Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Biaya Body Repair Mobil per Panel dan Sol-solan!

Biaya Body Repair Mobil per Panel dan Sol-solan

Waktu: 2026-08-04 17:19:56 Sumber: Juniki Penulis: Bisnis Dibaca: 675x

"Kalau cuma satu panel, biayanya sekitar Rp 500.000 sampai Rp 700.000, karena memang hanya satu panel. Tergantung juga tingkat kerusakannya," kata Aldi kepada Kompas.com, belum lama ini.

Reynaldi, pemilik ACM Body RepairKOMPAS.com/Gilang Reynaldi, pemilik ACM Body Repair

Menurut dia, biaya per panel biasanya menjadi lebih murah apabila ada beberapa bagian mobil yang diperbaiki sekaligus. Sebab, proses pengerjaan bisa dilakukan secara bersamaan sehingga lebih efisien.

Selain pengecatan satu panel, tersedia pula layanan spot repair atau sol-solan untuk memperbaiki kerusakan ringan pada area tertentu tanpa mengecat satu panel secara penuh.

"Makin banyak panel yang dikerjakan, biasanya harga per panel jadi lebih murah. Untuk pekerjaan sol-solan (spot repair), kami mulai dari Rp 350.000. Harganya bisa lebih tinggi, tergantung berapa banyak bagian yang disol," ujarnya.

Lama Pengerjaan

Selain biaya, pemilik kendaraan juga perlu mempertimbangkan waktu pengerjaan. Durasinya bisa berbeda-beda, tergantung tingkat kerusakan dan jumlah panel yang harus diperbaiki.

Untuk lecet ringan, proses perbaikan umumnya membutuhkan waktu beberapa hari. Namun, apabila kerusakan sangat ringan, pekerjaan bisa selesai lebih cepat.

ACM Body RepairKOMPAS.com/Gilang ACM Body Repair

"Kalau lama pengerjaan, tergantung tingkat kerusakannya juga. Untuk lecet-lecet ringan, biasanya minimal tiga hari. Tapi ada juga yang bisa selesai dalam sehari kalau kerusakannya memang ringan," kata Aldi.

Sementara itu, apabila hanya satu panel yang diperbaiki, mobil berpotensi selesai dalam waktu satu hari.

Namun, jika kerusakan mencakup dua hingga tiga panel, waktu pengerjaan biasanya bertambah menjadi sekitar tiga hari.

"Kalau satu panel, paling cepat bisa selesai dalam sehari. Kalau dua sampai tiga panel, biasanya sekitar tiga hari. Jadi, semuanya tergantung jumlah panel yang dikerjakan dan tingkat kerusakannya," ujar Aldi.

ACM Body RepairKOMPAS.com/Gilang ACM Body Repair

Tidak Bisa Buru-buru

Aldi mengatakan, jika sedang penuh pihaknya bisa menolak order dari konsumen.

"Pernah. Bahkan cukup sering kami menolak pekerjaan. Alasannya biasanya karena waktu yang diminta pelanggan terlalu singkat atau kondisi mobilnya sudah terlalu parah," kata Aldi.

Sebab menurut Aldi, perbaikan bodi mobil bukan sekadar menghilangkan penyok atau mengecat ulang panel yang rusak.

Pada kendaraan dengan kerusakan berat, proses pengerjaan melibatkan berbagai tahapan yang tidak bisa dipercepat.

"Kalau kerusakannya berat, proses perbaikannya tidak bisa dipaksakan cepat. Kami harus melibatkan tukang las, tukang ketok, hingga teknisi lainnya. Semua proses itu membutuhkan waktu," ujarnya.

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Jadwal KRL Jogja-Solo pada 21, 22, dan 23 Juli 2026, Lengkap dari Tugu ke Palur
  • 5 Bintang Piala Dunia yang Menikahi Cinta Pertamanya, Ada Messi
  • 3 Zodiak yang Diprediksi Beruntung pada 19 Juli 2026, Ada Aries
  • Polri Jelaskan Alasan Tetapkan Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Meski Belum Pernah Diperiksa
  • Kebakaran Pabrik Sandal Karanganyar, Tujuh Orang Berhasil Evakuasi Mandiri
  • Pemerintah Buka Opsi Penerima MBG Hanya dari Desil Bawah
  • DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk Awasi Kepatuhan Pajak
  • Cegah Korupsi dan Sengketa Hukum, Bupati Bulungan Bekali 74 Kepala Desa lewat Retreat Kepemimpinan
Konten Rekomendasi
  • Jawab Tantangan Tumbuh Kembang Anak dengan Kolaborasi Lintas Ahli
  • Jangan Simpan Motor Listrik di Tempat Panas dan Lembab, Ini Alasannya
  • BYD M6 DM Catat Efisiensi Lebih dari 81 KM per Liter di Jalur Surabaya-Prigen, Lengkapi Uji Konsistensi Teknologi DM
  • Dedi Mulyadi Nilai Dana BOS Sudah Cukup, SPP SMA/SMK Negeri Tak Perlu Diaktifkan Lagi
  • Richard Lee Pingsan di Lapas, Kuasa Hukum Ungkap Penyebabnya
  • 7 Bintang Kejutan di Piala Dunia 2026: Dari Vozinha hingga Djed Spence