Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Patroli Gabungan, Petugas Tutup 20 Lubang Tambang Emas Ilegal di Kawasan PT Antam Bogor!

Patroli Gabungan, Petugas Tutup 20 Lubang Tambang Emas Ilegal di Kawasan PT Antam Bogor

Waktu: 2026-09-19 06:10:52 Sumber: Juniki Penulis: Kesehatan Dibaca: 936x

Tim gabungan menggelar patroli Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan PT Antam, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Hasilnya, ditemukan puluhan akses tambang emas ilegal dan langsung ditutup.

Corporate Secretary PT Antam Wisnu Danandi mengatakan, operasi yang melibatkan 118 personel gabungan seperti TNI, Polres Bogor, Polda Jawa Barat, Denpom, Satpol PP, Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Perhutanan Sosial Pabangbon dan aparatur wilayah ini digelar pada 15-17 Juli 2026.

"Selama tiga hari pelaksanaan, tim gabungan melakukan penyisiran pada sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas PETI di kawasan IUP Pongkor," kata Wisnu dalam keterangannya, Sabtu (18/7/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas melakukan penutupan akses tambang ilegal, merusak lubang tambang yang masih aktif digunakan, serta menertibkan berbagai fasilitas penunjang aktivitas pertambangan tanpa izin.

Hasil operasi mencatat, penutupan 20 akses tambang ilegal, penertiban 21 gubuk, 17 dudukan gelundung, serta pengamanan sejumlah peralatan yang diduga digunakan dalam aktivitas penambangan ilegal.

"Patroli terpadu ini merupakan bentuk nyata sinergi Antam bersama aparat penegak hukum dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan kawasan IUP Pongkor," ungkapnya.

Wisnu menegaskan, bahwa penyelesaian persoalan penambang ilegal tidak hanya mengedepankan aspek penegakan hukum, tetapi juga memerlukan pendekatan yang komprehensif melalui edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan kolaborasi lintas sektor.

"Penanganan aktivitas pertambangan tanpa izin membutuhkan sinergi yang berkesinambungan. Selain penertiban, diperlukan pula upaya edukasi kepada masyarakat, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan kemitraan dengan seluruh pemangku kepentingan agar tercipta solusi yang berkelanjutan," tambahnya.

Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan patroli terpadu secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan kawasan IUP Pongkor yang merupakan objek vital nasional.

Sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya mineral yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta prinsip pertambangan yang baik.

"Kami mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Upaya penanganan PETI memerlukan kerja sama yang berkelanjutan agar keselamatan masyarakat, kelestarian lingkungan, dan keberlangsungan operasional pertambangan dapat terus terjaga," katanya. 

(Editor: Hiburan)

Konten Terkait
  • 13 Kecamatan di Kabupaten Bogor Terdampak Kekeringan, Ini Rinciannya
  • Mentan Lapor ke Prabowo Petani Sudah Tak Menjerit Lagi Usai Impor Tetes Tebu Dihentikan
  • Lagi, KPK Amankan Dua Koper Hitam dari Ruangan Kepala BPKAD Sukoharjo
  • 6 Contoh Jawaban Inspirasi Baru dari Tindak Lanjut PMM
  • 16,3 Juta Wisatawan Datang ke Bali Sepanjang 2025, Macet Jadi Ancaman
  • Skenario Keji Anak Angkat di Nganjuk, Jadi Otak Pembunuhan Ayah, Jasadnya Dikubur di Samping Rumah
  • DBS Optimistis Pasar Saham RI Bangkit, IHSG Diproyeksi Menuju 8.000 di Akhir Tahun
  • 12 Terdakwa Korupsi PUTR Batubara Divonis, Eks Kadis Dihukum 6 Tahun Penjara
Konten Rekomendasi
  • Waka Komisi III DPR Kritik Hotman soal Febrie: Gak Usah Bawa-bawa Presiden
  • Paradoks Akreditasi Kampus di Era Disrupsi
  • Rooney Minta Timnas Inggris Pertahankan Tuchel, Kecuali Pep Guardiola Datang
  • Persebaya Tutup HUT ke-99 dengan Tribute Emosional untuk Andie Peci dan Eri Irianto
  • Gerindra Tepis Hotman: Presiden Tak Pernah Intervensi Hukum
  • Intip Paspor Pelaut Zaman Belanda di Museum Bahari Jakarta, Sejak 1939