Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Argentina Gagal Juara Piala Dunia, Suporter Bentrok dengan Polisi!

Argentina Gagal Juara Piala Dunia, Suporter Bentrok dengan Polisi

Waktu: 2026-08-04 16:39:00 Sumber: Juniki Penulis: Otomotif Dibaca: 120x

Kericuhan pecah di Buenos Aires, ibu kota Argentina, menyusul kekalahan timnas sepak bola negara tersebut dari Spanyol dalam final Piala Dunia 2026. Para suporter bola terlibat bentrokan sengit dengan para personel kepolisian di jalanan Buenos Aires, yang berujung penangkapan belasan orang.

Ribuan orang berkumpul di jalanan ibu kota Argentina untuk menghadiri nonton bareng pertandingan final Piala Dunia pada Minggu . Mereka berharap dapat melihat Lionel Messi dan rekan-rekannya mempertahankan trofi Piala Dunia, namun ternyata mereka harus menelan kekecewaan mendalam.

Timnas Argentina kalah dari Spanyol dengan skor 0-1 dalam pertandingan final yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat .

Suasana di Buenos Aires, yang berpenduduk 3 juta jiwa, seperti dilansir Mirror.co.uk dan The Sun, Senin , sebenarnya berlangsung cukup kondusif, sebelum kerusuhan pecah antara polisi yang menjaga keamanan dan suporter bola yang kecewa pada Minggu malam, sekitar pukul 23.45 waktu setempat.

Laporan surat kabar Argentina, Infobae, menyebutkan bahwa bentrokan terjadi di sekitar Obelisk, monumen nasional yang menjadi lokasi acara-acara penting, ketika sekelompok suporter bola berusaha menerobos pagar barikade yang dipasang untuk melindungi monumen setinggi 67,5 meter tersebut.

Kekacauan kemudian berlangsung selama 20 menit, sebut Infobae dalam laporannya, menyusul aksi "sekelompok besar" orang yang mulai melemparkan botol-botol kaca dan benda-benda lainnya ke arah para polisi.

Polisi merespons dengan menembakkan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan kerumunan orang yang marah.

Infobae melaporkan bahwa "setidaknya" 15 orang telah ditangkap oleh polisi terkait kerusuhan di Buenos Aires tersebut.

Beberapa warga sipil dan personel kepolisian dilaporkan luka-luka akibat bentrokan yang terjadi, namun kondisi para korban luka tidak diketahui secara jelas.

Dilaporkan media-media lokal bahwa setidaknya tujuh polisi mengalami luka parah dalam bentrokan tersebut. Sedangkan beberapa orang lainnya, termasuk seorang pria yang ditendang di bagian wajah oleh salah satu perusuh, mengalami luka-luka.

Bentrokan mereda ketika para personel kepolisian bergerak maju dari ruas Jalan Corrientes ke Jalan Belgrano dan terus bergerak ke selatan melalui area kota, yang membuat kerumunan orang yang memenuhi area-area tersebut bergerak mundur.

Foto-foto yang dipublikasikan oleh media menunjukkan puing-puing berserakan di jalanan ibu kota Argentina. Salah satu foto menampilkan polisi antihuru-hara yang membawa tameng dan pentungan menyerbu jalanan yang dipenuhi puing-puing tersebut.

Sebuah foto lainnya menunjukkan seorang polisi sedang menendang seorang suporter Argentina yang tergeletak di atas jalanan.

Lihat juga Video 'Argentina Gagal Juara Piala Dunia, Fansnya Rusuh di Buenos Aires':

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Perbankan dapat Kucuran Dana SAL, Mengapa Kredit UMKM Masih Lesu?
  • MBG Watch Sebut Penerima MBG Mestinya Hanya 26 Juta Orang
  • Absen 18 Tahun, Peterpan Hibur Fans Malaysia lewat Konser The Journey Continues
  • 6 Maskapai Akan Terbang dari Bandara Husein Sastranegara, Ini Rutenya
  • 4 Hari Bertahan di Laut, Bocah Korban KM Nurul Salsa Saksikan Ibunya Meninggal di Atas Pelampung
  • Trump Sudah Tak Peduli Kesepakatan Damai dengan Iran
  • KPK Jadwalkan Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi Pekan Ini
  • Waka MPR: Pemanfaatan AI bagi Disabilitas Bagian Amanat Konstitusi
Konten Rekomendasi
  • Kapal Tanker Meledak-Terbakar di Selat Hormuz, Awaknya Selamat
  • Polisi Kembali Periksa Ketua DPRD TTU Terkait Kasus Intimidasi terhadap Dokter Icha
  • Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Praperadilan Lagi, KPK Bilang Begini
  • Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Surabaya Buka Layanan Hotline untuk Memudahkan Warga Mengadu
  • Mahasiswa King's College London Minta RUU Perampasan Aset Dibahas Secara Cermat
  • Merapi Belum Aman Didaki, BPPTKG Ungkap Risiko Erupsi Eksplosif