Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs AHY Ungkap Rencana Pembangunan Infrastruktur Bali, Transportasi Massal hingga Taksi Air!

AHY Ungkap Rencana Pembangunan Infrastruktur Bali, Transportasi Massal hingga Taksi Air

Waktu: 2026-09-19 06:18:14 Sumber: Juniki Penulis: Otomotif Dibaca: 908x

AHY mengatakan, pembangunan Bali memerlukan kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, serta BUMN.

Karena itu, hasil rapat koordinasi tersebut akan ditindaklanjuti melalui evaluasi berkala untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai rencana.

"Kami akan terus mengecek progres melalui rakor lanjutan untuk memastikan semua tetap on track, satu visi, satu rencana, dan satu eksekusi," kata AHY, dalam keterangan yang diterima, Selasa (21/7/2026).

Menurut AHY, pemerintah memprioritaskan pembangunan infrastruktur, konektivitas, dan penataan ruang dalam satu ekosistem pembangunan yang berkelanjutan di Bali.

Sejumlah kementerian telah mendapat penugasan sesuai bidangnya masing-masing. Di sektor transportasi, pemerintah mendorong pengembangan transportasi massal dan layanan water taxi di kawasan Denpasar, Badung, dan Gianyar (Sarbagita).

Selain itu, pemerintah juga akan melakukan studi kelayakan transportasi laut pesisir di Bali Selatan serta mengembangkan sistem transportasi pengumpan (feeder) untuk mengintegrasikan layanan transportasi yang ada.

Pemerintah juga mendorong pembangunan rumah susun bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan pengembangan kawasan berbasis budaya di Sesetan, Denpasar.

Di bidang lingkungan, sejumlah kementerian mendapat tugas untuk memperkuat pengelolaan sampah, perlindungan lahan pangan, integrasi perencanaan pembangunan, serta penyusunan master plan pariwisata Bali.

AHY juga menyebutkan peran BUMN akan dioptimalkan untuk memperkuat konektivitas udara dan laut, sekaligus mengintegrasikan ekosistem pariwisata dan aviasi di Pulau Dewata.

Sementara itu, pemerintah daerah didorong untuk memperkuat edukasi pengelolaan sampah berbasis sumber, serta mengendalikan alih fungsi lahan.

AHY menyebut, pemerintah pusat mendukung kebutuhan pembangunan di Bali tanpa mengabaikan karakteristik dan kearifan lokal yang dimiliki daerah tersebut.

"Perbedaan pandangan harus bersifat konstruktif demi menghasilkan kebijakan terbaik bagi masyarakat," ujar AHY.

Dalam rapat koordinasi itu, Gubernur Bali I Wayan Koster memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi Bali di tengah tingginya aktivitas pariwisata. Meliputi kemacetan, persoalan sampah dan keterbatasan infrastruktur.

Koster menilai peningkatan kapasitas infrastruktur menjadi salah satu kunci untuk menjaga daya saing dan keberlanjutan pariwisata Bali.

"Peningkatan kapasitas infrastruktur menjadi kunci menjaga daya saing dan keberlanjutan pariwisata Bali," kata Koster.

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • Ibu Femas Yani Arianto Buka Suara Terkait "Kaburnya" Sang Anak di Korea Selatan
  • Membongkar Brankas Eks Bupati Sukoharjo: Ada Emas 2,5 Kg dan Gepokan Miliaran Rupiah
  • MenPAN-RB Sampaikan Capaian Kinerja Tahun 2025 di Rapat Kerja DPR RI
  • Hari Pertama Sekolah, Gubernur Lampung Pastikan MBG Berjalan Lancar
  • HUT Ke-344 Bandar Lampung, Sekjen Kemendagri Ajak Perkuat Ekonomi Daerah
  • El Nino Bukan Vonis Kekeringan
  • Ketika Seniman Tua di Aceh Utara Pamerkan Ratusan Alat Musik Rapai Pase Berusia 1 Abad
  • Tips Merawat Janda Bolong agar Tumbuh Subur, Pemula Wajib Tahu
Konten Rekomendasi
  • Laporan Amplop Menhut Selesai, KPK Lanjut Dalami Kaitan ke Bupati Kuansing
  • Korban Tabrak Lari di Antapani Bandung, Kakek 81 Tahun Meninggal Dunia
  • Gibran Respons Komentar Guru di IG soal Sekolah Rusak dengan Kunjungan ke Rokan Hilir
  • Tarik Turis Asing, Wisata Wellness Jadi Prioritas Pariwisata Indonesia
  • Halte Kebon Sirih Ditutup hingga 20 Juli 2026 Imbas Pekerjaan Proyek MRT
  • Andre Rosiade Serahkan Ambulans untuk Warga Pagambiran, Tegaskan Hadir dengan Kerja Nyata