Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs AS Serang Iran Lagi Usai 2 Prajuritnya Tewas Kena Rudal!

AS Serang Iran Lagi Usai 2 Prajuritnya Tewas Kena Rudal

Waktu: 2026-08-04 17:21:04 Sumber: Juniki Penulis: Wisata Dibaca: 380x

Amerika Serikat kembali menyerang Iran. Serangan itu diklaim sebagai balasan setelah dua prajurit AS tewas akibat serangan rudal balistik dan pesawat nirawak Iran di Yordania.

Dilansir Al-Jazeera, Minggu , militer AS menyatakan telah memulai serangan udara baru terhadap Iran untuk 'dengan cepat menghukum' negara itu karena telah membunuh anggota militer Amerika.

"Serangan-serangan ini dirancang untuk lebih melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam pelayaran komersial di Selat Hormuz dan dengan cepat menghukum pasukan Garda Revolusi Islam yang melancarkan serangan terhadap anggota militer Amerika di Yordania tadi malam," kata Komando Pusat AS dalam sebuah unggahan di X.

CENTCOM mengumumkan sebelumnya bahwa dua anggota militer AS tewas dan satu hilang dalam pertempuran. Ini menandai korban jiwa militer Amerika pertama akibat tembakan Iran sejak Maret.

"Dua anggota militer AS tewas saat pasukan AS dan sekutu bertahan dari serangan rudal balistik dan pesawat tak berawak Iran," demikian keterangan CENTCOM.

Sementara itu, empat personel lainnya telah dievakuasi ke rumah sakit di Yordania untuk mendapatkan perawatan medis. Hingga saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai identitas prajurit AS yang tewas maupun rincian operasi pencarian terhadap personel yang hilang.

Sebelumnya, Iran mengancam akan melanjutkan 'operasi serangan berskala penuh' jika AS terus melancarkan gelombang serangan terhadap negara tersebut. Ancaman tersebut, seperti dilansir AFP dan Egypt Independent, dilontarkan oleh seorang pejabat tinggi Korps Garda Revolusi Islam Iran , Mayor Jenderal Mohsen Rezaei, yang juga penasihat militer senior untuk pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei.

"Jika serangan-serangan AS berlanjut selama dua atau tiga hari lagi, kami akan memasuki fase operasi serangan skala penuh," tegas Rezaei dalam wawancara yang dikutip lembaga penyiaran negara IRIB pada Jumat waktu setempat.

"Iran tidak akan lagi membatasi diri pada tindakan pembalasan, respons yang sepadan... Tidak akan ada batas politik yang aman dari kekuatan serangan Iran," ujarnya.

Rezaei menambahkan bahwa AS seharusnya membayar ganti rugi finansial atas tindakan yang oleh para pejabat Iran disebut sebagai serangan terhadap infrastruktur sipil. Washington telah membantah dengan sengaja menargetkan fasilitas sipil Teheran.

Lihat juga Video: AS Hancurkan Jembatan di Iran, Termasuk Kejahatan Perang?

[Gambas:Video 20detik]

(Editor: Teknologi)

Konten Terkait
  • Kunjungi Sekolah Rakyat DKI, Gus Ipul Minta Siswa Tak Berkecil Hati
  • Nasib Bupati Lombok Barat Kena OTT KPK Usai Nobar Piala Dunia
  • Bareskrim Serahkan 3 Tersangka Pembunuh Polisi di Katingan ke Polda Kalteng
  • Bukan Flare, Penyebab Kebakaran TPA Benowo Surabaya Masih Diselidiki
  • Kemenag Wonogiri Jembatani Sekolah Filail hingga Perpindahan Ponpes bagi 120 Santri Ponpes Manjung
  • Simak! Rekayasa Lalin di Pekanbaru Saat Riau Bhayangkara Run 2026 Besok
  • 8 Makanan yang Sering Lupa Dicuci, Padahal Penting untuk Kesehatan
  • Menperin: Industri Pengolahan Serap Lebih dari 20 Juta Pekerja, SDM Terampil Masih Dibutuhkan
Konten Rekomendasi
  • Piala Dunia, Pelarian Sejenak dari Tekanan Hidup
  • Dana Asing hingga MSCI Jadi Penentu Arah IHSG di Semester II-2026
  • MPR RI Gelar Sarasehan Kedua Bahas Obligasi Daerah di Pekanbaru
  • 14 Desa di Temanggung Gelar Pilkades Serentak, Mana Saja?
  • Mengapa Mode Tarmac Hanya Ada di Mitsubishi XForce HEV?
  • Diduga Dicuri, 6 Km Kabel PJU Dishub Banten di 11 Jalan Hilang