Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Melihat Perjuangan Guru di Sukabumi, Lintasi Sungai Pakai Perahu Karet akibat Jembatan Putus!

Melihat Perjuangan Guru di Sukabumi, Lintasi Sungai Pakai Perahu Karet akibat Jembatan Putus

Waktu: 2026-09-19 06:18:12 Sumber: Juniki Penulis: Bisnis Dibaca: 308x

Guru dan murid di Sukabumi masih berjuang dengan susah payah untuk bisa sampai ke sekolah karena keterbatasan akses infrastruktur.

Sungai Cimandiri yang memiliki lebar sekitar 50 meter menjadi saksi bagaimana murid dan guru lalu lalang nyaris setiap hari menggunakan perahu karet demi sampai ke sekolah dan melaksanakan kewajibannya.

Jembatan tersebut merupakan akses penghubung wilayah Kecamatan Jampang Tengah dan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Herlina (46 tahun), guru di SDN Leuwidinding, mengaku bahwa ia bersama dengan beberapa rekan guru sudah sejak Desember 2025 lalu terpaksa melintas sungai menggunakan perahu karet untuk mencapai sekolah.

"Desember waktu libur itu infonya jembatan ini putus, setiap hari kami lewat sini karena ini akses jalan yang paling dekat," kata Herlina saat ditemui Kompas.com seusai ia melintas menggunakan perahu karet, Rabu (15/7/2026) siang.

Herlina melanjutkan, akses jembatan yang terputus itu merupakan jalan terdekat dirinya menuju ke sekolah.

Sebab, menurut Herlina, jika harus mengambil arah jalan lain, sangat jauh dan harus membayar ojek puluhan ribu.

"Kalau lewat pabrik semen juga bisa, tapi sangat jauh memutar dulu dan kalau naik ojek itu bayarnya Rp 60.000," ucap Herlina.

Herlina mengungkapkan bahwa saat melintas perahu karet tersebut dirinya selalu waswas dengan volume air sungai sebab jika dalam kondisi hujan, terkadang air sungai meluap.

Herlina juga berharap agar ada segera solusi pasti atas jembatan yang putus tersebut.

"Kalau untuk sekarang kan kemarau, jadi enggak terlalu khawatir, tapi kalau nanti musim hujan airnya meluap, ya jadi kami enggak bisa menyeberang dan khawatir naik airnya kalau ada hujan, itu khawatir enggak bisa lewat terpaksa memutar," tutur Herlina.

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Kantor Kemenag Wonogiri Siapkan Draf Penutupan Ponpes Manjung
  • 2 Penganiaya Ketua BPD Penolak Tambang Emas Ilegal Jadi Tersangka dan Ditahan
  • Terbantu Harga Solar Rp 15.000, Nelayan: 70 Persen Pengeluaran Habis untuk BBM
  • Saya Coba Asus Vivobook Go 14, Laptop "Ganteng" dengan Port Lengkap untuk Pelajar
  • Kritik Pedas Legenda Liverpool: Declan Rice Lebih Cocok Jadi Bek Tengah
  • Pesta Hidup Berseri Diramaikan 500 Peserta, Gaungkan Pentingnya Gaya Hidup Sehat
  • Meski Hukuman 27 Pelaku Pemerkosaan Anak di Sampang Bisa Diperberat, APH Diminta Cermat
  • Bank Jakarta Siapkan Transformasi Jaringan Cabang, Dimulai dari KCP Kebayoran Park
Konten Rekomendasi
  • Untuk Pertama Kali, Sinar-X Berhasil Digunakan di Luar Angkasa
  • ORI030 Laris Manis, Pemerintah Tambah Kuota Jadi Rp 30 Triliun
  • Regulasi U23 Dicabut, Persib Perpanjang Kontrak Kakang Rudianto
  • Daftar Lokasi Kantong Parkir Konser Akbar Monas 2026
  • BRIN Diminta Prabowo Cari Sumber Air Baru, Antisipasi Dampak Perubahan Iklim
  • Sederet Masalah Ponpes Manjung Wonogiri: Dari Overkapasitas, Kasus Bullying hingga Pendiri Tersangka Pelecehan