Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Kemensos-Bank Mandiri Dorong Pemberdayaan UMKM Desa Karanganyar Borobudur!

Kemensos-Bank Mandiri Dorong Pemberdayaan UMKM Desa Karanganyar Borobudur

Waktu: 2026-08-04 16:41:56 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 234x

Kementerian Sosial bersama Bank Mandiri mendorong pemberdayaan masyarakat Desa Karanganyar, Kec. Borobudur, Kabupaten Magelang. Upaya ini dilakukan melalui pemberian bantuan usaha sablon dari Kementerian Sosial, serta bantuan laptop dan pelatihan desain dari Bank Mandiri.

"Pada hari ini, untuk mendukung kelancaran program pemberdayaan sablon di Desa Karanganyar, Kemensos bersama Bank Mandiri berkolaborasi dengan Kepala Desa Karanganyar beserta masyarakat Karanganyar," ujar Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dalam keterangan tertulis, Sabtu .

Adapun Desa Karanganyar saat ini tengah mengembangkan potensi sebagai desa wisata. Terletak di dekat Candi Borobudur, desa wisata ini menawarkan wisata edukasi gerabah serta kuliner, kopi lokal dan produksi souvenir lokal.

Meski demikian, potensi tersebut belum berkembang dengan maksimal karena adanya keterbatasan modal, peralatan, keterampilan dan berbagai faktor lainnya.

Untuk memperkuat pemberdayaan UMKM, Kementerian Sosial menyalurkan bantuan berupa paket usaha sablon di Desa Karanganyar. Bantuan yang diberikan berupa 2 printer DTF, 2 oven curing/heat press, 1 roll kain teflon, 1 buah laptop, 1 paket alat peralatan sablon, 3 PET film, 5 tinta DTF, 5 liter bubuk perekat dan 120 kaos polos katun 24 S pada Februari 2026.

Bank Mandiri juga menyerahkan bantuan berupa satu buah laptop. Selain itu, Bank mandiri juga akan memberikan pelatihan desain dan digital marketing kepada masyarakat Desa Karanganyar agar produk mereka lebih variatif dan dipasarkan secara lebih luas.

Senior Vice President Bank Mandiri, Sri Dono Indarto mengaku bangga bisa berpartisipasi dalam upaya penguatan pemberdayaan di Desa Karanganyar.

"Alhamdulillah kami dari Bank Mandiri bisa berpartisipasi, dan tentunya kami juga sangat senang apabila bisa memperkuat pemberdayaan di masyarakat, khususnya di Sekitar Borobudur," katanya.

Dono berharap setelah mendapatkan bantuan, masyarakat sekitar bisa merasakan pengembangan dari segala ekosistem yang ada di Borobudur.

Sementara itu, Kepala Desa Karanganyar Suyatno mengungkapkan banyak warganya yang berprofesi sebagai penjual souvenir. Namun, mereka hanya mengambil barang dan menjualnya kembali.

Dengan peralatan sablon tersebut, Suyatno mengatakan warganya bisa memproduksi sendiri dan mendapatkan untung yang lebih besar. Karenanya, ia merasa bersyukur desanya mendapatkan bantuan usaha sablon.

"Terima kasih kepada Kementerian Sosial dan juga Bank Mandiri yang sudah ikut peduli kepada Desa kami untuk mengembangkan UMKM di bidang dan produksi kaos. Semoga ini bisa menjadi titik awal agar bisa menjadi kawasan produktif di Borobudur yang selama ini mereka pasif," pungkasnya.

(Editor: Bisnis)

Konten Terkait
  • Panglima TNI Sebut Pendampingan TNI AU Sumbang 45 Persen Target Produksi Gula Nasional 2026
  • BMKG Beberkan Penyebab Hujan Es di Krayan, Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Susulan
  • Polisi Uji Kandungan Air dan Gas di Gorong-gorong Cipayung Jaktim Usai Tiga Pekerja Tewas
  • Cak Imin Puji Sekjen Golkar Berani Kritik NU: Kita Sama-sama Tak Ingin NU Salah Jalan
  • Halte Kebon Sirih Arah Kota Akan Ditutup 3 Hari, TJ Siapkan Alternatif
  • IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 6.041, Saham RANS Melonjak 24,77 Persen
  • "Jangan Pernah Mendaki Hanya demi Konten" Ini Tips Aman Naik Gunung agar Pulang Selamat
  • Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Tersangka
Konten Rekomendasi
  • PHK Meningkat Sejak Juni 2026, Disnaker Kota Bandung Siapkan Langkah Antisipasi
  • Kunci Jawaban Latihan Pemahaman Modul 3 FPPN Topik 3, Kupas Tuntas Kode Etik Guru PPG 2025
  • Benarkah Keyless Lebih Aman? Ini Kata Ahli Kunci
  • Hadapi Kemarau hingga September, BPBD Sulsel Minta Warga Hemat Air dan Setop Bakar Sampah
  • Sekali Dayung, Tiga Kasus Korupsi Terlampaui
  • Fenomena Gunung Gundul di Korea Viral, Tarik Gen Z dan Turis Asing