawasan Jalan Dewi Sri telah menjadi momok yang terjadi hampir setiap tahun saat musim hujan.

"Dulu, kami sudah sering turun memantau, tetapi baru sekarang bisa dikerjakan karena anggarannya baru tersedia di APBD Induk 2026, sehingga tahun ini baru bisa dieksekusi," kata Adi Arnawa, Minggu (19/7/2026).

"Mudah-mudahan dengan perbaikan drainase yang cukup lebar dan bagus, banjir yang sering terjadi di sepanjang Dewi Sri dan sekitarnya dapat diminimalisir. Harapan kita tentu secara rutin dapat melaksanakan normalisasi di aliran Tukad Mati," ujarnya lagi.

Pembangunan drainase tersebut mencakup pekerjaan pembuangan irigasi dan saluran pengendali banjir dengan total ruas yang ditangani sepanjang 6.330 meter.

Pemkab Badung juga akan menambah pompa air dengan kapasitas 30.000 liter per detik yang akan digunakan untuk memompa air dari aliran Tukad Mati menuju Teluk Benoa.

Adi Arnawa mengatakan, pembangunan infrastruktur pengendali banjir saja tidak cukup jika tidak diimbangi dengan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah.

"Saya minta masyarakat untuk tetap memilah sampah dan jangan membuang sampah sembarangan. Walaupun kita buat drainase sebesar apa pun dan sebaik apa pun, tapi kalau masyarakat masih tidak mendukung program kami, juga akan susah," katanya.

Dia menargetkan seluruh pekerjaan pengendalian banjir di kawasan Kuta dapat rampung pada November 2026, sehingga dapat berfungsi sebelum puncak musim hujan yang biasanya terjadi pada Desember.

Selain Kuta, Pemkab Badung juga akan menangani titik banjir di kawasan Seminyak, khususnya di depan Kantor Kelurahan Seminyak dan bekas Kantor BPBD Badung yang kerap tergenang saat hujan deras.

Proyek Masih Tunggu Studi Kelayakan Selesai

Untuk penanganan jangka panjang, menurut dia, Pemkab Badung berencana membangun embung sebagai penampung air dari wilayah utara.

Embung tersebut nantinya juga akan dimanfaatkan sebagai sumber air baku bagi Perumda Air Minum Tirta Mangutama.

"Kami akan kerjakan secara bertahap, kebetulan konsep kita nanti adalah membuat embung untuk menampung air yang dari utara," pungkasnya.

(Editor: Berita)

Konten Terkait
  • JHT Dicairkan Kena PPh, Apakah Peserta Bayar Pajak Dua Kali?
  • Lalin di Sejumlah Ruas Jalan Arteri Jakarta Macet
  • Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Teror Ancaman Bom ke SDN di Jaksel
  • Kasus Pengeroyokan Ojol di Samarinda Berakhir Damai, Korban Terima Ganti Pengobatan Rp 10 Juta
  • Siswa SMP di Bangkalan Diperkosa Tiga Pria, Diancam Pakai Celurit
  • Komisi IX DPR Minta BGN Beri Kepastian soal Moratorium Dapur Baru MBG
  • AS Lancarkan Serangan Terbaru, Trump Ingatkan Iran Bersikap Baik
  • Mendagri Minta Pemda & Dekranasda Identifikasi Potensi Kerajinan Wilayah
Konten Rekomendasi
  • Mengenal Perpustakaan Nyi Ageng Serang, Begini Cara Berkunjungnya
  • Gerebek Bengkel di Blitar, Polisi Temukan Rekannya Konsumsi Sabu
  • Gaya Zendaya dengan Anting Kuno Iran Ini Tuai Kritik Pedas
  • Iran Ogah Negosiasi Usai Digempur AS, Fokus Pertahanan Negara
  • Terungkap Modus Dugaan Penipuan Berkedok Tes TOEFL Saat MPLS di Yogyakarta, Begini Duduk Perkaranya
  • Berapa Harga Rumah Subsidi Sesuai Aturan Terbaru?