Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Momen Menkeu Purbaya dan Gubernur DIY Sultan HB X Keliling Alkid Jajal Becak Listrik!

Momen Menkeu Purbaya dan Gubernur DIY Sultan HB X Keliling Alkid Jajal Becak Listrik

Waktu: 2026-09-19 06:17:59 Sumber: Juniki Penulis: Bisnis Dibaca: 868x

Pemandangan unik tampak di Alun-alun Kidul (Alkid) Kota Yogyakarta, Kamis (16/7/2026) sore.

Pasalnya, Menteri Keuangan Purbaya dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjajal Becak Kayuh Listrik Wisata (Bekalista).

Setelah upaya penyerahan seremonial 15 Bekalista kepada pengayuh becak, kedua tokoh itu lalu berjalan menuju becak listrik yang sudah disiapkan.

Total bantuan hibah becak listrik disalurkan melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dengan 80 unit becak listrik untuk para pengemudi becak di Yogyakarta sebagai bagian dari penguatan ekonomi "wong cilik".

Di sisi kanan dan kiri jalan, tampak siswa-siswa dari SMK Negeri 3 Yogyakarta dan warga sekitar sudah berkumpul.

Tampak Purbaya dan Sultan HB X duduk di becak listrik yang berbeda berada di depan barisan.

Modernisasi transportasi tradisional

Dengan senyum sumringah, keduanya melambaikan tangan menyapa warga dan pelaku UMKM yang ada di sekitar Alkid.

Purbaya menyampaikan bantuan becak listrik ini merupakan proyek modernisasi moda transportasi kendaraan tradisional dengan melibatkan 100 persen pekerja lokal Yogyakarta terutama pelajar di tingkat SMK.

"Saya titip, stasiun pengisian daya harus benar-benar menyala, mudah digunakan, dan dirawat dengan baik,” ujar Purbaya, Kamis (16/7/2026).

Ia mengapresiasi kemampuan pelajar SMK yang mampu merakit becak listrik.

Dia menambahkan untuk mendukung Bekalista telah disiapkan sebanyak 12 pengisi daya, satu bengkel bergerak, dan 8 baterai cadangan.

Bengkel induk berada di SMKN 3 Yogyakarta.

"Bagi wisatawan, perjalanan dengan becak mungkin hanya 10 sampai 20 menit. Tapi, bagi seorang tukang becak, itu berarti belanja dapur, biaya sekolah, dan kecukupan kebutuhan keluarga,” ucap Purbaya.

Peluncuran becak listrik

Di sisi lain, Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X dengan diluncurkannya becak listrik dapat mempertemukan tiga aspek kehidupan.

Pertama adalah menjaga identitas budaya, memuliakan pelaku transportasi tradisional, dan membangun mobilitas yang lebih ramah lingkungan.

“Melestarikan becak tidak berarti melestarikan kelelahan para pengemudinya," kata Ngarsa Dalem.

Sultan menambahkan, transformasi transportasi tak melulu soal kecepatan, tetapi juga wajib memenuhi aspek ketertiban, kebersihan, dan juga aspek kemanusiaan.

"Ekosistem becak listrik yang komplit ini diharapkan mampu menghubungkan kawasan wisata, pasar rakyat, sentra kerajinan, hingga kampung budaya sehingga setiap perjalanan turut menggerakkan mata rantai ekonomi lokal secara nyata," pungkasnya.

(Editor: Kesehatan)

Konten Terkait
  • Kekeringan Melanda Tenjo Bogor, Warga Terpaksa Gunakan Air Kali untuk Mandi dan Mencuci
  • Akan Ada 214,3 Juta Pemilih pada Pemilu 2029, Milenial Mendominasi
  • Sebanyak 41,5 Juta Hektar Tutupan Hutan Berisiko Mengalami Deforestasi
  • Kortas Tipikor Polri Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Modal Terkait Batu Bara
  • Kantong Parkir Ketandan di Kawasan Malioboro Ditutup Sementara, Dishub DIY Lakukan Penambahan Kapasitas
  • Trump Raup Rp 17,9 Triliun dari Kripto dalam Setahun, Termasuk dari Koin Meme
  • Jadi Tersangka UU ITE, Admin TheKerupuk Tak Ditahan Setelah Dijamin Keluarga
  • Tak Semua Kucing Jalanan Lahir di Jalan, Ada Kebiasaan yang Memicu Lonjakan Populasinya
Konten Rekomendasi
  • Kasus SK Palsu ASN di Gresik, Korban Setor Rp 125 Juta dari Tabungan Istri, Kades Syok dan Gemetar
  • Cara Nonton Argentina Vs Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026, Live Streaming dan TVRI
  • Polisi Tangkap Remaja di Jaksel yang Lecehkan 3 Anak, Modus Ajak Main Gim
  • Viral Video Dishub Dharmasraya Tarik Retribusi Truk Antre BBM, Kadishub: Bukan Pungutan di Dalam SPBU
  • Standing Motor di Atas Jembatan, Pria Kampar Terjatuh ke Sungai dan Hilang
  • Merchandise Unik dari RBR 2026: Boneka Gajah Nona Seroja dan Bibit Pohon