Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Diduga Angkut BBM Ilegal, Minibus Meledak dan Hanguskan Dua Rumah di Polewali Mandar!

Diduga Angkut BBM Ilegal, Minibus Meledak dan Hanguskan Dua Rumah di Polewali Mandar

Waktu: 2026-08-04 17:20:46 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 454x

Muncul dugaan bahwa hal ini terjadi karena minibus tersebut sengaja dimodifikasi untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM) ilegal dalam jumlah besar. Alhasil, muatan zat cair mudah terbakar itu membuat api sangat sulit dipadamkan dan menyebar cepat ke bangunan sekitar.

Warga setempat sempat berupaya bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun besarnya kobaran api membuat upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Dalam hitungan menit, api menjalar dan meludeskan dua rumah warga serta minibus yang menjadi titik awal kemunculan api. Selain itu, satu rumah lainnya mengalami kerusakan sedang akibat terpapar panasnya kobaran api.

Risiko Ledakan Tinggi

Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polewali Mandar yang menerima laporan darurat segera menerjunkan tiga unit armada truk pemadam beserta 12 personel terlatih ke lokasi. Proses lokalisir dan pemadaman berlangsung intensif selama kurang lebih 50 menit.

Kepala UPTD Damkar Polman, Muhammad Imran, menjelaskan bahwa timnya menghadapi tantangan dan risiko keselamatan yang sangat besar saat melakukan upaya pemadaman di lapangan.

"Dalam proses pemadaman, kami menghadapi sejumlah kendala, terutama tingginya risiko ledakan akibat adanya muatan bahan bakar minyak di dalam kendaraan tersebut. Untuk mengendalikannya, kami menerapkan teknik pendinginan, penyelimutan, lokalisir, hingga memutus rantai unsur api agar kobaran tidak meluas lebih jauh," ujar Imran saat dikonfirmasi pada Minggu (19/7/2026).

Polisi Selidiki Praktik Pengangkutan BBM Ilegal

Beruntung, tidak ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden kebakaran di dekat fasilitas pengisian bahan bakar tersebut.

Kendati demikian, kerugian materiil yang diderita pemilik bangunan dan kendaraan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Saat ini, seluruh area lokasi kejadian telah dipasangi garis pengamanan oleh pihak kepolisian setempat guna sterilisasi TKP.

Aparat penegak hukum tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti korsleting atau pemicu awal kebakaran, termasuk mendalami unsur pidana terkait dugaan adanya aktivitas pengangkutan BBM ilegal yang menjadi pemicu utama besarnya kobaran api.

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Polda Sumsel Resmi Mengawali Pendidikan Bintara Polri, Diikuti 131 Siswa
  • Peneror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Tak Sangka Pesannya Bikin Heboh, Kini Menyesal
  • Menolak Lupa ala Argentina dan Pengalaman Indonesia
  • AS dan Iran Kembali Saling Serang, Selat Hormuz Nyaris Lumpuh
  • Dedi Mulyadi Pilih Benahi Masalah Jabar daripada Ganti Nama Jadi Tatar Sunda
  • 3 Hal Paling Dinantikan dari A Shop For Killers 2
  • IHSG Menguat ke 6.108, Investor Asing Catat Net Buy Rp 283 Miliar
  • Pelajaran dari (Populisme) Argentina
Konten Rekomendasi
  • Brimob Polda Metro Sterilisasi Tenis Indoor Senayan, Amankan Konser Mitski
  • Spesialis Maling Motor Bersenpi Ditangkap Polisi, Sudah Beraksi 20 Kali di Jaksel
  • Prilly Latuconsina Liburan ke Kalibiru, Angin Segar untuk Wisata Kulon Progo
  • Resep Telur Puyuh Kecap Ala Korea, Lauk Sederhana dengan Bumbu Meresap
  • Rekrutmen Tamtama TNI AL 2026 Masih Dibuka, Lulusan SMA Bisa Daftar
  • Regulasi Baru MotoGP 2027, Marquez Yakin Bisa Pecahkan Rekor