Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Antrean BBM di Medan Mulai Berkurang, Kurir: Tak Separah Sebelumnya!

Antrean BBM di Medan Mulai Berkurang, Kurir: Tak Separah Sebelumnya

Waktu: 2026-08-04 16:38:47 Sumber: Juniki Penulis: Otomotif Dibaca: 615x

Meskipun begitu, pantauan Kompas.com di lapangan, masih ada sejumlah SPBU yang kehabisan stok, seperti di perbatasan Medan-Tanjung Morawa dan di Kecamatan Medan Johor.

"Saya sudah aman, sudah mengisi. Cuma 10 menit saja antrenya. Enggak kayak kemarin yang sampai berjam-jam," kata dia. 

Di SPBU Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), antrean BBM bersubsidi jenis Pertalite sudah tidak mengular lagi.

Antrean terlihat lebih tertib dan rapi.

"Namun sampai sekarang di SPBU yang antre solar lah. Kalau Pertalite aman. Solar ini yang masih susah, antreannya juga masih berserak sampai ke jalan raya," ujarnya.

Komisaris Independen PT Pertamina Patra Niaga, Prabu Revolusi mengatakan bahwa distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara terus menunjukkan kondisi yang semakin normal.

Berbagai langkah percepatan distribusi dilakukan pihaknya bersama pemerintah daerah, aparat keamanan, Hiswana Migas, dan seluruh pemangku kepentingan.

"Dari hasil pemantauan melalui sistem CCTV maupun peninjauan langsung di lapangan, kondisi antrean kendaraan telah berangsur normal dan pelayanan kepada masyarakat berlangsung semakin efektif," kata Prabu.

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang karena stok BBM di wilayah Sumatera Utara dalam kondisi aman dan mencukupi.

Pihaknya juga melakukan pengoperasian Integrated Terminal Medan Group selama 24 jam.

Bukan hanya itu, penambahan armada mobil tangki melalui skema spot carter juga dilakukan, termasuk penguatan personel Awak Mobil Tangki (AMT), serta optimalisasi suplai dari Fuel Terminal Kisaran, Fuel Terminal Siantar, dan Integrated Terminal Lhokseumawe.

“Kami mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Kami juga mengimbau masyarakat memperoleh informasi mengenai kondisi stok dan distribusi melalui kanal komunikasi resmi Pertamina, karena terdapat sejumlah potongan video lama yang dipublikasikan kembali tanpa konteks sehingga berpotensi menimbulkan kepanikan,” kata dia. 

(Editor: Otomotif)

Konten Terkait
  • Pembongkaran JPO Selesai, Kini Jalan Tendean Jaksel Dibuka 2 Arah
  • WNI Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Armenia, Terduga Pelaku Juga WNI
  • Sengketa Lahan, 226 Siswa SDN Lerpak 2 Bangkalan Belajar di Rumah Warga
  • Jenazah Turis China Masih Tertahan di Labuan Bajo, Tunggu Keluarga Datang ke Indonesia
  • Duduk Perkara Korupsi Modal Proyek Batu Bara Rugikan Negara Rp 38,9 M
  • Menpan RB Ingin KPI untuk ASN Berorientasi ke Masyarakat
  • Diduga Lalai Tangani Balita hingga Meninggal, RS Maleo Sorong Dilaporkan ke Polisi
  • Anton Eks Drummer Sheila On 7 Menikah di Usia 47 Tahun
Konten Rekomendasi
  • AS Lancarkan Serangan Terbaru, Trump Ingatkan Iran Bersikap Baik
  • Indonesia Tambah 3 Negara Bebas Visa Kunjungan, Apa Saja?
  • NORAD Terapkan Pembatasan Terbang saat Final Piala Dunia 2026
  • Putusan MK Soal Izin Tambang Tak Boleh Penunjukan Langsung, Ketua PBNU: Bukan untuk Ormas
  • Tak Cuma Warga, Gerobak Sampah di Jaksel Juga Wajib Pilah Sampah
  • Pertalite Eceran di Medan Tembus Rp 25.000 per Botol, Ini Kata Pertamina