Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Ditangkap di Lampung, Spesialis Curanmor Bersenpi di Jaksel Ditembak karena Melawan!

Ditangkap di Lampung, Spesialis Curanmor Bersenpi di Jaksel Ditembak karena Melawan

Waktu: 2026-09-19 06:09:37 Sumber: Juniki Penulis: Teknologi Dibaca: 540x

Spesialis pencurian motor (curanmor) bersenjata tajam (bersenpi) di Jakarta Selatan, berinisial T (38) ditembak karena melawan ketika ditangkap di Lampung Timur, Lampung, Sabtu (18/7/2026).

"Karena melakukan perlawanan terhadap petugas, sehingga kami melakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku," tutur Kapolsek Pesanggarahan Kompol Seala Syah Alam ketika dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (19/7/2026).

T luka di bagian kaki sebelah kiri hingga harus menggunakan kursi roda ketika dibawa ke Polsek Pesanggarahan.

Keberadaan T di Lampung bisa teridentifikasi polisi setelah aksinya mencuri motor Honda Beat di kawasan Pesanggarahan terekam CCTV.

Ketika itu, T terlihat melakukan aksinya bersama rekannya yang sudah tertangkap lebih dulu berinisial AT.

Selain di Pesanggrahan, polisi juga menerima beberapa laporan terkait dengan kasus pencurian motor di kawasan Jakarta Selatan.

Oleh karena itu, Polres Metro Jakarta Selatan membentuk tim gabungan bersama Polsek Pesanggarahan, sampai akhirnya menangkap AR dan T.

AR bertugas sebagai pemetik atau yang mengambil motor korban ketika aksi pencurian dilakukan.

Sementara T berperan sebagai joki atau penunjuk jalan.

T juga bukan pertama kalinya terlibat kasus pencurian motor.

"Sudah pernah tertangkap sebelumnya tahun 2024, bebas kan, dan ternyata mengulangi perbuatan yang sama lagi. Jadi bisa dikatakan bahwa yang bersangkutan adalah residivis," ucap Seala.

Ia juga mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan awal T mengaku sudah beraksi di 20 titik Jakarta Selatan.

Selain itu, polisi juga menemukan barang bukti senpi rakitan dari tangan T.

"Setiap aksinya mereka menggunakan senpi tersebut untuk menakut-nakuti korban, seperti itu," kata Seala.

Polisi menyebut, T tak kapok melancarkan aksinya karena terdesak kebutuhan ekonomi.

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Pukul Siswanya dengan Mistar karena Tak Hafal Perkalian, Guru di Lubuklinggau Dilaporkan ke Polisi
  • Meta Digugat Pegawai, Tuding Perusahaan Pakai AI untuk Seleksi PHK
  • Alami Disfungsi Saluran Eustachius, IU Batalkan Konser dan Rilis Album
  • Apakah Cabut Gigi Ditanggung BPJS Kesehatan? Cek Syarat dan Ketentuannya
  • Burnham Telepon Trump Usai Resmi Jadi PM Inggris, Ini yang Dibahas
  • Sukses Digelar, Grid.ID Awards 2026 Berikan Apresiasi kepada Figur Publik Inspiratif Indonesia
  • Material Rendah Emisi Mulai Jadi Pilihan untuk Ruang Bermain Anak
  • Pencuri di Ponorogo Kembalikan Motor, Tulis Surat "Saya Khilaf"
Konten Rekomendasi
  • Skenario Keji Anak Angkat di Nganjuk, Jadi Otak Pembunuhan Ayah, Jasadnya Dikubur di Samping Rumah
  • Skandal Ujian Promosi PNS, Hampir 6.000 Pegawai Terancam Dihukum
  • Ajak Lulusan STIP Jakarta Jadi Guardians of Environtmen, Mendikti Bekali 4 Karakter
  • Barat ke Timur, Gelombang Panas Semakin Merajalela di AS
  • Duduk Perkara Polisi di Wonogiri Kirim Foto Cabul ke Anak Teman Sejawat, Terancam 15 Tahun Penjara dan Dipecat
  • Nomor Peneror Bom SDN Srengseng Sawah Diduga Juga Pernah Teror Warga