Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Persela Luncurkan Brand Aparel Lokal, Bidik Kemandirian Finansial Klub!

Persela Luncurkan Brand Aparel Lokal, Bidik Kemandirian Finansial Klub

Waktu: 2026-09-19 06:12:18 Sumber: Juniki Penulis: Berita Dibaca: 592x

Manajemen menaruh target serius untuk menjadikan unit bisnis apparel ini sebagai salah satu tulang punggung yang menyumbang pendapatan serta menopang kebutuhan finansial klub secara jangka panjang.

"Kami sangat serius untuk menjadikan bisnis apparel ini sebagai lini bisnis yang berkontribusi nyata bagi finance Persela. Melalui Octagon, kami ingin mengoptimalkan potensi pasar yang besar dari basis suporter kami dan mengalokasikannya langsung untuk operasional tim," ujar Praditya dalam konferensi pers di Stadion Surajaya, Minggu.

Demi menjaga kualitas dan daya tarik visual produk, manajemen Persela tidak main-main dalam proses produksi.

Manajemen Persela Lamongan resmi menggandeng brand apparel lokal, Octagon, sebagai penyedia perlengkapan olahraga resmi tim untuk mengarungi kompetisi musim Pegadaian Championship 2026-2027. Octagon sendiri menggandeng Fajar Yerusalem, desainer spesialis apparel olahraga kenamaan di Indonesia untuk merancang seluruh jajaran jersei dan perlengkapan resmi Persela Lamongan.KOMPAS.com/Eko Nur Syahputro Manajemen Persela Lamongan resmi menggandeng brand apparel lokal, Octagon, sebagai penyedia perlengkapan olahraga resmi tim untuk mengarungi kompetisi musim Pegadaian Championship 2026-2027. Octagon sendiri menggandeng Fajar Yerusalem, desainer spesialis apparel olahraga kenamaan di Indonesia untuk merancang seluruh jajaran jersei dan perlengkapan resmi Persela Lamongan.

Octagon menggandeng Fajar Yerusalem, desainer spesialis apparel olahraga kenamaan di Indonesia, yang dipercaya khusus untuk merancang seluruh jajaran jersei dan perlengkapan resmi Persela Lamongan.

Sentuhan desainer nasional ini diharapkan mampu mendongkrak nilai jual produk tanpa kehilangan identitas lokal khas Lamongan.

Manajemen Persela mematok target penjualan yang cukup tinggi untuk pasar apparel musim ini, yakni berada di kisaran 35.000 hingga 45.000 buah produk terjual ke tangan konsumen.

Praditya mengakui, pada musim-musim sebelumnya proses pendistribusian produk merchandise resmi Persela dinilai masih kurang maksimal sehingga belum mampu menjangkau seluruh lapisan pendukung.

Belajar dari evaluasi tersebut, manajemen kini berfokus pada pembenahan sistem dan pembentukan saluran distribusi yang lebih terintegrasi.

Direktur Bisnis Persela Praditya Aditya KOMPAS.com/Eko Nur Syahputro Direktur Bisnis Persela Praditya Aditya

"Pembelian nantinya bisa dilakukan secara langsung di official store maupun lewat sistem online. Kami menyadari pendistribusian yang lalu kurang maksimal, maka sekarang kami membentuk dan memperkuat saluran distribusinya agar semua kelompok suporter bisa menjangkaunya dengan mudah," tutur Praditya menambahkan.

Langkah perbaikan tersebut dibuktikan dengan kesiapan distribution channel yang matang serta dimulainya realisasi investasi di sektor ini. Langkah manajemen yang mulai mandiri mengelola ekosistem bisnis sepak bola ini mendapat sambutan hangat dari kelompok suporter setia mereka, LA Mania.

Perwakilan suporter Persela, Frans, menyatakan dukungan penuhnya terhadap langkah manajemen yang meluncurkan Octagon.

Menurutnya, kelompok suporter LA Mania sudah siap memborong jersei resmi Persela sebagai bentuk kontribusi nyata untuk mendukung finansial klub kesayangan mereka secara legal dan langsung.

 

(Editor: Olahraga)

Konten Terkait
  • Wamensos Bawa Pesan Prabowo ke Ratusan Siswa Baru Sekolah Rakyat di Semarang
  • Gelombang Panas Bikin 57 Juta Hektar Hutan Tropis Kehilangan Kemampuan Fotosintesis
  • Terima Ancaman dan Doxing Usai Komentari Mutasi Pegawai Kementerian PU, Dosen UGM Kirim Somasi
  • MUI Hormati Putusan MK Soal Izin Tambang Tak Boleh Penunjukan Langsung
  • Mengapa Negara Perlu Berikan Dana Bantuan Korban Kekerasan Seksual?
  • Raih Sepatu Emas, Mbappe Tinggal di Kawasan Super Eksklusif Madrid
  • Wapres AS Sebut Ada Pihak di Israel yang Ingin Perang Terus Berlanjut
  • Yogyakarta Masih Butuh 380 Becak Listrik, Pemkot Siapkan Anggaran hingga Rp 15 Miliar
Konten Rekomendasi
  • Isak Tangis Warnai Evakuasi Korban Ledakan Gudang Amunisi Gupusmu Madiun
  • Dinsos Kudus Asesmen Murid SD di Kampung Sosial, Sebut Belum Mengarah Eksploitasi Anak
  • Kata Pengacara soal Don Ritto: Pakai Rumah Sentul hingga Simpan Emas 74 Kg
  • NORAD Terapkan Pembatasan Terbang saat Final Piala Dunia 2026
  • IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 1,10 Persen ke 6.175,53
  • Nilai Tukar Rupiah ke Dollar AS 18 Juli 2026 di Bank Mandiri, BCA, dan BNI