Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Pasar Kendaraan Listrik Diklaim Tumbuh, BYD Tambah Jaringan Diler di Jawa Barat!

Pasar Kendaraan Listrik Diklaim Tumbuh, BYD Tambah Jaringan Diler di Jawa Barat

Waktu: 2026-09-19 06:12:58 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 988x

Peresmian diler BYD Harmony KuninganKompas.com/Donny Peresmian diler BYD Harmony Kuningan

"Jawa Barat merupakan salah satu pasar yang terus berkembang. Karena itu kami juga memperluas jaringan agar layanan penjualan maupun purnajual semakin mudah dijangkau masyarakat," ujar Nathan saat pembukaan BYD Tech Culture Fest 2026 di 23 Paskal Shopping Center, Bandung, Rabu (15/7/2026).

Nathan mengatakan saat ini BYD telah memiliki sekitar 100 showroom di Indonesia. Khusus di Jawa Barat, perusahaan telah mengoperasikan 15 diler dan menargetkan jumlah tersebut bertambah menjadi sekitar 30 dealer hingga akhir tahun.

Booth BYD di GJAW 2025dok.BYD Booth BYD di GJAW 2025

Pangsa Pasar Kendaraan Listrik Meningkat

Menurut Nathan, tren penggunaan kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menyebut pangsa pasar kendaraan listrik yang pada 2021 masih berada di kisaran satu persen, kini telah melampaui 20 persen.

Diler BYD Indonesiadok.BYD Diler BYD Indonesia

"Kami melihat masyarakat mulai memahami manfaat kendaraan listrik maupun teknologi plug-in hybrid. Karena itu kami optimistis pasar masih akan terus berkembang," katanya.

Sejak memasuki pasar Indonesia pada 2024, lanjut Nathan, BYD telah mengirimkan sekitar 97.000 unit kendaraan kepada konsumen di berbagai daerah.

Menurut dia, peningkatan jumlah kendaraan listrik juga mendorong perusahaan memperkuat ekosistem, tidak hanya melalui jaringan dealer, tetapi juga layanan servis dan penyediaan suku cadang.

BYD Tech-Culture Fest kompas.com/adityo BYD Tech-Culture Fest

Festival Jadi Sarana Memperkenalkan Teknologi

Sebagai bagian dari upaya memperkenalkan teknologi elektrifikasi kepada masyarakat, BYD menggelar BYD Tech Culture Fest 2026 di Bandung pada 15–19 Juli 2026.

Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai aktivitas, mulai dari test drive kendaraan BYD dan Denza, wahana Monster Track Experience, hingga area yang menampilkan teknologi kendaraan elektrifikasi.

Dalam kesempatan itu, BYD juga memperkenalkan teknologi Dual Mode (DM) atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang menggabungkan motor listrik dengan mesin berbahan bakar bensin.

BYD Tech-Culture Fest kompas.com/nanda BYD Tech-Culture Fest

Pengunjung juga berkesempatan menjajal sejumlah kendaraan BYD, termasuk Denza B5 di lintasan offroad serta BYD Seal 6 DM yang dijadwalkan segera dipasarkan di Indonesia.

Wakil Wali Kota Bandung Erwin mengatakan meningkatnya penggunaan kendaraan ramah lingkungan dapat menjadi salah satu upaya mengurangi emisi karbon di tengah tingginya jumlah kendaraan bermotor di Kota Bandung.

"Bandung memiliki masyarakat yang terbuka terhadap perkembangan teknologi. Kami berharap semakin banyak warga yang beralih menggunakan kendaraan rendah emisi sehingga kualitas lingkungan juga semakin baik," ujar Erwin.

(Editor: Berita)

Konten Terkait
  • Bupati Agam: Trase Baru Tol Sicincin-Bukittinggi Akan Dibahas Lagi jika Ditolak Masyarakat
  • Kini Pakai Rompi Pink, Don Ritto Resmi Ditahan Kejagung
  • Geger Pria Depok Tantang Bocah Makan Cabai hingga Masuk Freezer
  • Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Tarumajaya Bekasi, Pengedar Ditangkap
  • Banjir Rob Masuk Sekolah, Disdik Surabaya Sebut MPLS Tak Terganggu
  • Kronologi Wisatawan China Tewas di Labuan Bajo, Terbawa Arus Setelah Dihantam Gelombang
  • Eri Cahyadi Sidak Kuliner Malam di Jalan Kedungdoro, Minta Tempat Parkir Dipindah
  • Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Tarumajaya Bekasi, Pengedar Ditangkap
Konten Rekomendasi
  • Berbagai Tanda Tubuh Kurang Tidur yang Sering Tak Disadari, Termasuk Naik Berat Badan
  • Tangis dan Kenangan dalam Pemakaman Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam
  • Investasi Hilirisasi Tembus Rp 300,1 Triliun di Semester I 2026
  • KLHN 2026: AHM Dorong Transformasi Layanan Berbasis Empati
  • Pemerintah Hapus Tarif Naturalisasi WNA Khusus untuk Kepentingan Negara
  • Memaknai Sensus Ekonomi 2026