Masuk - Daftar - Jadikan Beranda - Favorit - Peta Situs Mobil Damkar Terjebak Macet, Pemadaman Kebakaran Rumah dan Lapak di Bekasi Tersendat!

Mobil Damkar Terjebak Macet, Pemadaman Kebakaran Rumah dan Lapak di Bekasi Tersendat

Waktu: 2026-08-04 16:35:48 Sumber: Juniki Penulis: Hiburan Dibaca: 172x

Antrean kendaraan mengular akibat penyempitan jalan di sekitar lokasi kebakaran serta banyaknya pengendara yang memperlambat laju kendaraan untuk menyaksikan proses pemadaman.

"Armada jadi terjebak saat menuju lokasi, khususnya armada dari Mako Cikarang Barat dan Stadion Wibawa Mukti," kata Komandan Regu Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi, Bohir, saat ditemui di lokasi, Rabu.

Menurut Bohir, Disdamkarmat pada tahap awal mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran.

Selanjutnya, armada mendapat tambahan dari Pos Cikarang Selatan, Pos Pemda, serta bantuan unsur TNI sehingga total sekitar delapan unit diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api.

Sementara itu, salah seorang korban kebakaran, Sion (35), mengatakan warga telah berupaya menghubungi petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Bekasi maupun Karawang sesaat setelah api membesar.

"Warga sudah menghubungi petugas dari Kabupaten Bekasi maupun Karawang, tetapi sekitar 90 menit hanya satu unit mobil pemadam yang tiba," ujar Sion.

Ia menduga lambatnya kedatangan armada pemadam disebabkan kemacetan lalu lintas karena kebakaran terjadi bertepatan dengan jam pulang kerja.

Sekitar pukul 20.30 WIB, arus lalu lintas di Jalan Raya Kedungwaringin baru mulai kembali lancar setelah kobaran api di sebagian besar titik berhasil dikendalikan.

Bohir mengatakan, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Hingga Rabu sekitar pukul 21.30 WIB, petugas Disdamkarmat Kabupaten Bekasi masih berjibaku memadamkan api di sejumlah titik yang masih menyala.

Sementara di lokasi lain yang kobaran apinya telah berhasil dipadamkan, petugas melakukan proses pendinginan.

"Kalau dugaan sementara kami belum tahu. Masih dalam penyelidikan kepolisian. Saat ini kami juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala," kata Bohir.

(Editor: Wisata)

Konten Terkait
  • KSSK Lapor Kredit Perbankan Tumbuh 11,5 Persen, DPR Soroti Penyaluran ke UMKM
  • Guru Besar IPB Sebut Kondisi Laut Indonesia Memprihatinkan
  • WN Iran Ditangkap Usai Curi Uang Kasir Minimarket di Badung Bali, Modus Tukar Uang
  • Terlibatnya FBI dan Secret Service dalam Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Perannya
  • Kronologi Status Eks Jampidsus Febrie: Siang Disebut Saksi, Malam Ditegaskan Tersangka
  • Cak Imin Puji Sekjen Golkar Berani Kritik NU: Kita Sama-sama Tak Ingin NU Salah Jalan
  • Ketua DPRD Riau Minta Maaf Usai Bentrok Anggota, BK Diminta Proses Pelanggaran Etik
  • Pengunjung Nilai Konser Akbar Monas Jadi Sarana Kenalkan Budaya ke Anak
Konten Rekomendasi
  • Diduga Digigit Babi Hutan, Seorang Pria di Sikka NTT Ditemukan Tewas
  • Buntut Inggris Kalah, Trump Ikut-ikutan Semprot Tuchel
  • Harga Daging Sapi Naik, Pedagang Bakso di Lamongan Dilema Hendak Naikkan Harga
  • BAIC T1 Diklaim Sudah Kantongi 50 Pesanan
  • Cari Warga Madiun yang Kabur di Korea Selatan, Agen Travel Gelar Sayembara Berhadiah Paket Liburan
  • Timnas Inggris jadi Tim ke-16 Peraih Peringkat Ketiga Piala Dunia