Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Dikepung "Stockpile" Batu Bara, Warga Tagih Janji Wapres Gibran Selamatkan Candi Muaro Jambi!

Dikepung "Stockpile" Batu Bara, Warga Tagih Janji Wapres Gibran Selamatkan Candi Muaro Jambi

Waktu: 2026-09-19 06:11:39 Sumber: Juniki Penulis: Berita Dibaca: 552x

Kunjungan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka dituntut warga agar menyelesaikan konflik kawasan cagar budaya nasional (KCBN).

Lebih dari satu dekade, KCBN gagal menyandang status warisan dunia dari Unesco, lantaran ada kompleks candi yang dikepung stockpile batubara dan kawasan industri belasan tahun.

Seorang warga bernama Adji Permana membawa selembar kertas meminta Wapres untuk menyelesaikan konflik yang mengancam kelestarian candi.

"Harusnya tidak boleh di sana, akan kita tindak lanjuti," kata Wapres Gibran di video yang tersebar, Kamis (16/7/2026).

Sementara itu, Mukhtar Hadi dari komunitas Rumah Menapo menyebut konflik candi yang dikepung stockpile batu bara bukan barang baru.

Hampir empat tahun lalu, tepatnya April 2022, lelaki yang akrab disapa Borju ini menyampaikan langsung ke Presiden Joko Widodo, meminta solusi terkait penyelesaian konflik stockpile batu bara yang mengancam kelestarian candi.

"Kita berharap Gibran tidak mengulangi kegagalan bapaknya," kata Borju.

Persoalan ini bahkan sudah didengar Luhut Binsar Pandjaitan, yang berjanji ingin membereskan masalah candi. Tetapi masalah masih berlanjut hingga sekarang.

Dengan demikian, Borju mendorong Wapres tidak asal berjanji, lantaran ayahnya sudah memiliki utang janji yang harus dibayar kepada masyarakat Jambi.

"Jangan sampai buah jatuh sepohon-pohonnya," kata lelaki yang aktif menolak stocpile batu baru di kawasan candi selama belasan tahun.

Agenda kunjungan Wapres Gibran ke Jambi untuk melihat fasilitas dan pelayanan kepada masyarakat di RSUD Raden Mattaher.

Usai kunjungan ini, Gibran makan siang di rumah makan di Kota Jambi, kemudian melanjutkan perjalanan meninggalkan Jambi.

(Editor: Pendidikan)

Konten Terkait
  • Pasokan Air PAM di Cengkareng Jakbar Ditargetkan Kembali Normal 23 Juli
  • Depok Siapkan RDF Plant di TPA Cipayung, Olah 1.000 Ton Sampah Sehari
  • Legislator Gerindra Salurkan Bantuan untuk Gebyar Muharam 1448 H di Banyumas
  • Paniknya Ibu-ibu di Bogor Lihat 2 Ular King Cobra, Minta Bantuan Damkar
  • Penjelasan Kortas Tipikor Terkait Kasus yang Jerat Febrie Adriansyah
  • Dilaporkan Lagi atas Dugaan Pencemaran Nama Baik, Roy Suryo: Enggak Apa-apa
  • Korban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Jadi 5.069 Jiwa
  • KPK Cecar Anggota BPK soal 'Pengaturan' Temuan Audit di Kasus Bupati Edison
Konten Rekomendasi
  • Polisi Selidiki Dugaan Perusakan 63 Pohon Karet di Pangandaran, Keterlibatan Oknum Ormas Didalami
  • Seskab dan Menteri Ara Bahas Target Pemerintah Renovasi 400 Ribu Rumah di 2026
  • Dibanding Usia iPhone, Lebih Lama Orang Ini Kerja di Apple
  • Saut Sebut Ada Pesan Tersirat Prabowo Agar KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
  • Gaji Kepala Daerah Stagnan Seperempat Abad, Rencana Revisi Sempat Kandas
  • Kasus Dugaan Mafia Tanah Sleman, BPN Ungkap Dua Sertifikat Mbah Lanjarsari Sudah Beralih Nama sejak 2010