Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Warga Pamekasan Mulai Kesulitan Air Bersih, BPBD Belum Salurkan Bantuan!

Warga Pamekasan Mulai Kesulitan Air Bersih, BPBD Belum Salurkan Bantuan

Waktu: 2026-08-04 16:39:37 Sumber: Juniki Penulis: Bisnis Dibaca: 907x

Dia menyampaikan, air bersih sudah minim sejak sebulan terakhir, tapi belakangan ini makin parah. Akibatnya, banyak warga harus beli air bersih.

"Untuk masak saja kita sulit. Kalau untuk mandi mungkin kita masih menahan diri bisa cari meski sedikit," katanya.

Dia berharap segera ada bantuan air bersih dari pemerintah.

Sebab, harga air bersih cukup mahal. Yakni, Rp 100.000 hingga Rp 120.000 per tangki.

"Kalau bagi yang punya uang bisa beli. Tapi bagi yang kurang mampu terpaksa menunggu bantuan," ucapnya.

Warga lainnya, Alfian mengatakan, masjid di Desa Ambat tak lagi mendapatkan penyaluran air bersih. Pengurus masjid harus membeli air bersih untuk kebutuhan jemaah.

"Seminggu terakhir air semakin sulit. Di masjid sini sudah banyak beli," ucapnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Achmad Zainullah mengaku belum melakukan dropping air karena masih mendata daerah kekeringan.

"Kami masih proses pendataan, belum tuntas," ucapnya.

Dia menjelaskan, dropping air akan dilakukan setelah pendataan selesai. Data tersebut sebagai acuan BPBD untuk mengajukan anggaran penyaluran air bersih.

Total ada 76 desa tersebar di 13 kecamatan yang rawan terjadi kekeringan di Kabupaten Pamekasan. Empat kecamatan mengalami kering kritis, di antaranya di Kecamatan Waru, Batumarmar, Palengaan dan Kecamatan Pasean.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Siswa SMP di Bangkalan Diperkosa Tiga Pria, Diancam Pakai Celurit
  • Polisi Selidiki Kematian Pengacara yang Jatuh dari Lantai 46 Apartemen
  • Sungai Kampar di Riau Tercemar Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Walhi: Aparat Harus Cepat Bertindak
  • Anggota Komisi III DPR: Penetapan Tersangka Febrie Tak Harus Izin Presiden
  • Mendagri Minta Kepala Daerah Introspeksi Usai 11 Bupati-Wali Kota Kena OTT
  • 3 Aktor Intelektual Culik-Bunuh Kacab Bank Ilham Divonis 10-13 Tahun Penjara
  • FDA Izinkan 20 Varian ZYN Dipasarkan dengan Klaim Risiko Rendah dari Rokok
  • Buntut Kericuhan Pascalaga Spanyol vs Argentina, FIFA Buka Penyelidikan
Konten Rekomendasi
  • Pengendara yang Nekat Lewat Trotoar Daan Mogot Jakbar Bakal Ditilang ETLE
  • Duduk Perkara Polisi di Wonogiri Kirim Foto Cabul ke Anak Teman Sejawat, Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat
  • Viral Wanita Diperkosa Ayah dan Paman di Bekasi, Polisi Selidiki
  • Duduk Perkara Polisi di Wonogiri Kirim Foto Cabul ke Anak Teman Sejawat, Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat
  • Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 21 Juli 2026, Cek Keberangkatan Pertama hingga Terakhir
  • Urai Kepadatan Ketapang-Gilimanuk, Menhub Optimalkan Pelabuhan Tanjung Wangi dan Celukan Bawang